GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perjuangan Gagasan: Membangun Identitas Kota Jakarta dengan Kearifan Lokal

Menjelang perubahan statusnya dari ibu kota negara, Jakarta dinilai perlu semakin menegaskan identitas kotanya melalui penguatan kearifan lokal, khususnya budaya Betawi.
Minggu, 15 Februari 2026 - 23:26 WIB
Pegiat Bangunan Cagar Budaya Betawi, Ar. Dorri Herlambang
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Menjelang perubahan statusnya dari ibu kota negara, Jakarta dinilai perlu semakin menegaskan identitas kotanya melalui penguatan kearifan lokal, khususnya budaya Betawi. Gagasan ini disampaikan oleh Arsitek Praktisi sekaligus Pegiat Bangunan Cagar Budaya Betawi, Ar. Dorri Herlambang, IAI, (Idoy) yang menekankan pentingnya menghadirkan estetika tradisional dalam wajah kota modern.

Menurut Dorri, jauh sebelum menjadi ibu kota, Jakarta telah berperan sebagai kota global yang terbuka bagi pendatang dari berbagai negara. Keterbukaan tersebut membawa kemajuan signifikan dibandingkan wilayah Nusantara lainnya. Namun, di balik perkembangan itu, nilai-nilai lokal justru kerap terabaikan dan dianggap sebagai penghambat modernisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca kemerdekaan, status ibu kota dinilai kurang menguntungkan bagi masyarakat asli Jakarta, yakni kaum Betawi. Pembangunan yang masif menyebabkan peminggiran, baik secara fisik maupun sosial budaya. Atas nama pluralitas dan kemajuan, kebudayaan Betawi cenderung tidak ditampilkan secara dominan dalam ruang publik.

Dorri menegaskan bahwa arsitektur merupakan bagian penting dari produk kebudayaan. Karena itu, sudah semestinya unsur arsitektur Betawi mendapatkan porsi yang lebih layak dalam perencanaan kota. Terlebih, ketika Jakarta bersiap memasuki babak baru, tampilan estetik warisan leluhur Betawi di ruang publik menjadi hak budaya yang patut diperjuangkan.

Meski demikian, penerapan ornamen tradisional pada kota besar tidaklah sederhana. Dibutuhkan pertimbangan proporsional agar ragam hias Betawi dapat menyatu dengan bangunan modern yang berukuran jauh lebih besar. Ornamen tersebut harus mampu berkelindan dengan elemen estetika kota metropolitan tanpa kehilangan makna budaya.

Dorri menjelaskan terdapat dua pendekatan yang dapat dilakukan. Pertama, pendekatan literal, yaitu menerapkan bentuk asli ornamen arsitektur Betawi dengan penyesuaian skala terhadap dimensi bangunan modern. Kedua, pendekatan simbolik, yakni menghadirkan interpretasi artistik dari ragam hias Betawi tanpa menghilangkan nilai filosofisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kunci keberhasilan ada pada kemampuan arsitek dalam memadukan unsur tradisional dan modern secara harmonis, sehingga keduanya tidak saling mendominasi dan tetap nyaman dipandang,” ujarnya.

Ia juga menilai sejumlah bangunan dan infrastruktur perlu menjadi prioritas dalam penerapan ornamen Betawi, terutama yang dimiliki dan dikelola pemerintah daerah. Di antaranya kantor pemerintahan dari tingkat provinsi hingga kelurahan, fasilitas sosial dan umum seperti terminal, stasiun, halte, pasar, puskesmas, rumah sakit, RPTRA, jembatan penyeberangan orang (JPO), underpass, jembatan, hingga gapura dan batas wilayah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Bus Transjakarta Mendadak Keluar Asap Tebal di Halte Pancoran, Penumpang Panik Parah hingga Berhamburan

Viral Bus Transjakarta Mendadak Keluar Asap Tebal di Halte Pancoran, Penumpang Panik Parah hingga Berhamburan

Kejadiannya pun viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman yang beredar, kepulan asap pekat terlihat membumbung dari area mesin belakang bus TransJakarta.
Alessandro Bastoni Terhindar dari Sanksi meski Ketahuan Diving di Laga Inter Milan Kontra Juventus, Ini Alasannya

Alessandro Bastoni Terhindar dari Sanksi meski Ketahuan Diving di Laga Inter Milan Kontra Juventus, Ini Alasannya

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, tidak akan disanksi setelah ketahuan diving pada pertandingan melawan Juventus. Aksinya telah menjadi sorotan setelah Derby d’Italia.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tuduh Erick Thohir Dalangi Laporan Vietnam ke FIFA: Dia Suruh Orang

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tuduh Erick Thohir Dalangi Laporan Vietnam ke FIFA: Dia Suruh Orang

Malaysia melontarkan tuduhan mengejutkan soal peran Erick Thohir dalam laporan Vietnam ke FIFA. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di sini.
Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Meski sudah diakui anak kandung oleh Denada, Ressa Rossano rupanya masih enggan untuk tinggal dengan Denada.
Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Transjakarta buka suara terkait seorang penumpang pria disebut melakukan tindakan rasisme kepada seorang penumpang yang lain. Video ini viral di media sosial.
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT