GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Perekonomian Keluarga, Warga di Sekitar Tambang Emas Gunung Tumpangpitu Mulai Bangkit Bangun Paving Blok

masyarakat di sekitar tambang emas Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, bangkit dengan program pembuatan paving blok
Minggu, 25 September 2022 - 20:30 WIB
pasca pandemi, warga di sekitar tambang emas Gunung Tumpangpitu mulai bangkit
Sumber :
  • Tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Keadaan ekonomi yang masih sulit, tidak menyurutkan masyarakat di sekitar tambang emas Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, untuk bangkit. Salah satunya dengan program pembuatan paving blok guna pembangunan fasilitas umum masyarakat dan perusahaan tambang emas.

Bantuan dari perusahaan pertambangan emas tujuh bukit operations, PT Bumi Suksesindo, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk membuat warga bersemangat untuk bekerja meningkatkan perekonomian keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertempat di lingkungan RT 05, RW 01, kegiatan pembuatan paving blok dilakukan secara bersama-sama. Lokasi produksi paving blok tidak jauh dari pesisir pantai Pulau Merah di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Koordinator pekerja, Mujiyanto, mengatakan, kegiatan telah dimulai sejak sebulan yang lalu, tepatnya awal Agustus 2022. Untuk program tersebut, pihak perusahaan memberikan semua peralatan yang dibutuhkan, termasuk tempat untuk kegiatan produksinya.

Untuk para pekerjanya, perusahaan memberikan kesempatan kepada warga setempat untuk terlibat bekerja.

"Mereka yang bekerja itu non skill, yang tidak bisa diterima bekerja di PT BSI," kata Mujiyanto kepada wartawan, Minggu (25/9).

Mujiyato menambahkan program ini dapat membuka peluang dan kesempatan kerja baru. Apalagi mereka yang selama ini sulit mencari pekerjaan, atau hanya bekerja serabutan saja, akhirnya memiliki pekerjaan tetap.

"Sudah ada 8 orang pekerja, yang setiap harinya melakukan kegiatan membuat paving," tambahnya.

Tentu saja, kualitas hasil produksi, dijamin tidak kalah mutunya dengan hasil produksi para pelaku usaha yang telah ada lebih dulu. Dalam satu sak semen, bisa untuk membuat 120 biji paving dalam sehari, dengan pekerja yang ada mampu menghasilkan 1300 paving.

Paving blok yang sudah jadi bisa langsung digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan di perumahan kampung nelayan Pancer yang diusulkan oleh masyarakat ke perusahaan agar dilakukan perbaikan.

Mujiyanto berharap, usaha yang dijalankan dapat segera berkembang pesat, produk diterima di pasaran, sehingga kegiatan produksinya lancar serta bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.

Konsultan PT Merdeka Copper Gold Tbk, Caesar Muhni Rizal, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dan memberi manfaat kepada masyarakat Banyuwangi. Khususnya masyarakat di wilayah ring satu PT BSI. Pria yang akrab disapa Echa ini mengaku telah bersinergi dengan warga Pancer, dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal ini sudah mulai jalan. Kami perlu menggandeng masyarakat dalam pembangunan dan investasi di sekitar tambang emas," katanya.

Tak hanya sampai ini saja, rencananya akan ada penambahan mesin pembuat paving blok, agar menyerap tenaga kerja lebih banyak. Tentunya tak hanya kegiatan program pembuatan paving blok, namun juga berbagai program lain yang bisa menunjang perekonomian warga dan kelancaran investasi di Banyuwangi. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Vicky Prasetyo terlibat kasus dugaan penipuan. Korban mengungkapkan sang artis meminjam uang Rp700 juta dan menjanjikan suaminya jadi cawabup Bandung Barat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT