GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

183 Calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bersiap Ikuti Seleksi Wawancara

Ratusan calon anggota PPK Pemilu 2024 di Kabupaten Pacitan, ikuti tes tertulis sejak 6 Desember 2022. 377 orang dinyatakan lulus tahapan penelitian administrasi
Jumat, 9 Desember 2022 - 18:19 WIB
183 calon PPK bersiap ikuti seleksi wawancara
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Ratusan calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2024 di Kabupaten Pacitan, mengikuti tes tertulis sejak 6 Desember 2022 lalu. Dari total 623 pelamar yang memasukkan berkas, tercatat hanya sekitar 377 orang dinyatakan lulus tahapan penelitian administrasi, yang selanjutnya mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT). 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pacitan, Sulis Setyorini mengatakan, ratusan peserta yang mengikuti seleksi ini sebelumnya telah mendaftarkan diri melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil tes tertulis, kita langsung mengumumkannya di papan pengumuman setelah selesai kegiatan, dan secara resmi sudah  kita umumkan hasilnya di tanggal 8 Desember melalui website KPU," terangnya Jumat (09/12/2022).

Setelah tes tertulis akan diambil maksimal 15 orang di setiap kecamatan, untuk mengikuti seleksi wawancara pada 11-13 Desember 2022, yang bertempat di Kantor KPU Pacitan, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.

Jika ditotal dari 12 kecamatan yang ada di Pacitan, ada 183 orang yang ikut interview tersebut, dan di masing-masing kecamatan akan diambil 5 orang untuk ditetapkan dan dilantik menjadi PPK.

"Di masing-masing kecamatan, jumlahnya (pelamar) ini tiga kali lipat dari kebutuhan, karena lebih dari 15 orang," katanya.

Iwid Widhi Santoso, Komisioner KPU Pacitan menambahkan bukan ada yang tidak lolos, namun perlu kami jelaskan bahwa pelamar yang mengikuti ujian seleksi kemarin memang betul-betul diuji dan seleksinya sangat ketat. Karena PPK tersebut nantinya tulang punggung pelaksanaan Pemilu yang bekerja di tingkat kecamatan.

"KPU Pacitan nantinya akan menetapkan nama 5 calon PPK pada peringkat teratas sebagai anggota PPK di masing-masing kecamatan dan menetapkan 5 calon PPK pada peringkat selanjutnya, sebagai calon pengganti di masing-masing kecamatan,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Honor yang akan diterima PPK nanti sekitar di angka Rp2 juta lebih di setiap bulannya. Jika dilihat, honor tersebut setara dengan pegawai negeri sipil (PNS) golongan dua. Hanya saja masa kerja PPK terbatas, sekitar 15 bulan yang terhitung mulai Januari 2023 hingga April 2024 mendatang.

Penetapan honor PPK tersebut berdasarkan ketentuan dari KPU RI dan juga surat dari Kementerian Keuangan. Mengingat proses seleksi dilakukan secara terbuka dan berintegritas, pihaknya berharap kepada calon PPK yang terpilih nanti adalah orang-orang yang sesuai dengan kriteria yang dipersyaratkan oleh penyelenggaraan pemilu 2024. Punya visi yang bagus dengan seluruh proses pelaksanaan, punya pengetahuan dan wawasan kewilayahan, berkualitas, berintegritas dan bisa menyelenggarakan pemilu dengan sebaik-baiknya. (asw/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT