News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HUT Jatim ke-77, Jurnalis Nahdliyin Bedah Kepemimpinan Perempuan dari Era Ratu Tribhuwana Tunggadewi hingga Khofifah

Peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-77, Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) gelar FGD bertema Membedah Kepemimpinan Perempuan di Bumi Majapahit
Rabu, 12 Oktober 2022 - 18:45 WIB
bedah kepemimpinan perempuan dari era Ratu Tribhuwana Tunggadewi hingga Khofifah
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, Jawa Timur - Peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-77, Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Membedah Kepemimpinan Perempuan di Bumi Majapahit Mulai Era Ratu Tribhuwana Tunggadewi hingga Gubernur Khofifah".

Acara yang berlangsung di Varna Culture Hotel itu menghadirkan Pengajar Mata Kuliah Sejarah Unesa, Rojil Nugroho Bayu Aji, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait, Muslih Hasyim Sufy, Aktivis Pemuda NU, Alumni PMII serta mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dr Rizal Ramli yang hadir secara daring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rojil Nugroho Bayu Aji, menyampaikan Jatim memiliki historis panjang terkait dengan kepemimpinan perempuan.

"Kalau kita baca di buku Denys Lombard di Majapahit tak ada pembedaan antara laki-laki dan perempuan untuk menjadi seorang pemimpin. Jadi tak ada kriteria untuk pemimpin harus dari seorang pria," ujar Dosen Unesa Surabaya ini, Rabu (12/10). 

Dia melanjutkan, demikian halnya dalam Negarakertagama. Majapahit itu dibangun tak hanya jaya oleh pemimpin laki-laki, tapi juga jaya dengan pemimpin perempuan.

"Kita tahu bahwasanya ada Gayatri dan Tribhuwana Tunggadewi, ini menunjukkan di bumi Majapahit ini terdapat pemimpin perempuan yang muncul justru di saat terjadi konflik di internal atau saat itu terjadi pemberontakan," tuturnya.

Dari sini Rojil mengambil suatu kesimpulan refleksi, bahwa kepemimpinan perempuan menjadi salah satu faktor atau bisa jadi mempersatukan bangsa dan negara.

"Pemimpin perempuan di masa depan harus memiliki porsi bagi kita semua untuk kemudian didorong. Kita semua berharap dengan munculnya perempuan sebagai pemimpin, pembangunan di negara dan bangsa ini memunculkan pembangunan yang pro dengan perempuan. Sehingga pembangunan ini tak meninggalkan perempuan, isu anak dan bisa dikolaborasikan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait menyampaikan jika saat ini Jawa Timur memiliki Khofifah sebagai pemimpin yang merupakan satu-satunya gubernur perempuan di Indonesia.

"Dan terbukti sejauh ini on the track dan dalam kondisi pandemi selama pemulihan yang cepat dan itu membuktikan sudah tidak relevan dikotomi pemimpin itu harus seorang laki-laki," ujar politikus muda yang akrab disapa Gus Fawait.

Dari sudut pandang parlemen, Gus Fawait melihat jika Khofifah cukup tangguh dan bisa membuat pulih ekonomi yang terpuruk karena pandemi.

"Saya melihat sebuah keberhasilan dan tidak bisa dilakukan pemimpin lainnya, ketika tak memiliki pengalaman serta jam terbang seperti Bu Gubernur Khofifah," lanjut Fawait.

Bendahara GP Ansor Jatim ini sangat mengapresiasi Khofifah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi melebih nasional seperti saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di tengah krisis Covid dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda, Jatim masih baik saja atau bahkan pertumbuhan ekonomi melebihi nasional. Saya pikir sebuah prestasi tersendiri bagi seorang pemimpin sekaliber Khofifah," pungkas Gus Fawait.

Sebelum acara dimulai, Koordinator FJN Didi Rosadi lebih dahulu mengajak peserta untuk mengheningkan cipta serta mengirimkan doa untuk ratusan korban tragedi Stadion Kanjuruhan. Tak lupa disematkan pita hitam di lengan juga sebagai tanda berduka. (zaz/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT