Tangani Banjir, Sungai Gatot Subroto di Banjarmasin Dikeruk
- Antara
tvOnenews.com - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengerukan Sungai Gatot Subroto yang ada di Banjarmasin Timur untuk penangan banjir kawasan pemukiman.
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan, pengerukan Sungai Gatot Subroto merupakan langkah konkret untuk memperbaiki aliran air menghadapi cuaca ekstrim.
Diungkapkan dia, pengerukan sungai berdekatan dengan perumahan perwira menengah TNI tersebut dilakukan sepanjang kurang lebih 400 meter.
"Ada dua sungai, masing-masing sekitar 200 meter di sisi kiri dan kanan sungai, dengan estimasi waktu pengerjaan selama setengah bulan," ujarnya.
Menurut dia, pengerjaan proyek ini dilakukan secara bertahap, satu minggu di sisi kiri dan satu minggu di sisi kanan, sehingga secara keseluruhan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar setengah bulan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah mengungkapkan, pengerukan Sungai Gatot Subroto menjadi prioritas karena memiliki lebar sungai yang cukup, sehingga memungkinkan penggunaan alat berat berkapasitas besar.
“Sungai Gatot ini cukup lebar sehingga memudahkan manuver alat berat. Kami menggunakan excavator BC 200 yang memiliki jangkauan lebih besar dibandingkan alat-alat kecil,” ungkapnya.
Namun demikian, Suri menambahkan bahwa keberadaan anak-anak sungai kecil di kawasan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses normalisasi.
"Tidak semua anak sungai bisa dimasuki alat berat. Ke depan, akan kita carikan solusi dengan membuat penampungan di lokasi yang cukup luas agar aliran sungai kecil dapat tertampung dan mengalir ke Sungai Gatot," ujarnya.
Kota Banjarmasin sejak awal tahun dilanda banjir cukup tinggi, khususnya di wilayah Banjarmasin Timur, akibat air pasang tinggi dan air kiriman banjir wilayah hulu.
Kondisi banjir yang lambat turun tersebut dinilai karena aliran sungai terganggu akibat pendangkalan, hingga pemerintah kota bergerak cepat melakukan normalisasi dengan pembersihan dan pengerukan.(chm)
Load more