News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Pembebasan 38 Ribu Hektare, Ratusan Petani Geruduk Kantor Perhutani KPH Blitar

Ratusan massa yang tergabung dalam Front Perjuangan Petani Mataraman (FPPM) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perhutani KPH Blitar pada Selasa (27/9)
Selasa, 27 September 2022 - 16:10 WIB
Front Perjuangan Petani Mataraman (FPPM) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perhutani KPH Blitar
Sumber :
  • tvOne - imron danu

Blitar, Jawa Timur - Ratusan massa yang tergabung dalam Front Perjuangan Petani Mataraman (FPPM) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perhutani KPH Blitar pada Selasa (27/9) siang. Mereka meminta Perhutani berkomitmen tidak mengusik petani penggarap lahan yang sudah diambil alih oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk dijadikan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). 

"Kami memaksa Perhutani untuk menandatangani kesepakatan, karena KLHK sudah mengeluarkan SK tentang pembebasan lahan. Itu harus direalisasikan, tanpa ada oknum yang mengambil kepentingan lagi," ujar Koordinasi Aksi, Muhammad Triyanto. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan SK Menteri LHK No 287/MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2022 ada 38 ribu hektar lahan di Kabupaten Blitar yang dilepas Perhutani dan dijadikan KHDPK. 2 ribu hektar tanah itu akan diredistribusi sedang 36 ribu hektar sisanya dijadikan sebagai lahan perhutanan sosial yang selama ini dikerjakan para petani. 

Para petani meminta Perhutani untuk tidak mengusik mereka dengan melakukan pungli seperti memungut uang atau menerapkan bagi hasil. Bila terbukti pungli petani bisa menuntut secara hukum. 

"Di Blitar ada sekitar 38 ribu hektare yang dilepas oleh KLHK untuk keperluan sosial dan redis. Tapi saat ini masih ada temuan pungli, bagi hasil dan sebagainya oleh oknum Perhutani," jelasnya. 

Ada lima tuntutan itu dituangkan melalui sebuah pakta integritas, diantaranya yakni, laksanakan progam perhutanan sosial dan reforma agraria tanpa KKN, tangkap dan pecat oknum perum Perhutani di Jawa yang terbukti menghambat dan menggagalkan KHDPK, tangkap dan adili para mafia hutan, tangkap dan adili para mafia tanah, serta wujudkan tata kelola hutan secara bersih, demokratis dan kerakyatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Adm Perhutani Blitar, Teguh Jati Waluyo membenarkan terkait SK yang telah dikeluarkan oleh KLHK tersebut, ia meminta masyarakat untuk bersama melakukan pengawasan terhadap pengelolaan hutan di wilayah Blitar. 

"Dengan menandatangani pakta integritas yang diajukan ini, kami berkomitmen tidak membiarkan adanya praktek pungli para kepada penggarap 38 ribu hektare lahan KHDPK. Untuk itu kami mohon tetap ada pengawalan dari semua pihak," pungkasnya. (min/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gangguan Listrik Berdampak Bagi UMKM

Gangguan Listrik Berdampak Bagi UMKM

Gangguan pasokan listrik yang terjadi selama dua pekan terakhir telah membawa dampak besar bagi kelangsungan dunia usaha khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat lebih dari sepuluh ribu pelanggan telah memanfaatkan program diskon tiket 30 persen sejak hari pertama pelaksanaan.
Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Kuasa hukum Roy Suryo dan dokter Tifa, Ahmad Khozinudin, mengungkapkan kliennya memilih tidak menandatangani berita acara pengalihan penahanan dari kepolisian ke kejaksaan.
Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Jalan Cimanuk Maktal, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditangkap usai menganiaya ayah tirinya menggunakan pisau dapur hingga tewas. 
Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Penutupan Konferensi Besar (Konbes) Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) rencananya digelar di Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (23/6) esok.
Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka terang-terangan menjagokan Timnas Argentina untuk keluar sebagai kampiun dan merengkuh trofi emas pada...

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT