Korban KM Virgo 8 asal Nganjuk Ditemukan, Jenazah Warmin Diserahkan ke Keluarga
- tvOne - kasianto
Nganjuk, tvOnenews.com – Kabar duka menyelimuti keluarga Warmin, warga asal Kabupaten Nganjuk yang menjadi korban insiden KM Virgo 8. Setelah melalui proses pencarian, Warmin akhirnya ditemukan.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan dan pemakaman di Desa Sumberagung, RT 004 RW 001, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Penemuan Warmin menjadi akhir dari penantian keluarga yang selama ini berharap korban segera ditemukan. Sebelumnya, keluarga terus menantikan kabar mengenai keberadaan Warmin di tengah upaya pencarian korban insiden kapal tersebut.
Bagi keluarga, kepastian ditemukannya Warmin menjadi momen yang berat. Di satu sisi, penantian panjang untuk mengetahui nasib korban telah terjawab. Namun, di sisi lain, keluarga harus menerima kenyataan atas kepergian orang yang mereka cintai.
Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga menjadi tahapan penting agar korban dapat dibawa pulang ke kampung halaman dan dimakamkan sesuai dengan ketentuan serta tradisi keluarga.
Peristiwa ini kembali menyisakan duka mendalam bagi istri dan anak korban, sekaligus menjadi pengingat akan beratnya risiko yang dihadapi para pekerja di sektor pelayaran.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Purwo Hadi Setiyo Wicaksono, menjelaskan bahwa korban bernama Warmin, 41 tahun, seorang laki-laki asal Desa Sumberagung. Ia merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) KM Virgo yang terlibat dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin pada 13 September 2026.
"Korban yang berhasil dievakuasi dipulangkan dalam kondisi meninggal dunia. Sebelum dipulangkan, jenazah menjalani proses pendataan dan identifikasi untuk memastikan keabsahan identitas korban," jelas Wicak.
Lebih lanjut, Wicak menambahkan bahwa proses pemulangan jenazah dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pendataan identitas, pemeriksaan kondisi awal, koordinasi dengan keluarga, penyiapan sarana transportasi, hingga penyerahan kepada pihak keluarga.
"BPBD juga menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga korban sebagai bentuk dukungan," tambahnya.
"Selama proses pemulangan, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tambah Wicak.
Dalam proses penanganan dan pemulangan korban, BPBD Kabupaten Nganjuk melibatkan sejumlah unsur terkait, antara lain BPBD Provinsi Jawa Timur, Agisena BPBD Provinsi Jawa Timur, dan keluarga korban.
Hingga berita ini ditulis, jenazah korban telah dimakamkan dan seluruh proses pemulangan dinyatakan selesai. (kso/gol)
Load more