News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demokrat Kotim Sesalkan Reposisi AKD DPRD Kotim Tanpa Mempertimbangkan Rasa Keadilan

Kader Demokrat Kotawaringin Timur (Kotim), sangat menyesalkan reposisi jabatan pada Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kotim, yang mereka nilai jauh dari rasa keadilan.
Selasa, 15 Februari 2022 - 16:08 WIB
Anang Kapelius, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kotim
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi

Kotawaringin Timur, Kalteng - Kader Demokrat Kotawaringin Timur (Kotim), sangat menyesalkan reposisi jabatan pada Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kotim, yang mereka nilai jauh dari rasa keadilan.

"Selaku kader, saya sangat menyesalkan sekali. Jujur saja, kami bukannya ingin meminta jabatan, tapi setidaknya fraksi lain bisa memandang kami sebagai partai pemenang ke lima di Kotim," sesal anggota Fraksi Demokrat Kotim, Anang Kapelius, Selasa (15/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena keberadaan fraksi Demokrat merasa kurang dihargai oleh rekan-rekan fraksi lain, sambung Anang, akhirnya mereka juga mengambil sikap seperti fraksi PDIP yaitu melakukan aksi walk out dari sidang paripurna.

Dan sikap itu terus berlanjut hingga hari ini, Selasa (15/2/2022), di mana fraksi Demokrat dan fraksi PDIP tidak mau hadir mengikuti paripurna dewan, yang mengagendakan pengesahan hasil paripurna reposisi AKD kemaren.

"Bagi saya pribadi, hasil parpurna kemarin itu saya nilai cacat hukum, soalnya wakil ketua dewan yaitu H. Rudianur dan H. Hairis Salamad, secara tiba-tiba mengambil alih pimpinan sidang tanpa seizin ketua dewan. Padahal waktu itu ketua dewan sedang sidang tengah diskor, dan mencabut skor itu begitu saja," tegas Anang yang juga menjabat sebagai ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Tualan Hulu ini.

Menurutnya pula, tindakan ini bisa menjadi preseden buruk di DPRD Kotim. logikanya, kalau tindakan seperti itu boleh, berarti kalau nanti saat jadwal paripurna misalnya pimpinan dewan tidak ada bisa saja digantikan ketua komisi dan jika ketua komisi tidak hadir bisa digantikan anggota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intinya rasa kebersamaan dan keadilan sudah tidak ada lagi di DPRD Kotim, Demokrat (5 fraksi) tidak mereka pandang sama sekali. Sepertinya mereka sengaja ingin menjatuhkan nama kami di masyarakat," ujarnya menyayangkan.

Saat akan dilakukan reposisi AKD kemarin, menurut Anang, fraksi nya tidak pernah diajak bicara soal komposisi AKD. Tapi saat paripurna, satu-satunya jabatan ketua Bapemperda yang diduduki kader Demokrat tiba-tiba diganti, sehingga fraksi Demokrat akhirnya tidak dapat jabatan sama sekali. (Didi Syachwani/Ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT