News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanah Keluarkan Asap Berbau Menyengat, Gegerkan Warga Desa di Pacitan

Fenomena tak biasa, tanah berasap muncul di lingkungan RT 02 RW 06, Dusun Banar, Desa Tanjunglor, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.
Senin, 6 Februari 2023 - 11:14 WIB
Tanah Keluarkan Asap Berbau Menyengat, Gegerkan Warga Desa di Pacitan
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur  - Fenomena tak biasa, tanah berasap muncul di lingkungan RT 02 RW 06, Dusun Banar, Desa Tanjunglor, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.

Fenomena tersebut sempat membuat warga sekitar heboh. Asap yang muncul dari dalam tanah tersebut, pertama kali diketahui oleh Slamet (32) seorang warga setempat yang sedang melintas di lokasi untuk mencari rumput.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pas saya lewat melihat kok ada asap dari galian tiang PJU. Karena dirasa aneh, saya kemudian memberitahu kepala dusun dan warga yang lain untuk melihat asap dari tanah itu," katanya.

Katwanto, Kepala Dusun Desa Tanjunglor, Kecamatan Ngadirojo mengatakan, asap yang keluar dari dalam tanah itu muncul dari sela-sela galian yang sudah ada tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) di lingkungan setempat.

Warga sempat menduga tanah berasap tersebut muncul karena adanya korsleting listrik dari lampu PJU. Namun setelah dipastikan tidak ada korsleting, dan lampunya menyala. Kemudian warga setempat gotong royong menggali dan memindahkan tiang PJU itu guna memastikan sumber dari asap tersebut.

"Setelah tiang PJU itu dipindah ternyata kepulan asap tetap muncul dan mengeluarkan bau yang menyengat seperti bau gas. Sempat dites oleh warga dengan disulut korek api apakah asap itu mengandung gas atau tidak. Dan, ternyata tidak terjadi apa-apa," ujarnya.

Katwanto menambahkan tanah tiang PJU yang menggeluarkan asap itu digali sekitar satu bulan lalu dengan kedalaman sekitar 65 centimeter. Namun demikian, ketika dilakukan penggalian dan hari berikutnya tidak terjadi hal-hal aneh.

"Dari penggalian guna didirikan tiang PJU, sampai berjalan dua bulan ini tidak ada tanda tanda yang aneh," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak dari kepolisian sektor dan TNI dari Koramil Ngadirojo sudah mendatangi lokasi kejadian. Lokasi tanah berasap tersebut saat ini telah terpasang garis polisi agar warga tidak mendekat.

Sementara itu, warga meminta Pemerintah Daerah dapat mendatangkan tim ahli untuk dilakukan penelitian di lokasi, karena warga khawatir asap yang keluar semakin besar dan membahayakan masyarakat. (asw/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT