News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pria di Malang Ditangkap atas Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita 49,56 Gram

Satresnarkoba Polres Malang menangkap dua pria berinisial S (33) dan AR (20) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:01 WIB
polisi menyita sabu seberat total 49,56 gram
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com – Satresnarkoba Polres Malang menangkap dua pria berinisial S (33) dan AR (20) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Dari sebuah rumah kontrakan, polisi menyita sabu seberat total 49,56 gram yang dikemas dalam puluhan paket siap edar.

Kedua pria tersebut, warga Kecamatan Bantur, diamankan pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Penangkapan berlangsung di rumah kontrakan di Jalan Raya Langsep, Dusun Krajan, Desa Kemulan, Kecamatan Turen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Desa Kemulan.

“Informasi dari masyarakat kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Petugas kemudian mengamankan dua orang di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Turen,” kata Budiono, Rabu (14/10/2026).

Saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan puluhan paket sabu dengan berat total 49,56 gram. Barang tersebut disimpan dalam sejumlah kemasan berbeda, mulai dari plastik klip transparan hingga potongan sedotan dan tabung kecil yang diberi tanda warna.

Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu. Barang bukti tersebut meliputi dua timbangan elektronik, ratusan plastik klip kosong dan tabung kecil, alat isap sabu, serta dua buku catatan rekap peredaran.

Sejumlah telepon genggam milik kedua terduga pelaku juga turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Seluruh barang bukti tersebut akan diperiksa untuk mendalami dugaan aktivitas peredaran narkotika.

“Selain sabu, kami mengamankan timbangan, alat pengemasan, buku catatan, dan telepon genggam. Seluruh barang bukti tersebut akan diperiksa untuk mendalami dugaan aktivitas peredaran narkotika,” ujarnya.

Kedua pria beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Malang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami peran masing-masing serta kemungkinan keterkaitan keduanya dalam jaringan peredaran narkotika.

Kedua terduga pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP. Saat ini, penyidikan kasus tersebut masih berlangsung.

Lebih lanjut, Budiono menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat tidak ragu melaporkan informasi terkait peredaran narkoba. Dukungan masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian mengungkap kasus dan mencegah narkotika merusak generasi muda,” tuturnya. (eco/gol)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dihadapkan Dua Masalah, Ruben Onsu Sampaikan Harapan Besarnya

Dihadapkan Dua Masalah, Ruben Onsu Sampaikan Harapan Besarnya

Artis Ruben Onsu tengah menghadapi dua masalah, yang keduanya turut menarik perhatian publik. Dia mengungkap adanya harapan besar yang mungkin jarang diketahui.
Abaikan Hasil Akhir, Hector Souto Punya Fokus Lain di Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Brasil

Abaikan Hasil Akhir, Hector Souto Punya Fokus Lain di Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Brasil

Hector Souto menegaskan bahwa dia tidak terlalu memikirkan hasil akhir karena pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi Timnas Futsal Indonesia untuk menghadapi salah satu tim terbaik dunia.
Michael Carrick Keluhkan Keputusan VAR yang Rugikan Manchester United saat Dikalahkan Atletico Madrid

Michael Carrick Keluhkan Keputusan VAR yang Rugikan Manchester United saat Dikalahkan Atletico Madrid

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengeluhkan keputusan VAR yang merugikan timnya pada laga kontra Atletico Madrid. Duel berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk The Red Devils.
Zhong Hui 'Gendong' Red Sparks di KOVO Cup 2026, Sosok Megawati Hangestri Perlahan Tergantikan

Zhong Hui 'Gendong' Red Sparks di KOVO Cup 2026, Sosok Megawati Hangestri Perlahan Tergantikan

Outside Hitter asal China Zhong Hui mulai bisa mengambil alih peran sebagai mesin poin di KOVO Cup 2026, fans Red Sparks perlahan lupakan Megawati Hangestri.
Soal Karhutla, BNPB Sebut Masih Ada 663 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Kalimantan Tengah hingga Sumatera Selatan

Soal Karhutla, BNPB Sebut Masih Ada 663 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Kalimantan Tengah hingga Sumatera Selatan

BNPB mengungkapkan saat ini terdapat dua titik prioritas di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang menjadi pusat penanganan Karhutla. Saat ini tercatat ada sebanyak 663 hektare lahan gambut yang masih terbakar.
Warga Resah Dua Rumah di Bekasi Jadi Sarang Narkoba, Sembilan Orang Diamankan

Warga Resah Dua Rumah di Bekasi Jadi Sarang Narkoba, Sembilan Orang Diamankan

Tim Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota melakukan penggerebekan terhadap dua rumah yang menjadi sarang narkoba. Penindakan ini dilakukan berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi dan penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut.

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk radar Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, FAM menegaskan belum ada kontrak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT