News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Kotim Berupaya Ekspor Sendiri Hasil Sawit Untuk Mengejar Kenaikan DBH

Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, akan berupa untuk melakukan ekspor sendiri hasil perkebunan sawit diwilayahnya, agar pengembalian Dana Bagi Hasil (DBH) ke Kotim bisa maksimal.
Selasa, 31 Oktober 2023 - 13:11 WIB
Bupati Kotim, Halikinnor, bersama Wabup Irawati, saat menerima kunjungan kerja rombongan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, di rumah jabatan Bupati.
Sumber :
  • Humas Kab. Kotawaringin Timur

Kotawaringin Timur, tvOnenews - Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, akan berupa untuk melakukan ekspor sendiri hasil perkebunan sawit diwilayahnya, agar pengembalian Dana Bagi Hasil (DBH) ke Kotim bisa maksimal.

"Kenapa dana bagi hasil dari sawit yang saya perjuangkan, memang sudah berhasil mendapat Rp 46 miliar. Tetapi itu bisa lebih besar lagi karena itu dihitung dari ekspor sementara Kotim tidak mengekspor," kata Bupati Halikinnor, Senin (30/10/2023)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencana ekspor sendiri hasil sawit ini diungkapkan Bupati Halikinnor, saat menerima kunjungan kerja rombongan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Asisten Bea Cukai Tipe C (KPPBC TMPC) Sampit di Rumah Jabatan Bupati.

Menurutnya pula, Bea Cukai Sampit sebagai perwakilan Kementerian keuangan wilayah Kotim, Katingan dan Seruyan berperan memungut sekaligus mengawasi makanan, minuman dan hasil bumi menyampaikan potensi ekspor hasil sawit.

Selama ini, hasil sawit atau CPO dari Kotim hanya dikirim ke Batam, Dumai, Lampung dan Sumatera Utara. Karena perusahaan perkebunan di daerah ini mayoritas induknya di Sumatera.

"Sehingga kita rugi, justru yang mengekspor Lampung, Batam, Dumai, dan Sumatera Utara. Akhirnya bagi hasilnya mereka yang paling besar," ujar Halikin. 

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya mencoba berkoordinasi dengan kementerian keuangan agar DBH sawit paling tidak 50 persen tetap kembali di daerah penghasil. Halikinnor akan mengupayakan regulasinya melalui Peraturan Bupati jika memungkinkan. Agar hasil sawit tidak dikirim ke luar daerah.

"Saya ingin sekali supaya alur sungai Mentaya dikeruk supaya kapal besar bisa masuk. Untuk saat ini kapal yang masuk hanya kapal-kapal kecil akhirnya Kalau mengekspor hanya 3000 ton biayanya besar. Kalau kapal yang bermuatan 20.000 atau 30.000 ton masuk otomatis bisa dari sini ekspor," katanya.(dsi/chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ngambek dan Bolos Latihan, Ronaldo Absen Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad?

Masih Ngambek dan Bolos Latihan, Ronaldo Absen Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad?

Ronaldo absen saat Al Nassr bertandang ke markas Al Riyadh pada 2 Februari lalu. Lantas, apakah CR7 absen lagi di laga Al Nassr vs Al Ittihad pada 7 Februari?
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Tiga Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Tiga Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan maut terjadi di Tol Cipali, Rabu (4/2/2026) pagi, mengakibatkan sebanyak tiga orang meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya mengalami luka.
IHSG Menguat Ditengah Kabar Penetapan Tersangka Penggorengan Saham, Emas Dekati $5.100 Per Ons

IHSG Menguat Ditengah Kabar Penetapan Tersangka Penggorengan Saham, Emas Dekati $5.100 Per Ons

IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar pada perdagangan hari ini. Sempat menyentuh level 8.050 sebagai titik terendahnya, dan sempat pula naik dan menyent
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Siswa Korban Perundungan di SMPN 3 Sungai Raya Lempar Bom Molotov ke Sekolah, Polisi Amankan Enam Barang Bukti

Siswa Korban Perundungan di SMPN 3 Sungai Raya Lempar Bom Molotov ke Sekolah, Polisi Amankan Enam Barang Bukti

Densus 88 Antiteror Polri amankan enam bom molotov dari kasus siswa SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, yang melemparkan bom molotov di lingkungan sekolah.
Geger! Siswa SMP di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah, Densus 88: Terpapar Ideologi Ekstremis True Crime Community

Geger! Siswa SMP di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah, Densus 88: Terpapar Ideologi Ekstremis True Crime Community

Siswa kelas IX SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat membuat geger setelah meledakkan bom molotov di area sekolahnya, hingga sebabkan seorang mengalami luka.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT