News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Gunung Mas Tetapkan Status Waspada Bencana Karhutla Selama 72 Hari

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah telah menetapkan status siaga II atau waspada bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 72 hari.
Rabu, 23 Juli 2025 - 16:03 WIB
Sekda Gumas Richard (kiri) didampingi Plt Kepala Pelaksana BPBD Atis saat memimpin rakor di Kuala Kurun
Sumber :
  • Antara

Palangka Raya, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah telah menetapkan status siaga II atau waspada bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 72 hari, terhitung mulai 21 Juli hingga 30 September 2025.

Bupati Gumas Jaya S Monong sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah Richard saat memimpin rapat koordinasi penetapan status bencana karhutla di Kuala Kurun, Senin, mengatakan, wilayah setempat sudah mulai memasuki musim kemarau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita menyadari kebiasaan sebagian masyarakat Gumas dalam hal membuka lahan dan pekarangan adalah dengan cara membakar, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan terjadinya karhutla,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Pemkab Gumas menyikapi hal itu dengan sungguh-sungguh, dan melakukan rapat koordinasi penetapan status bencana karhutla dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan serta swasta.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana, khususnya karhutla, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah saja, namun menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam rangka antisipasi bencana karhutla di wilayah Gumas, sehingga penanganan karhutla lebih efektif dan efisien,” kata Richard.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gumas Atis menyampaikan, ada sejumlah parameter yang digunakan sebagai dasar penentuan status kewaspadaan bencana karhutla.

Parameter yang dimaksud antara lain peringkat bahaya kebakaran di mana kelas risiko bencana karhutla di Gumas secara umum tinggi, parameter prakiraan cuaca di mana diprediksi awal musim kemarau di wilayah Gumas terjadi pada Agustus 2025.

Selanjutnya parameter titik panas atau hotspot di mana pada Januari sampai dengan Juli 2025 terjadi peningkatan jumlah hotspot yang sangat drastis pada bulan Mei, Juni, dan Juli.

Pada Januari 2025 ada tiga titik hotspot, Februari ada enam titik hotspot, Maret ada 11 titik hotspot, April ada delapan titik hotspot, Mei melonjak ada 35 titik hotspot, Juni menurun ada 29 titik hotspot, dan Juli 2025 kembali naik ada 39 titik hotspot.

Lalu parameter kejadian karhutla di mana berdasarkan data kejadian karhutla pada Januari sampai dengan Juli 2025 terjadi peningkatan jumlah kejadian pada Mei, Juni, dan Juli 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang Januari hingga April 2025 tidak ada terjadi karhutla di Gumas. Karhutla muncul pada Mei 2025 sebanyak dua kejadian, Juni 2025 satu kejadian, dan Juli 2025 dua kejadian.

“Berdasarkan empat parameter tadi, maka ditetapkan status bencana karhutla siaga 2 atau waspada selama 72 hari, terhitung dari 21 Juli sampai dengan 30 September 2025,” demikian Atis. (ant/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demo Hari Ini 11 Februari 2026: Ribuan Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa Perkumpulan Guru Madrasah di Gedung DPR

Demo Hari Ini 11 Februari 2026: Ribuan Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa Perkumpulan Guru Madrasah di Gedung DPR

Ribuan personel ditugaskan untuk mengawal aksi unjuk rasa Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di depan Gedung DPR/MPR RI hari ini 11 Februari 2026. 
Cerita Kakek Pensiunan Guru yang Dikira Juru Parkir Liar di Jakarta Utara, SK Diagunkan hingga Memulung untuk Menyambung Hidup

Cerita Kakek Pensiunan Guru yang Dikira Juru Parkir Liar di Jakarta Utara, SK Diagunkan hingga Memulung untuk Menyambung Hidup

Cerita pilu seorang kakek pensiunan guru yang dikira juru parkir liar di Jakarta Utara menjadi viral di media sosial.
Hasil Tes Pramusim Moto3 2026 Hari Kedua: Veda Ega Pratama Tancap Gas Konsisten Tembus 10 Besar

Hasil Tes Pramusim Moto3 2026 Hari Kedua: Veda Ega Pratama Tancap Gas Konsisten Tembus 10 Besar

Hasil tes pramusim Moto3 2023, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama berhasil memperbaiki catatan waktunya di hari kedua.
Diskon Tiket Kereta 30 Persen Lebaran 2026: Cek Syarat, Ketentuan dan Cara Belinya

Diskon Tiket Kereta 30 Persen Lebaran 2026: Cek Syarat, Ketentuan dan Cara Belinya

Program ini berlaku bagi keberangkatan kereta api pada 14 hingga 29 Maret 2026 dan merupakan bagian dari stimulus pemerintah
Selalu Duduk di Kursi Prioritas KRL, Seorang Ibu-ibu Diduga Pakai PIN Ibu Hamil Tak Resmi dari KAI Commuter Heboh

Selalu Duduk di Kursi Prioritas KRL, Seorang Ibu-ibu Diduga Pakai PIN Ibu Hamil Tak Resmi dari KAI Commuter Heboh

Sebuah video menunjukkan seorang ibu-ibu selalu duduk di kursi prioritas Commuter Line (KRL), dengan dalih pakai PIN ibu hamil palsu tuai reaksi KAI Commuter.
Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.

Trending

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Hasil West Ham Vs MU: Drama Menit Akhir Bikin Setan Merah Nyaman di 4 Besar Klasemen Liga Inggris

Hasil West Ham Vs MU: Drama Menit Akhir Bikin Setan Merah Nyaman di 4 Besar Klasemen Liga Inggris

Manchester United (MU) sukses mencuri poin di kandang West Ham United pada pertandingan di Stadion Olimpiade London, Rabu (11/2/2026).
2 Agenda Denada di Singapura, Kuasa Hukum Tegaskan Penting sebelum Pertemuan dengan Ressa

2 Agenda Denada di Singapura, Kuasa Hukum Tegaskan Penting sebelum Pertemuan dengan Ressa

​​​​​​​2 agenda Denada di Singapura ditegaskan kuasa hukum sebagai langkah penting sebelum pertemuan dengan Ressa Rizky Rossano akhirnya bisa terwujud.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT