News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pameran Seni Rupa Bertema Refleksi Dinamika Sosial Politik, Kerusakan Lingkungan Hingga Korupsi di Gelar Seniman Kelompok Lima

Sebuah pameran seni rupa karya Kelompok Lima yang merupakan seniman alumni ISI Yogyakarta angkatan 1998 digelar di Jogja Galerry Kota Yogyakarta.
Kamis, 19 Juni 2025 - 08:35 WIB
Suasana pameran seni rupa bertajuk Pertemuan di Jogja Galerry Kota Yogyakarta.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sebuah pameran seni rupa karya Kelompok Lima yang merupakan seniman alumni ISI Yogyakarta angkatan 1998 digelar di Jogja Galerry Kota Yogyakarta. Ratusan karya yang dipamerkan meliputi seni lukis, keramik hingga karya seni instalasi bertemakan dinamika sosial politik, lingkungan hidup, spiritualitas manusia hingga korupsi. 

Kelima seniman yang tergabung dalam Kelompok Lima yakni Moko Jepe, Deni Setiawan, Dona Orawira Arisuta, Oetje Lamno dan N Rinaldy melakukan refleksi diri merespon kondisi bangsa dan masyarakat saat ini. Sebanyak 300an karya seni rupa ini juga menjadi respon para seniman terutama terkait dinamika sosial politik, kerusakan alam dan lingkungan, hidup, spriritualitas, hingga maraknya kasus korupsi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut ketua pameran Kelompok Lima, Deni Setiawan, pameran seni rupa bertajuk Pertemuan merupakan semangat menggelorakan kembali karya seni rupa di Indonesia. 

Ia menjelaskan pameran seni rupa Pertemuan ini merupakan acara reuni yang digagas oleh lima seniman alumni jurusan kriya seni Fakultas Seni Rupa ISI Jogjakarta angkatan 1998. Pameran ini juga digelar untuk membangkitkan kembali semangat berkesenian para seniman yang terlibat. 

"Pertemuan dalam pameran ini tidak dipahami semata sebagai aktivitas fisik atau sosial, tetapi sebagai ruang reflektif di mana gagasan, pengalaman, dan identitas saling bersentuhan, berbenturan, dan bahkan berbaur," jelasnya di sela pameran, Rabu (18/6).

Selain itu, Deni mengungkapkan ratusan karya seni rupa yang dipamerkan oleh lima seniman sekitar 300 karya yang mempertemukan berbagai ideologi dari lima seniman," ucapnya.

Karya Deni Setiawan misalnya, menampilkan lukisan berupa tikus, yang merupakan simbol maraknya korupsi yang kian merajalela. Bahkan, korupsi di Indonesia bagaikan populasi tikus yang tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyoroti ikon ya kan kita tahu dunia korupsi itu disimbolkan ada tikusnya. Maka karya saya ini, misalnya ada lukisan tikus menggerogoti burung rajawali, itu artinya korupsi telah menggerogoti burung garuda, atau korupsi telah menggerogoti bangsa Indonesia saat ini, semakin merajela. Sepertinya, tidak ada tindakan serius untuk menghentikannya sehingga korupsi makin tak terkendali," jelas Deni.

Suasana pameran seni rupa bertajuk Pertemuan di Jogja Galerry Kota Yogyakarta.
Suasana pameran seni rupa bertajuk Pertemuan di Jogja Galerry Kota Yogyakarta.
Sumber :
  • Istimewa
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Unggahan Instagram Ahmad Dhani Jelang Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju Disorot Warganet: Ada Aja Dramanya

Unggahan Instagram Ahmad Dhani Jelang Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju Disorot Warganet: Ada Aja Dramanya

Musisi Dewa 19 Ahmad Dhani menuai sorotan warganet terkait unggahan Instagram-nya jelang momen sakral pernikahan putra keduanya El Rumi dengan Syifa Hadju.
Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalan di Bandung

Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalan di Bandung

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan lontarkan jawaban menohok atas kekecewaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM terkait sapu jalan. Dalam hal
Pemilik Daycare Little Aresha Diduga Aparat Penegak Hukum, Sahroni: Kalau Benar, Tidak Ada Kata Maaf!

Pemilik Daycare Little Aresha Diduga Aparat Penegak Hukum, Sahroni: Kalau Benar, Tidak Ada Kata Maaf!

Kasus dugaan penganiayaan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta mendapat perhatian Wakil Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia menyoriti sang pemilik daycare.
‎Kurniawan Dwi Yulianto Semringah Lihat Mathew Baker Bisa Tampil di Piala Asia, Beberkan Peran Kunci di Timnas Indonesia U-17

‎Kurniawan Dwi Yulianto Semringah Lihat Mathew Baker Bisa Tampil di Piala Asia, Beberkan Peran Kunci di Timnas Indonesia U-17

Kurniawan Dwi Yulianto memuji peran vital Mathew Baker di Timnas Indonesia U-17 jelang Piala Asia 2026. Bek diaspora itu dinilai jadi kunci Garuda Asia.
Media Italia Takjub Bukan Main, Statistik Emil Audero Diam-diam Bisa Salip Kiper Top Serie A Musim Ini

Media Italia Takjub Bukan Main, Statistik Emil Audero Diam-diam Bisa Salip Kiper Top Serie A Musim Ini

Performa kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali menjadi sorotan di kompetisi Serie A musim ini. Media Italia beri pujian untuk rekor kiper Cremonese itu.
Kurniawan Dwi Yulianto Pastikan Mierza Firjatullah Dicoret dari Timnas Indonesia U-17, Absen di Piala Asia 2026 Akibat Cedera

Kurniawan Dwi Yulianto Pastikan Mierza Firjatullah Dicoret dari Timnas Indonesia U-17, Absen di Piala Asia 2026 Akibat Cedera

Mierza Firjatullah resmi dicoret dari Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia 2026 akibat cedera hamstring. Kurniawan Dwi Yulianto ungkap alasannya.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT