GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Helm “Pintar” Karya Siswa SD di Surabaya, Juarai Lomba Inovasi International, Singkirkan 29 Pesaing dari Negara Lain

Empat siswa Sekolah Dasar di Surabaya, berhasil menjuarai Lomba Inovasi Internasional dalam Safety Helmet atau Helm Keselamatan
Selasa, 8 November 2022 - 14:42 WIB
helm “Pintar” karya siswa SD, juarai Lomba Inovasi International
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, Jawa Timur - Empat siswa Sekolah Dasar di Surabaya, berhasil menjuarai Lomba Inovasi Internasional dalam Safety Helmet atau Helm Keselamatan. Dalam lomba ini, empat siswa SD ini menyingkirkan 29 negara pesaingnya sehingga mereka meraih medali emas.
  
Helm keselataman yang diciptakan oleh empat siswa SD Muhammadyah 4 Pucang Surabaya ini dilengkapi sensor dan suara sirine peringatan. Keempat siswa ini adalah Muhammad Tafka, Raffi Ammar Rizqulla, Pradhana Afkar Akbari, semuanya kelas 6 SD, dan satu lagi Pranaya Indrastata Irawan yang masih duduk di bangku kelas 5.
 
Sistem kerja helm keselamatan ini, sebelum memakai helm sebuah alat yang ada di belakang helm haruslah dinyalakan terlebih dahulu. Setelah  itu, barulah dipakai ke kepala. Helm tersebut akan memberikan peringatan bila si pemakai tak memasang dengan benar tali helm, sehingga sirine akan berbunyi  keras.
 
Jika sudah dipasang  talinya maka bunyi sirine akan otomatis berhenti sendiri. Selain itu, di helm yang dipakai mengeluarkan suara doa keselamatan hendak berkendara. Pembuatan helm ini terinsipari agar anak-anak yang bermain sepeda, agar tidak celaka saat terjatuh dan kepalanya terbentur.
 
“Kami membuat helm ini agar anak-anak tidak celaka dan helm ini sangat berguna karena bisa mengingatkan kita. Kami juga mengikuti lomba tingkat internasional dan menjadi juara satu, mengalahkan para peserta dari dua sembilan negara,” ungkap Pradhana Afkar Akbar.
 
Helm keselamatan ini diikutsertakan dalam Lomba Inovasi Internasional pada tanggal 29 sampai 31 Oktober kemarin di Universitas Udhayana Bali. Dalam lomba ini, empat siswa SD asal Surabaya tersebut berhasil  menyabet juara 1 dan  mendapatkan medali emas dengan menyingkirkan 29 negara pesaingnya dengan torehan best presentasi.
 
“Anak-anak ini mengikuti lomba tingkat internasional untuk helm keselamatan dan juga menyabet juara 1 dan mengalahkan 29 negara pesaing,” ujar Endik Setyawan dengan bangga.
 
“Sistem kerja helm ini selain untuk keselamatan dari benturan, ini juga bisa mengingatkan kalau helm ini talinya tidak bisa di klik maka akan berbunyi sirine sebagai peringatan,” imbuh Endik.
 Surabaya, Jawa Timur - Empat siswa Sekolah Dasar di Surabaya, berhasil menjuarai Lomba Inovasi Internasional dalam Safety Helmet atau Helm Keselamatan. Dalam lomba ini, empat siswa SD ini menyingkirkan 29 negara pesaingnya sehingga mereka meraih medali emas.
  
Helm keselataman yang diciptakan oleh empat siswa SD Muhammadyah 4 Pucang Surabaya ini dilengkapi sensor dan suara sirine peringatan. Keempat siswa ini adalah Muhammad Tafka, Raffi Ammar Rizqulla, Pradhana Afkar Akbari, semuanya kelas 6 SD, dan satu lagi Pranaya Indrastata Irawan yang masih duduk di bangku kelas 5.
 
Sistem kerja helm keselamatan ini, sebelum memakai helm sebuah alat yang ada di belakang helm haruslah dinyalakan terlebih dahulu. Setelah  itu, barulah dipakai ke kepala. Helm tersebut akan memberikan peringatan bila si pemakai tak memasang dengan benar tali helm, sehingga sirine akan berbunyi  keras.
 
Jika sudah dipasang  talinya maka bunyi sirine akan otomatis berhenti sendiri. Selain itu, di helm yang dipakai mengeluarkan suara doa keselamatan hendak berkendara. Pembuatan helm ini terinsipari agar anak-anak yang bermain sepeda, agar tidak celaka saat terjatuh dan kepalanya terbentur.
 
“Kami membuat helm ini agar anak-anak tidak celaka dan helm ini sangat berguna karena bisa mengingatkan kita. Kami juga mengikuti lomba tingkat internasional dan menjadi juara satu, mengalahkan para peserta dari dua sembilan negara,” ungkap Pradhana Afkar Akbar.
 
Helm keselamatan ini diikutsertakan dalam Lomba Inovasi Internasional pada tanggal 29 sampai 31 Oktober kemarin di Universitas Udhayana Bali. Dalam lomba ini, empat siswa SD asal Surabaya tersebut berhasil  menyabet juara 1 dan  mendapatkan medali emas dengan menyingkirkan 29 negara pesaingnya dengan torehan best presentasi.
 
“Anak-anak ini mengikuti lomba tingkat internasional untuk helm keselamatan dan juga menyabet juara 1 dan mengalahkan 29 negara pesaing,” ujar Endik Setyawan dengan bangga.
 
“Sistem kerja helm ini selain untuk keselamatan dari benturan, ini juga bisa mengingatkan kalau helm ini talinya tidak bisa di klik maka akan berbunyi sirine sebagai peringatan,” imbuh Endik.
 
“Selain untuk keselamatan/ helm tersebut, terdapat lampu send, jika menoleh ke kiri maka lampu send yang kiri akan nyala. Dan sebaliknya bila menoleh ke kanan maka lampu send yang kanan akan menyala,” tandasnya.
 
Diharapkan helm inovasi siswa SD ini, nantinya bisa berguna bagi pengendara sepeda angin maupun sepeda motor. Pembuatan helm “pintar” ini  menghabiskan biaya sebesar Rp450 ribu rupiah. (msi/hen)
“Selain untuk keselamatan/ helm tersebut, terdapat lampu send, jika menoleh ke kiri maka lampu send yang kiri akan nyala. Dan sebaliknya bila menoleh ke kanan maka lampu send yang kanan akan menyala,” tandasnya.
 
Diharapkan helm inovasi siswa SD ini, nantinya bisa berguna bagi pengendara sepeda angin maupun sepeda motor. Pembuatan helm “pintar” ini  menghabiskan biaya sebesar Rp450 ribu rupiah. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Tes Pramusim Moto3 2026 Jerez Hari Pertama: Veda Ega Pratama Asapi Pembalap Malaysia

Hasil Tes Pramusim Moto3 2026 Jerez Hari Pertama: Veda Ega Pratama Asapi Pembalap Malaysia

Hasil tes pramusim Moto3 2026, di mana Veda Ega Pratama selaku pembalap andalan Indonesia mampu unggul dari rivalnya asal Malaysia pada sesi hari pertama.
Ressa Rossano Sampai Enggan Panggil Denada 'Mama', Pilih Panggil Mbak dan Ungkap Alasannya Sebenarnya

Ressa Rossano Sampai Enggan Panggil Denada 'Mama', Pilih Panggil Mbak dan Ungkap Alasannya Sebenarnya

Meskipun telah diakui sebagai anak kandung, Ressa Rossano rupanya masih enggan memanggil Denada dengan sebutan mama.
Ilmu Padi! Meski Menang 3-2 atas Juventus, Yann Bisseck Sebut Inter Milan Masih Punya Banyak PR dan Tak Mau Jemawa

Ilmu Padi! Meski Menang 3-2 atas Juventus, Yann Bisseck Sebut Inter Milan Masih Punya Banyak PR dan Tak Mau Jemawa

Kemenangan 3-2 atas Juventus dalam Derby d’Italia memang terasa manis bagi Inter Milan. Namun Yann Bisseck menegaskan timnya masih menyimpan banyak kekurangan.
Pasangan Asusila di Taksi Online Diblokir Permanen dari Aplikasi Gojek, Penumpang Lakukan Pelanggaran

Pasangan Asusila di Taksi Online Diblokir Permanen dari Aplikasi Gojek, Penumpang Lakukan Pelanggaran

Pasangan asusila di taksi online diblokir permanen dari aplikasi Gojek.
Sule Terang-terangan Ungkap Masa Lalu Teddy Pardiyana di Tengah Polemik Hak Waris

Sule Terang-terangan Ungkap Masa Lalu Teddy Pardiyana di Tengah Polemik Hak Waris

​​​​​​​Sule terang-terangan mengungkap masa lalu Teddy Pardiyana di tengah polemik hak waris mendiang Lina Jubaedah yang kembali memanas. Simak beritanya!
Sule Mau Berdamai dengan Teddy Pardiyana Jika Satu Syarat Ini Dipenuhi

Sule Mau Berdamai dengan Teddy Pardiyana Jika Satu Syarat Ini Dipenuhi

​​​​​​​Sule membuka peluang berdamai dengan Teddy Pardiyana terkait konflik warisan Lina Jubaedah, asalkan aset dan surat-surat senilai Rp5 miliar dikembalikan.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali berkiprah pada Sabtu (14/2/2026) malam kemarin WIB hingga dini hari tadi WIB. Maarten Paes akhirnya tersedia untuk Ajax Amsterdam.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi beberkan hasil forensic bocah SD di Demak akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya. Dalam hal ini, Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah jelaskan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT