News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Kencang Robohkan Puluhan Pohon dan Tenda Pospam Nataru di Lokasi Wisata Telaga Sarangan Magetan

Cuaca buruk berupa angin kencang menerjang sejumlah wilayah di 3 Kecamatan di Kabupaten Magetan, Jumat (23/12/2022) pukul 01.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB.
Jumat, 23 Desember 2022 - 13:46 WIB
Angin Kencang Robohkan Puluhan Pohon dan Tenda Pospam Nataru di Lokasi Wisata Telaga Sarangan Magetan
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Miftakhul Erfan

Magetan, Jawa Timur - Cuaca buruk berupa angin kencang menerjang sejumlah wilayah di 3 Kecamatan di Kabupaten Magetan, Jumat dini hari (23/12/2022) pukul 01.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Dampak terparah terjadi di sejumlah lokasi wisata di Kecamatan Plaosan. 

Sejumlah tenda diantaranya, pos pantau bencana hidrometeorologi milik BPBD Kabupaten Magetan yang berada di gedung kantor literasi di Plaosan roboh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu juga pos pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru(Nataru) 2022-2023 di halaman parkir kebun Refugia Plaosan juga porak-poranda usai diterjang angin kencang. 

Kepala BPBD Kabupaten Magetan, Ari Budi Santoso mengatakan memang menjelang liburan Natal dan tahun baru ini, TNI-Polri dan BPBD mendirikan tenda pos pengamanan di sejumlah lokasi. Sehingga banyak dari tenda tersebut yang porak-poranda hingga roboh. 

“Dampak angin kencang tadi malem itu banyak merobohkan tenda semi permanen milik kita dan milik polisi yang baru didirikan untuk pos pengamanan liburan Nataru," kata Ari. 

Tak hanya memporak-porandakan tenda pos pengamanan, angin kencang juga merobohkan puluhan pohon berbagai jenis yang berada di pinggir Telaga Sarangan. Bahkan terdapat dua kios milik warga yang rusak tertimpa pohon yang roboh. 

“Kalau pohon roboh itu di Plaosan ada 9 titik. Salah satu titik paling parah Berada telaga Sarangan. Dimana 1 pohon berukuran besar roboh dan menimpa dua kios," imbuhnya.

Sementara itu, dampak angin kencang juga terjadi di Kecamatan Poncol dan Panekan. Namun kerusakan hanya pada atap kios dan sebagian rumah warga. 

“Dari 9 titik itu terparah ya ada di sarangan, selain pohon ada tenda roboh di pintu masuk itu belum tertangani, karena kita fokuskan dulu penanganan evakuasi pohon karena menutup akses jalan," pungkasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, menurut Kepala Desa Sarangan, Prima Suhardi Putra, mengatakan angin kencang seperti ini sudah biasa terjadi setiap setahun sekali.

“Kalau orang Jawa, khususnya Magetan ini dikenal dengan mongso Pitu ( bulan ke 7 biasanya terjadi pada bulan Desember yaitu  puncak musim penghujan yang akan beralih ke musim kemarau. Ini sudah biasa setiap tahunya mas," ucap Prima. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT