News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Dokter Gadungan Susanto Tipu 2 Rumah Sakit di Kalimantan Hingga Pernah Dipenjara

Sebelum menipu diberbagai rumah sakit di Indonesia, ternyata dokter gadungan Susanto pernah menjadi dokter di dua rumah sakit di Kalimantan Timur, Sangatta.
Sabtu, 16 September 2023 - 16:05 WIB
Direktur Utama Rumah Sakit SOHC Sangatta, Ucei Prasetyo.
Sumber :
  • asho andi marmin

Samarinda, tvOnenews.com - Dokter gadungan Susanto (31) juga berhasil meninggalkan rekam jejak menjadi dokter di dua rumah sakit di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, yaitu RS Medika Sangatta dan RS Prima Sangatta di 2011 selama enam bulan sebagai dokter internis dan dokter penyakit dalam.

"Aksinya berawal dari memalsukan identitas diri milik dr. Eko Adhi Pangasta dengan mengganti foto dirinya untuk menipu dua Rumah Sakit di Sangatta dan juga praktek di Rumah Sakit lainnya," ungkap Direktur utama Rumah Sakit SOHC Sangatta, Ucei Prasetyo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ucei, sapaanya mengatakan keterbatasan akses rumah sakit pada tahun 2011 untuk mengkroscek data seorang pelamar menjadi kendala karena Sangatta merupakan daerah pelosok.

"Saat itu kami cek di kedokteran Indonesia ijazah terus STR, nomornya, namanya ada tapi fotonya dipalsukan, kami kroscek di website kedokteran Indonesia mekanisme yang ada hanya nama tidak ada fotonya jadi kami cek ya memang bener itu dokter ijazahnya bener itu ada," kata Ucei Prasetyo.

Penipuan yang dilakukan Susanto pun terungkap ketika teman dari dr. Eko yaitu dr. Yuli mengetahui ada seseorang yang menggunakan data temannya di Rumah Sakit Sangatta padahal dr. Eko menjadi dosen di UNDIP.

"Kecurigaan kasusnya terungkap setelah temannya dr. Eko melakukan perjalanan ke Tenggarong, setelah itu melakukan komunikasi dengan dokter spesialis lainnya, menghubungi kedokter yang asli dan langsung membuat laporan ke Polda Kaltim tentu berkerjasama dengan IDI, baru Polres Kutim bergerak untuk menangkap Susanto," ungkapnya.

Atas penipuan Susanto sebagai dokter gadungan ia divonis Pengadilan Negeri Sangatta 4 tahun penjara dengan Pasal 73 (1) JO Pasal 77 UU RI Nomor 29/2004 ttg Praktik Kedokteran dengan ancaman 5 th atau denda Rp 150 JT.

Ucei mengungkapkan Susanto sudah empat kali masuk penjara dengan menipu puluhan rumah sakit di Indonesia dengan modus yang sama.

"Setau saya kami dulu adalah rumah sakit ke tujuh yang kena tipu dan ke delapan terus saya ikuti perkembangannya, setelah keluar dari penjara ia juga jadi dokter spesialis di Bogor terus dipenjara lagi, terus di PHC mungkin ke 9 atau ke 10, yang mungkin akan dipenjara ke empat kalinya," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kasus ini, Ucei berharap tidak ada lagi rumah sakit ataupun klinik lain yang menjadi korban penipuan Susanto maupun orang lain dan bisa menjadi perhatian lebih dari IDI untuk bekerjasama melakukan pengawasan.

"Harapan saya dulu waktu terjadi ditempat kami semoga itu terakhir kalinya terjadi ternyata itu bukan terakhir kalinya, dia sudah dipenjara kedua semoga itu tidak menimpa Rumah Sakit atau klinik manapun. Ternyata orang yang sama melakukan pemalsuan ya dokter gadungan itu lagi itu lagi, nah saya berpikir ini ada sistem yang lubang," ucapnya. (aan/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Rusa Berlarian di Kawasan TMP Kalibata, Lepas saat Petugas Buka Kandang untuk Beri Pakan

Viral Rusa Berlarian di Kawasan TMP Kalibata, Lepas saat Petugas Buka Kandang untuk Beri Pakan

Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan seekor rusa terlihat berlari di ruas jalan kawasan TMP Kalibata, Jakarta Selatan.
Dorong Gagasan AI for Life untuk Masa Depan Indonesia, Dewan Guru Besar: Harus Diarahkan

Dorong Gagasan AI for Life untuk Masa Depan Indonesia, Dewan Guru Besar: Harus Diarahkan

Dewan Guru Besar BINUS University menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadirkan pemikiran, solusi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
KPK Sebut Sudah Tujuh Kali Lakukan Penindakan di Provinsi Riau Sejak 2007, Terakhir OTT di Kabupaten Kuansing

KPK Sebut Sudah Tujuh Kali Lakukan Penindakan di Provinsi Riau Sejak 2007, Terakhir OTT di Kabupaten Kuansing

KPK menyebut telah tujuh kali melakukan OTT di wilayah Provinsi Riau. Terakhir Bupati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby. 
Daftar Tim yang Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026: Inggris Susul Brasil, Terbaru Amerika Serikat

Daftar Tim yang Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026: Inggris Susul Brasil, Terbaru Amerika Serikat

Tercatat sudah ada 10 tim yang sudah memastikan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 hingga Kamis (2/7/2026) pagi WIB. Beberapa di antaranya termasuk Inggris dan Amerika Serikat yang menjadi dua tim terbaru yang mengamankan tempat di fase gugur.
Mengenal Pasal Perlindungan Tenaga Kesehatan yang Lagi Diperkuat DPR dan Kemenkes, Buntut Kasus Kematian Dokter Icha

Mengenal Pasal Perlindungan Tenaga Kesehatan yang Lagi Diperkuat DPR dan Kemenkes, Buntut Kasus Kematian Dokter Icha

Mengulik Pasal 273 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang diperkuat DPR RI & Kemenkes akibat kasus Dokter Icha diintimidasi anggota DPRD TTU.
Inflasi Juni 2026 Naik ke 3,34 Persen, BI Pastikan Aman Meski BBM dan Tiket Pesawat Picu Tekanan

Inflasi Juni 2026 Naik ke 3,34 Persen, BI Pastikan Aman Meski BBM dan Tiket Pesawat Picu Tekanan

Laju inflasi Indonesia pada Juni 2026 meningkat menjadi 3,34 persen secara tahunan.

Trending

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih menggantikan Bojan Hodak yang menolak perpanjangan kontrak. 
Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Belum sempat merasakan debut apalagi diperkenalkan secara resmi, Persib dikaitkan erat dengan nama Osmar Loss Vieira dibandingkan menyegel Igor Tolic sebagai suksesor Bojan Hodak. 
Ramalan Keuangan Shio 3 Juli 2026: Ayam dan Monyet Diprediksi Tutup Pekan dengan Rezeki yang Tidak Disangka

Ramalan Keuangan Shio 3 Juli 2026: Ayam dan Monyet Diprediksi Tutup Pekan dengan Rezeki yang Tidak Disangka

Ramalan keuangan shio 3 Juli 2026 hadir dengan angka hoki 12 shio. Jumat penuh berkah, siapa yang tutup pekan dengan rezeki tidak disangka? Cek shiomu sekarang!
Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub milik pengusaha Indonesia, Hartono Bersaudara itu akan tampil di Liga Champions di musim depan. Alih-alih mengejar kompetisi elit tersebut bersama Como 1907, Emil Audero justru diburu berbagai klub Italia. 
Cetak Brace dalam Comeback Inggris, Harry Kane Salip Pencapaian Pele di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026

Cetak Brace dalam Comeback Inggris, Harry Kane Salip Pencapaian Pele di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026

Harry Kane tak hanya mengantarkan Inggris melaju ke babak 16 besar, tetapi juga mengukir sejarah baru bagi namanya sendiri di Piala Dunia
Mantap Gugat Hak Asuh, Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Ingin Rebut Anak dari Sarwendah Terbongkar

Mantap Gugat Hak Asuh, Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Ingin Rebut Anak dari Sarwendah Terbongkar

onflik pascacerai antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, persoalan tersebut memasuki babak baru usai Ruben resmi ajukan gugatan hak asuh anak.
Sidang Dokter Tifa, PN Jakarta Timur Izinkan Media "Live"

Sidang Dokter Tifa, PN Jakarta Timur Izinkan Media "Live"

PN Jakarta Timur mengizinkan media untuk melakukan siaran langsung atau live saat sidang perdana Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa berlangsung. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT