News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Evident Institute Angkat Bicara: Rahasia di Balik DFK yang Mengancam Stabilitas Nasional

Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial.
Selasa, 6 Januari 2026 - 19:09 WIB
Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial.
Sumber :
  • Istimewa

“Menariknya Evident Institute mendapati tren DFK terjadi sejak Juli 2025 terjadi kenaikan. Persebaran DFK tersebut masif digemakan melalui platform media sosial maupun aplikasi berbagi pesan seperti Whatsapp yang sifatnya tertutup,” tuturnya.

Direktur Hukum Evident Institute Abdul Luky Shofiul Azmi menegaskan kebutuhan pendekatan mitigasi yang dapat dipertahankan (defensible) di ruang publik harus berbasis fungsi kebijakan dan kesiapan institusional, bukan personalisasi aktor. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerintah perlu menggeser pola respons dari bantahan reaktif menuju counter-narrative berbasis data yang konsisten, cepat, dan mudah diakses. Tujuannya bukan memenangkan perdebatan wacana, melainkan menutup ruang friksi informasi sebelum narasi hoaks terlanjur dinormalisasi sebagai kebenaran sosial,” paparnya.

Pada sisi distribusi, lanjutnya, strategi mitigasi harus fokus pada platform terbuka yang dominan dalam data—Facebook, TikTok, dan X—dengan pendekatan berbeda untuk platform tertutup seperti WhatsApp. 

Meski demikian, Luky mengingatkan penegakan instrumen hukum harus netral dan prosedural, diarahkan pada pelanggaran yang jelas dan terukur seperti penipuan, scam, impersonasi, pemalsuan identitas, dan distribusi konten manipulatif. .“Pendekatan yang bias atau berbasis kecurigaan terhadap aktor sipil justru berisiko memperbesar friksi informasi itu sendiri," jelasnya.

Eksekutif Direktur Evident Institute, Rinatania Anggraeni Fajriani menuturkan literasi ekspektasi ekonomi perlu diperlakukan sebagai bagian integral dari literasi kebijakan karena disinformasi ekonomi kerap memanfaatkan ketidakpastian dan istilah teknis yang tidak akrab bagi publik.

Rina mencontohkan disinformasi yang dimulai dari  Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), pajak daerah seperti PBB-P2, hingga subsidi dan bansos. “Tanpa upaya sistematis untuk menjembatani kesenjangan pemahaman ini, ruang panik akan terus tersedia bagi narasi manipulatif," tambah Rina. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, tegasnya, keberhasilan tata kelola 2026 tidak dapat diukur semata dari angka pertumbuhan ekonomi, melainkan kemampuan negara menjaga stabilitas ekspektasi publik, menekan friksi informasi, dan memperkuat kedaulatan ruang informasi digital.

"Perlu diingat juga terjadinya tingkat tertinggi DFK pada 31 Juli 2025, sekitar satu bulan sebelum demo 27 September 2025, nah saat DFK tinggi, nilai tukar Rupiah terhadap USD juga melemah," pungkas Rina.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasar Modal RI Bangkit dari Krisis “Liberation Day” IHSG Tembus 9.000, Purbaya: Investor Lihat Kita Kerja Serius

Pasar Modal RI Bangkit dari Krisis “Liberation Day” IHSG Tembus 9.000, Purbaya: Investor Lihat Kita Kerja Serius

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi menorehkan sejarah baru pada perdagangan Kamis (8/1/2026) setelah menembus level psikologis 9.000.
Para Pencipta Lagu Lapor Dugaan Korupsi Royalti, Ini Respons KPK

Para Pencipta Lagu Lapor Dugaan Korupsi Royalti, Ini Respons KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan pengelolaan dana royalti oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Tekuk Atletico 2-1, Real Madrid Tantang Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026

Tekuk Atletico 2-1, Real Madrid Tantang Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026

Real Madrid memastikan langkah ke final Piala Super Spanyol 2026 setelah menaklukkan rival sekota mereka, Atletico Madrid, dengan skor 2-1 pada laga semifinal yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Jumat (9/1/2026).
Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.
Di Tengah Heboh Kasus 7 Pemain Naturalisasi Ilegal! FAM Pulihkan Jabatan Datuk Noor Azman

Di Tengah Heboh Kasus 7 Pemain Naturalisasi Ilegal! FAM Pulihkan Jabatan Datuk Noor Azman

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akhirnya memutuskan untuk mengembalikan jabatan Datuk Noor Azman Hj. Rahman sebagai Sekretaris Jenderal setelah proses penyelidikan terkait dugaan naturalisasi ilegal tujuh pemain rampung dilakukan.
Polri Dinilai Berperan Aktif Sukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo

Polri Dinilai Berperan Aktif Sukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo

Berbagai pihak turut menyokong keberlangsung program prioritas milik Presiden RI, Prabowo Subianto berupa makan bergizi gratis (MBG).

Trending

Bursa Transfer Liga Spanyol: Real Madrid Siap Jemput Paksa Bintang Borussia Dortmund

Bursa Transfer Liga Spanyol: Real Madrid Siap Jemput Paksa Bintang Borussia Dortmund

Real Madrid dikabarkan menjadi klub terdepan dalam perburuan bek tengah Borussia Dortmund, Nico Schlotterbeck, pada bursa transfer pemain musim dingin ini.
Bantu Pemulihan Warga Terdampak Bencan di Aceh, YIS Distribusikan Paket Bantuan Sembako

Bantu Pemulihan Warga Terdampak Bencan di Aceh, YIS Distribusikan Paket Bantuan Sembako

Rasa empati antar seksama terus ditunjukan oleh berbagai kelompok masyaralat Indonesia terhadap warga terdampak bencana hidrometeorologi di Provinisi Aceh.
Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan belum dapat memastikan masa depan Robert Lewandowski bersama Blaugrana setelah musim panas mendatang.
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Bursa Transfer Panas Liga Spanyol: Barcelona Pastikan Pemain Top ke Camp Nou

Bursa Transfer Panas Liga Spanyol: Barcelona Pastikan Pemain Top ke Camp Nou

Direktur Olahraga Barcelona Deco mengungkap pembelian pemain baru Blaugrana pada bursa transfer musim dingin.
Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT