News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mangrove Menjadi Inovasi: Dorong Wisata Edukasi Bahari dan Konservasi Mangrove di Kabupaten Bintan

Politeknik Bintan Cakrawala kembali menorehkan prestasi membanggakan sebagai salah satu kampus penerima hibah penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 
Minggu, 27 April 2025 - 20:42 WIB
Politeknik Bintan Cakrawala kembali menjadi kampus penerima hibah penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Politeknik Bintan Cakrawala kembali menorehkan prestasi membanggakan sebagai salah satu kampus penerima hibah penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 

Hibah ini merupakan bagian dari Program Katalisator Kemitraan Berdikari Tahun Kedua, yang bertujuan memperkuat ekosistem kemitraan melalui pengembangan inovasi berbasis potensi daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua tim penelitiandari Politeknik Bintan Cakrawala, Indah Andesta, dalam program ini, Politeknik Bintan Cakrawala menggandeng Politeknik Negeri Batam sebagai mitra kolaboratif. Penelitian yang dilakukan mengangkat topik “Wisata Edukasi Bahari dan Pengembangan Produk Mangrove Ramah Lingkungan sebagai Upaya Konservasi dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal Kabupaten Bintan.” 

Ketua tim penelitian dari Politeknik Bintan Cakrawala, Indah Andesta, menegaskan bahwa isu pelestarian lingkungan pesisir dan pemanfaatan sumber daya lokal menjadi pusat perhatian dalam penelitian ini.

"Didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), penelitian ini menitikberatkan pada penciptaan produk ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan wisata bahari di Kabupaten Bintan," jelasnya.

Politeknik Bintan Cakrawala kembali menjadi kampus penerima hibah penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Politeknik Bintan Cakrawala kembali menjadi kampus penerima hibah penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

 

Indah mengungkapkan, salah satu inovasi utama yang dihasilkan adalah pewarna alami dari pohon mangrove, yang dimanfaatkan untuk mewarnai berbagai produk fesyen seperti syal, jilbab, kain pantai, dan outer. 

"Pewarna alami ini menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan dan aman bagi lingkungan dibanding pewarna sintetis.
Selain itu, tim riset juga mengembangkan motif batik khas mangrove, yang menggabungkan visualisasi habitat ekosistem mangrove dengan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bintan," ujar Indah.

Batik bermotif mangrove ini, kata Indah, tidak hanya menjadi simbol identitas budaya, tetapi juga media kampanye visual yang efektif dalam menyuarakan pentingnya konservasi lingkungan pesisir.

Selain untuk memperkuat pesan konservasi, tim penelitian juga menciptakan maskot, logo, dan media sosial kampanye sebagai bagian dari strategi komunikasi dan branding wisata bahari mangrove. 

tvonenews

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta menarik minat wisatawan akan pentingnya menjaga kelestarian mangrove sebagai salah satu ekosistem utama di wilayah pesisir Bintan.

Penelitian ini tidak dilakukan sendiri, melainkan melibatkan kemitraan strategis dengan berbagai pihak, antara lain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Pengudang Bintan Mangrove, Mangrove Bintan Lestari, Rumah Batik Bintan, Rumah Rendah Karbon Dompak, serta SMK Negeri 1 Bintan Utara. 

"Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara pendidikan vokasi, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal yang berkelanjutan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedepan, Politeknik Bintan Cakrawala berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pelestarian lingkungan. 

"Program penelitian ini menjadi inspirasi bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi motor penggerak inovasi, kolaborasi, dan transformasi daerah menuju pembangunan yang berkelanjutan," pungkasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman vs Shin Tae-yong, Bung Binder Sebut Keduanya Sama-sama 'Gila' soal Satu Hal Ini

John Herdman vs Shin Tae-yong, Bung Binder Sebut Keduanya Sama-sama 'Gila' soal Satu Hal Ini

Perbandingan gaya John Herdman dan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia versi Binder Singh: sama-sama 'gila'. Simak selengkapnya.
Akui Ganda Taiwan Punya Defense Bagus, Fajar/Fikri Ungkap Kunci Kemenangan di Perempat Final Kejuaraan Asia 2026

Akui Ganda Taiwan Punya Defense Bagus, Fajar/Fikri Ungkap Kunci Kemenangan di Perempat Final Kejuaraan Asia 2026

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memberikan komentar usai berhasil melaju ke babak semifinal Kejuaraan Asia 2026.
IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa

IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa

Kepala Badan Energi Intenasional (International Energy Agency/IEA) Fatih Birol pada Jumat memperingatkan adanya potensi kekurangan solar dan kerosin atau minyak tanah di Eropa dalam beberapa minggu mendatang jika situasi di Timur Tengah tidak segera stabil.
Ressa Rizky Sebut Ayah Biologisnya Orang Aceh, Begini Tanggapan Denada

Ressa Rizky Sebut Ayah Biologisnya Orang Aceh, Begini Tanggapan Denada

Ressa Rizky akhirnya mengungkapkan ciri-ciri ayah biologisnya melalui sebuah siaran langsung. Mendengarnya, Denada langsung memberi klarifikasi. Seperti apa?
Prabowo Sentil Pejabat: Gaji Mungkin Kurang, tapi Kerja di Pemerintahan adalah Pengorbanan

Prabowo Sentil Pejabat: Gaji Mungkin Kurang, tapi Kerja di Pemerintahan adalah Pengorbanan

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan aset negara oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kejaksaan Agung
Ramalan Karier Zodiak 12 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Karier Zodiak 12 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan karier zodiak untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang promosi, proyek baru, dan keberuntungan kerja terbuka lebar.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT