News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Nataru Sejumlah Harga Komoditas di Pasar Batu, Malang Naik Turun

Menjelang libur Natal dan tahun baru 2022 harga sejumlah komoditas di Kota Batu mengalami kenaikan, mulai dari sayur mayur, daging ayam, telur ayam hingga beras di pasar tradisional Kota Batu.
Rabu, 14 Desember 2022 - 11:20 WIB
Pemerintah Kota Batu melakukan pengecekan ke sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Batu
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Batu, Jawa Timur - Menjelang libur Natal dan tahun baru 2022 harga sejumlah komoditas di Kota Batu mengalami kenaikan, mulai dari sayur mayur, daging ayam, telur ayam hingga beras di pasar tradisional Kota Batu.

Harga cabe merah besar yang awalnya 15 ribu per kilogram, sempat naik di harga 50 ribu per kilogram kini turun di harga 30 ribu per kilogram. Untuk cabe merah kecil awal nya 30 ribu sempat tembus di harga 50 ribu juga mengalami penurunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan harga cabe kecil hijau kini naik di harga 30 ribu per kilogram dari 10 ribu per kilogramnya. Untuk harga tomat awal nya di harga 5 ribu per kilogram dan sempat naik di harga 25 ribu per kilogram, kini turun di harga 12 ribu per kilogram.

Salah pedagang sayur bernama Sani mengaku, harga sayur mayur yang tidak stabil ini terjadi sejak pekan lalu, bahkan ada pula jenis sayur seperti andewi yang selama ini harganya tidak pernah naik, hanya 5 ribu per kilogram  kini naik menjadi 30 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga cenderung tidak stabil ini, terjadi sejak pekan lalu, ada pula sebagian besar sayur harganya juga tidak mengalami kenaikan," kata Sani, Rabu (14/12).

Naiknya harga komiditas di pasar tradisional Kota Batu juga di susul harga daging ayam, telur ayam dan beras.

Harga telur ayam dari kisaran 20 ribu per kilogram kini naik 25 ribu per kilogram, sedangkan harga beras mengalami kenaikan 2 hingga 3 ribu per kilogram. Untuk harga daging ayam semula di harga 27 ribu per kilogram kini naik menjadi 30 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang daging ayam bernama Sutikno mengatakan, jika kenaikan harga daging ayam terjadi sejak tiga hari lalu, awalnya 27 ribu, sempat di harga 32 per kilogram, kini turun di harga 30 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau saya prediksi, kenaikan harga daging ayam akan terus terjadi hingga libur Natal dan tahun baru berakhir. Namun bersyukur minat daya beli masyarakat juga meningkat hingga 15 persen," ujar Sutikno.

Sementara untuk memantau sejumlah harga komoditas dan ketersediaannya, Pemerintah Kota Batu melakukan pengecekan ke sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Batu.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.
Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan resmi dijatuhi hukuman berat oleh pemerintah Italia gara-gara insiden lempar petasan di laga kontra Cremonese. Insiden itu telah melukai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah besar di sektor lingkungan hidup dengan menargetkan reboisasi atau penghijauan kembali terhadap 12,7 juta hektare lahan kritis dan hutan rusak.
Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Upaya penyelundupan puluhan ribu benih bening lobster (BBL) ilegal tujuan luar negeri berhasil digagalkan aparat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kepastian masa depan Ole Romeny dan Elkan Baggott akhirnya terjawab jelang ditutupnya bursa transfer. Bagaimana nasib dua pemain Timnas Indonesia itu di Inggris

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT