News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stabilitas Harga Pangan Terjaga, Fondasi Ekonomi Indonesia Dinilai Kuat

Pemerintah terus menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah tekanan global. Upaya ini membuahkan hasil positif dengan tetap terjaganya daya beli masyarakat dan terkendalinya inflasi bahan pangan.b
Rabu, 7 Mei 2025 - 15:07 WIB
Ilustrasi pangan.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pemerintah terus menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah tekanan global. Upaya ini membuahkan hasil positif dengan tetap terjaganya daya beli masyarakat dan terkendalinya inflasi bahan pangan.

Pengamat Ekonomi dan Dosen Binus University, Doddy Ariefianto, menyampaikan stabilnya harga ini patut diapresiasi dan didukung kebijakan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kuartal I-2025, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,9% secara tahunan. Ini merupakan sinyal bahwa fondasi ekonomi nasional cukup kuat, meski tantangan masih terlihat di sisi konsumsi dan investasi. Konsumsi rumah tangga tumbuh di bawah 5%, sementara investasi barang modal naik 2,1%. Belanja pemerintah sempat terkoreksi sebesar -1,4%.

“Menjaga stabilitas sembako perlu diapresiasi tetapi belum cukup karena elastisitas konsumsi bahan pokok itu rendah,” ujarnya kepada media, Selasa (6/5).

Ia menyorot pentingnya memperhatikan pelemahan konsumsi domestik secara serius agar pertumbuhan bisa lebih optimal.

“Lemahnya spending rumah tangga ini perlu menjadi warning, perlu dukungan stimulus fiskal dan moneter. Pemerintah perlu speed up pengeluaran,” jelasnya.

tvonenews

Ia menjelaskan bahwa pola kontraksi belanja pemerintah di awal tahun merupakan fenomena berulang yang disebabkan oleh proses birokrasi anggaran.

“Memang dari dulu setiap kuartal pertama itu pemerintah selalu negatif karena proses birokrasi, kuartal pertama baru proses pengadaan (feasibility study, pitching, dsb). Biasanya baru kenceng di kuartal 3–4,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Investasi barang modal yang masih tumbuh terbatas juga tak lepas dari siklus yang sama.

“Ini juga concern; terlalu low meskipun wajar karena masih kuartal 1 (seperti cycle barang modal pemerintah; mereka fase pengadaan),” katanya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT