News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gandeng Pondok Pesantren BKKBN Jatim Sosialisasi Kesehatan Reporoduksi di Depan Ratusan Santriwati

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan sosialiasi kesehatan reproduksi remaja, dihadapan 600 Santriwati Pondok Pesantren Darul Hikmah Al-Ghazaalie Jember.
Rabu, 1 Februari 2023 - 13:59 WIB
Pondok Pesantren BKKBN Jatim Sosialisasi Kesehatan Reporoduksi di Depan Ratusan Santriwati
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan sosialiasi kesehatan reproduksi remaja, dihadapan 600 Santriwati Pondok Pesantren Darul Hikmah Al-Ghazaalie Jember. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah dan menurunkan angka dispensasi nikah (Diska) di Kabupaten Jember.

"Sesuai dengan arahan Wakil Presiden untuk melibatkan tokoh-tokoh agama dalam mensosialisasikan usia ideal menikah baik bagi putra maupun bagi putri untuk menciptakan rumah tangga harmonis, anak-anak yang hebat dan keluarga yang berkualitas," kata Hasto Wardoyo, Kepala BKKBN RI usai mengisi materi pada acara Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Pondok Pesantren Darul Hikmah Al-Ghazaalie Jember.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter spesialis kandungan ini menjelaskan, saat ini banyak sekali remaja yang secara fisiknya sudah besar, begitu pula dengan kebutuhan biologis yang mulai muncul namun mereka tidak bisa menahannya dengan baik, sehingga terburu-buru untuk memenuhinya dan memilih menikah muda.

Padahal menikah dalam usia muda banyak sekali resikonya, khususnya pada perempuan yang reproduksinya belum matang. Bila terjadi kehamilan merupakan kehamilan beresiko tinggi baik kepada ibu maupun janin yang dikandung. Selain itu dari mental dan kematangan emosional masih labil dan sangat rawan terjadinya pertengkaran yang berujung pada perceraian.

"Tahun 2021, di Indonesia tingkat perceraian sangat tinggi yaitu 581 ribu kasus perceraian," ungkapnya.

Perceraian terjadi, jelas Hasto karena suami sebagai kepala keluarga belum dewasa, belum bisa memaklumi dan menerima kekurangan sangat istri begitu pula sebaliknya istri yang belum bisa menerima kekurangan suami sehingga apa yang dirasakan di dalam hati langsung diungkapkan yang hal itu justru menyebabkan percekcokan.

"Secara fisik mereka sudah besar, hasrat biologis juga besar dan mereka 'golek enak e' dengan buru-buru menikah. Seharusnya mereka bisa 'puasa' dulu demi masa. Untuk itu kami melakukan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja, agar mereka tidak terburu-buru menikah demi masa depan mereka dan keluarga mereka nanti," terangnya.

Di tempat yang sama, Pendiri Pondok Pesantren Darul hikmah Al-Ghazaalie Jember, KH Achmad Nashihin AR menjelaskan, pihaknya melihat kegiatan ini sangat positif karena ini sesuai dengan ajaran yang dibawa Rasulullah SAW.

Bagaimanapun pihaknya menginginkan generasi yang sehat, bahagia dunia akhirat dan menjadikan Kabupaten Jember sebagai daerah dengan angka dispensasi nikah atau pernikahan dini yang rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banyak wali santri kami dari desa dan selama wali santri meminta saran ke kami, maka kami selalu menyarankan santri siap menikah adalah saat usia santri siap untuk menjalani kehidupan sakinah mawaddah warohmah dengan ilmu yang sudah matang. Ilmu yang sudah matang itu minimal lulus SMA atau di atas 19 tahun," pungkasnya.

Sebanyak 600 Santriwati Ponpes Darul Hikmah Al-Ghazaalie mulai Santriwati kelas SMP, MTs, SMA, SMK dengan serius mengikuti sosialisasi kesehatan reproduksi remaja di Aula Pondok Pesantren. Mereka mendapatkan materi seputar kesehatan reproduksi remaja putri dan redam pernikahan dini, cegah stunting, menuju generasi emas. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Juventus Desak Dusan Vlahovic Mau Potong Gaji dan Bertahan di Turin: Dia Punya Utang kepada Klub

Legenda Juventus Desak Dusan Vlahovic Mau Potong Gaji dan Bertahan di Turin: Dia Punya Utang kepada Klub

Masa depan Dusan Vlahovic menjadi sorotan di tengah persiapan Juventus menyambut musim baru. Penyerang asal Serbia itu kini berada dalam situasi cukup rumit.
Dewan Komisaris Pertamina Sidak IT Manggis Bali, Pasikan Keandalan Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi

Dewan Komisaris Pertamina Sidak IT Manggis Bali, Pasikan Keandalan Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, menegaskan bahwa IT Manggis Bali memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Detik-detik Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 2,8 Kilogram Ganja di Bandara Sultan Iskandar Muda

Detik-detik Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 2,8 Kilogram Ganja di Bandara Sultan Iskandar Muda

Tim gabungan TNI AU dan petugas keamanan kargo Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Kabupaten Aceh Besar menggagalkan pengiriman 2,8 kilogram ganja menggunakan
Fabrizio Romano Bawa Kabar Buruk buat Juventus, Klub Inggris Ogah Permanenkan Bintang Tak Terpakai Bianconeri dan Bikin Gagal Cuan

Fabrizio Romano Bawa Kabar Buruk buat Juventus, Klub Inggris Ogah Permanenkan Bintang Tak Terpakai Bianconeri dan Bikin Gagal Cuan

Masa depan Douglas Luiz menjadi bahan pembicaraan di Italia jelang dibuka bursa transfer musim panas. Gelandang asal Brasil itu dipastikan kembali ke Juventus.
Pemanasan Asian Games Hingga Olimpiade, PBSI Manfaatkan Indonesia Open untuk Regenerasi Atlet

Pemanasan Asian Games Hingga Olimpiade, PBSI Manfaatkan Indonesia Open untuk Regenerasi Atlet

Total hadiah 1,45 juta dolar AS atau setara Rp25 miliar pun menjadi hadiah menggiurkan bagi atlet yang tampil di Indonesia Open.
Ditanya soal Realisasikan MBG di Jeddah, Kepala BGN sebut Menunggu Persetujuan Presiden Prabowo

Ditanya soal Realisasikan MBG di Jeddah, Kepala BGN sebut Menunggu Persetujuan Presiden Prabowo

Kepala BGN Dadan Hindayana saat ditanya terkait kapan realisasikan Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh awak media, di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi,

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, tidak terlalu mempermasalahkan keterlambatan Mathew Baker gabung skuad Garuda Muda. Ia yakin chemistry tim terjaga.
Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Tarif listrik PLN subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami perubahan pada awal Juni 2026. Berikut adalah daftar lengkap tarif dan simulasi cara menghitung saat pembelian token.
Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi salut dengan remaja penjual rempeyek di Sukajadi yang tumbuh tanpa ayah. Gubernur Jawa Barat itu borong dagangan dan janjikan tambahan tabungan Rp5 juta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT