GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkumham Gelar Sidak ke Rutan Klas II B Kupang, Sejumlah Senjata Tajam Diamankan

Devisi Pemasyarakatan (Divpas) Kemenkumham NTT malam tadi (2/03/22) melakukan Inspenksi Mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kupang.
Kamis, 3 Maret 2022 - 01:21 WIB
Sejumlah Barang yang Disita Saat Sidak ke Rutan Klas II B Kupang
Sumber :
  • Frits Floris

Kupang, Nusa Tenggara Timur - Devisi Pemasyarakatan (Divpas) Kemenkumham NTT malam tadi (2/03/22) melakukan Inspenksi Mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kupang.

Inspeksi Mendadak dipimpin langsung Kepala Devisi Pemasyarakatan Kemenkumham NTT Mulyadi, dengan melakukan pemeriksaan ke setiap kamar sel warga binaan penghuni Rutan Klas IIB Kupang.

"Sidak ini merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan Devisi Pemasyarakatan guna langkah pencehagahan serta meminimalisir barang-barang terlarang yang masuk ke dalam Rutan, seperti obat-obatan terlarang, senjata tajam serta barang-barang yang bisa membahayakan warga binaan, ujar Mulyadi Kepala devisi Pemasyarakatan Kemekumham NTT.

Satu per satu warga binaan penghuni sel tahanan Rutan Klas IIB Kupang, oleh petugas diminta untuk keluar kamar tahanan dan dilakukan pengeledahan badan.

Tidak itu saja, setiap kamar sel tahanan serta barang-barang milik warga binaan juga tak luput dari pemeriksaan petugas yang melaksanakan sidak malam tadi.

Mulyadi juga menambahkan dari sidak yang dilaksanakan masih saja ditemukan adanya pisau cutter, pisau silet, obeng pencongkel, kikir, gunting serta barang pecah belah dan penatik yang ditemukan berada dalam kamar sel tahanan warga binaan, yang seharusnya barang-barang tersebut tidak boleh berada ditangan warga binaan apalagi di dalam sel tahanan.

Dalam sidak malam tadi juga ditemukan obat-obatan yang berada ditangan warga binaan, namun setelah dilakukan pengecekan ke dokter dan tenaga medis rutan, obat-obatan tersebut wajib dikonsumsi warga binaan akibat suatu penyakit seperti jantung, tekanan darah tinggi namun dalam suatu pengawasan ketat dan sesuai pengunaan.

Barang-barang berbahaya yanag ditemukan dalam sidak malam tadi langsung disita dan diamankan untuk selanjutnya akan dimusnahkan.(frits floris/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.
Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Luca Marini menilai ada pelajaran besar yang bisa dipetik Honda HRC Castrol dari era kejayaan bersama Marc Marquez. 
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT