News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Harus Pastikan Penerima Beasiswa LPDP Mewakili Kepentingan Indonesia

Evident Institute ingatkan pemerintah agar rencana peningkatkan alokasi beasiswa LPDP harus disertai sistem yang memastikan penerima beasiswa kembali pulang dan berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:43 WIB
Evident Institute ingatkan pemerintah agar rencana peningkatkan alokasi beasiswa LPDP harus disertai sistem yang memastikan penerima beasiswa kembali pulang dan berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Evident Institute ingatkan pemerintah agar rencana peningkatkan alokasi beasiswa LPDP harus disertai sistem yang memastikan penerima beasiswa kembali pulang dan berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

“Keputusan presiden meningkatkan alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) hingga 80 persen bagi bidang studi Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika (STEM) harus disertai sistem memastikan penerima beasiswa itu pulang mengabdi bagi negeri. Kalau tidak, LPDP itu investasi yang hilang. Itu merugikan negara!” ujar Eksekutif Direktur Evident Institute Rinatania Anggraeni Fajriani, pada Sabtu (17/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evident Institute menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto meningkatkan alokasi beasiswa LPDP bagi bidang studi STEM sebagai langkah strategis mempercepat penguatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menjawab tantangan global yang semakin kompetitif.

“Tapi tujuan strategis itu perlu diiringi dengan penguatan tata kelola LPDP secara menyeluruh. Tanpa kerangka pengawasan yang kuat dan orientasi pengabdian yang jelas, efektivitas kebijakan ini dalam mendukung kepentingan nasional berisiko tidak optimal,” tegas Rinatania.

Kami lanjut Rinatania mendukung penuh visi presiden untuk mencetak SDM unggul di bidang STEM namun peningkatan investasi negara melalui LPDP juga harus disertai mekanisme yang memastikan bahwa ilmu dan keahlian yang diperoleh benar-benar kembali dan berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

Untuk itu oemerintah harus memastikan program LPDP tidak hanya fokus pada keberhasilan akademik individu, tetapi juga pada kesinambungan manfaat bagi negara. Dalam konteks ini, beberapa aspek tata kelola perlu diperkuat.

Pertama, kejelasan dan konsistensi kontrak pengabdian bagi penerima beasiswa, termasuk penegakan sanksi yang proporsional dan adil bagi pelanggaran komitmen penerima beasiswa kembali ke Indonesia. 

Kedua, penguatan program pembekalan sebelum keberangkatan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang peran strategis penerima LPDP dalam pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penerima beasiswa perlu diposisikan sejak awal sebagai bagian dari strategi pembangunan negara. Mereka dikirim ke luar negeri untuk memperdalam keahlian, dengan mandat yang jelas untuk kembali dan berkontribusi sesuai bidang masing-masing,” tambah Rinatania.

Evident Institute berharap, melalui penguatan tata kelola dan orientasi kebijakan yang lebih terintegrasi, program LPDP dapat terus menjadi instrumen strategis negara dalam mencetak talenta unggul yang berdaya saing global sekaligus berkomitmen pada pembangunan Indonesia dalam jangka panjang.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Kunci Kemajuan Industri Jawa Barat, Dedi Mulyadi Soroti Pentingnya Rombak Mentalitas "Ayam Sayur" Jadi Petarung Tangguh

Bicara soal Kunci Kemajuan Industri Jawa Barat, Dedi Mulyadi Soroti Pentingnya Rombak Mentalitas "Ayam Sayur" Jadi Petarung Tangguh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal kunci utama kemajuan industri di provinsi yang dipimpinnya, yakni SDM yang punya mentalitas petarung tangguh.
Menkeu Pastikan PPN Jalan Tol dan Pajak Orang Kaya Belum Berlaku pada 2026

Menkeu Pastikan PPN Jalan Tol dan Pajak Orang Kaya Belum Berlaku pada 2026

Ia menjelaskan, dua wacana pajak tambahan itu sebenarnya sudah muncul sebelum dirinya menjabat sebagai menteri keuangan.
Indonesia Murka! Serangan Tewaskan Peacekeeper TNI Disebut Kejahatan Perang, PBB Didesak Usut Tuntas

Indonesia Murka! Serangan Tewaskan Peacekeeper TNI Disebut Kejahatan Perang, PBB Didesak Usut Tuntas

Insiden tersebut dinilai bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan berpotensi masuk kategori kejahatan perang yang melanggar hukum internasional.
Kemlu Ungkap Prajurit TNI Rico Pramudia Gugur Akibat Ledakan Artileri Tank Israel di Lebanon

Kemlu Ungkap Prajurit TNI Rico Pramudia Gugur Akibat Ledakan Artileri Tank Israel di Lebanon

Insiden tragis itu terjadi ketika proyektil keras menghantam pos UNIFIL di wilayah konflik. Praka Rico sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Beirut
Arahan Tegas Dedi Mulyadi ke ASN Kota Bandung, Singgung Soal Jadi Contoh Nyata: Ini Harus Ditangani

Arahan Tegas Dedi Mulyadi ke ASN Kota Bandung, Singgung Soal Jadi Contoh Nyata: Ini Harus Ditangani

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan arahan kepada ASN untuk jadi contoh nyata mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota. 
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penipuan Buku 'Gibran End Game'

Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penipuan Buku 'Gibran End Game'

Irwan menjelaskan pembelian buku itu dilakukan saat kegiatan car free day di kawasan Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Januari 2026

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Sabtu 25 April: Megawati Hangestri Cs Tinggal Selangkah Lagi untuk Back to Back Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Sabtu 25 April: Megawati Hangestri Cs Tinggal Selangkah Lagi untuk Back to Back Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 pada Sabtu 25 April akan menjadi laga penentu juara musim ini baik di sektor putra maupun putri di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT