GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Identifikasi 17 Jenazah Korban Pembakaran Diskotek Double O Dimulai, Tim DVI Mabes Polri: Keluarga Harap Bersabar

Fauzi meminta keluarga korban diskotek Double O yang telah mengumpulkan sampel DNA untuk bersabar karena identifikasi melalui beberapa tahap.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 27 Januari 2022 - 11:39 WIB
Kabid DVI Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Fauzi di Sorong
Sumber :
  • Hanafi Tianlean

Sorong, Papua Barat - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri tiba di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (27/1/2022). Mereka akan bekerja untuk mengidentifikasi 17 jenazah pembakaran diskotek Double O.

Jenazah 17 korban pembakaran diskotek Double O saat ini berada di RSUD Sele Be Solu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim TVI Mabes Polri dipimpin langsung oleh Kabid DVI, Kombes Pol Ahmad Fauzi.

Fauzi meminta keluarga para korban yang telah mengumpulkan sampel DNA untuk bersabar karena identifikasi melalui beberapa tahap.

Tahap pertama yakni olah tempat kejadian perkara sudah dilaksanakan. Kini Tim DVI akan melakukan tahap selanjutnya.

"Fase kedua pemeriksaan jenazah atau post mortem untuk mendapatkan informasi mengenai ciri-ciri korban yang ada dan kita lihat di jenazah saat itu," kata Fauzi di RSUD Sale Be Solu.

Kemudian tim akan mengumpulkan data antemortem dari keluarga sebagai tahap ketiga. 

"Data yang kita dapat dari keluarga korban berkaitan dengan informasi ciri khas dan lain sebagainya ketika korban semasa hidup. Ketika data ante-mortem dan post-mortem sudah kita dapatkan lalu kita lanjut fase keempat," lanjut Fauzi.

Dia lalu membeberkan bahwa timnya akan mencocokkan data yang ada pada jenazah dengan data dari keluarga.

"Fase rekonsiliasi, mencocokkan antara data yang ada di kamar jenazah dengan data dari informasi keluarga. Data tersebut terdiri dari data primer dan sekunder primer. Terdiri dari sidik jari gigi dan DNA baik ante-mortem dan post-mortem," tambahnya.

Karena melalui fase yang cukup panjang, Fauzi meminta keluarga korban bersabar.

"Kami minta keluarga korban untuk bersabar karena kita akan kerja secara maksimal lebih cepat lebih baik tetapi kita tidak meninggalkan ketelitian. Jangan sampai kita terburu-buru, kita salah mengidentifikasi. Kita akan bekerja sebaik mungkin, mudah-mudahan tidak terlalu lama kita melakukan proses identifikasi ini, dan menyerahkan korban kepada keluarga masing-masing," harapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada Selasa (25/1/2022) terjadi keributan di diskotek Double O di Kota Sorong. Pertikaian dua kelompok itu mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan berujung pembakaran diskotek.

Saat tempat hiburan malam itu terbakar, 17 orang terjebak. Jasad mereka kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke RSUD Sele Be Solu. (Hanafi/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada klub peserta kompetisi nasional. Kali ini, Persipura harus menerima sanksi larangan menggelar pertandingan kandang.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Ia menilai pengaturan demikian bertentangan dengan konsep hubungan setara dalam perkawinan modern yang seharusnya dibangun atas prinsip kemitraan.
Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru pendamping LCC 4 Pilar MPR asal SMAN 1 Pontianak rupanya sempat melakukan protes lantaran jawaban siswinya dianggap salah.
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Persaingan Super League Indonesia menghadirkan sejumlah partai menarik pada Sabtu, 16 Mei 2026. Tiga laga penting akan tersaji sejak sore hingga malam hari.
Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Koreksi harga tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati pergerakan emas domestik di tengah dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT