News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heru Budi: Pembelajaran Jarak Jauh Saat KTT ASEAN Hanya untuk Pelajar di Jaksel dan Jakpus

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta membeberkan alasan mengapa pelajar tidak diliburkan secara serentak saat perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN berlangsung.
Kamis, 24 Agustus 2023 - 18:17 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono
Sumber :
  • Tim tvOne/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta membeberkan alasan mengapa pelajar tidak diliburkan secara serentak saat perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN berlangsung.

Heru hanya merencanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi pelajar yang bersekolah di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Bahkan tidak ada rencana perluas area PJJ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enggak (perluas), enggak. PJJ diutamakan selatan dan pusat. Nanti kita lihat perkembangan, kan tanggal 2, 3 itu ada uji coba," tutur dia, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/8/2023).

Heru pun mempertanyakan mengapa sekolah harus diliburkan sementara masih bisa melakukan PJJ.

"PJJ kan belajar dari rumah, ya sudah suruh belajar. Kenapa diliburkan? Sekarang (jika sekolah tatap muka) masuknya lewat mana? Kan kasihan macet," ujarnya.

"Mereka mau lewat mana orang Gatot Subroto ditutup, Sudirman buka-tutup, segala macem. Mantau, orang biasa juga PJJ," tandas dia.

Sebelumnya, Heru Budi Hartono mengatakan akan menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.

Kebijakan PJJ ini pun hanya berlaku bagi pelajar yang tinggal di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. PJJ akan berlangsung selama KTT ASEAN dihelat, yakni 5-7 September 2023.

“PJJ nanti tanggal 4-7 (September) yang KTT sekitar Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat,” kata dia, kepada media, Rabu (23/8/2023).

Kemudian Heru menegaskan bahwa kebijakan ini diterapkan bukan karena menekan angka polusi, hanya mendukung kelancaran perhelatan KTT ASEAN. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelajar yang bersekolah di luar Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat tetap belajar tatap muka.

“Enggak (bukan karena polusi), kalau dia sekolahnya di Kalibaru ya sekolah. Kalau dia di Cilincing ya sekolah. Hanya Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat saja,” tandas dia. (ags/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT