News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Satpam, Diduga Lakukan Tindakan Asusila Kepada Murid Kelas 5 SD

Jajaran sat Reskrim Polres Singkawang melalui unit PPA mengamankan seorang pria berinisial NP yang merupakan satpam di salah satu sekolah SDN yang berada di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat di duga melakukan aksi cabul.
Senin, 27 April 2026 - 20:00 WIB
Kanit PPA Satreskrim Polres Singkawang, IPDA Wijaya Rahmadinata
Sumber :
  • tvOnenews/Tut Wuri Handayani

tvOnenews.com - Jajaran sat Reskrim Polres Singkawang melalui unit PPA mengamankan seorang pria berinisial NP yang merupakan satpam di salah satu sekolah SDN yang berada di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat di duga melakukan aksi cabul terhadap seorang murid kelas 5 di sekolah tempat ia bekerja. 

Kanit PPA Satreskrim Polres Singkawang, IPDA Wijaya Rahmadinata mengatakan, pelaku merupakan seorang satpam, yang juga dipercaya sebagai pelatih drumband di beberapa sekolah SDN di kota Singkawang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alasan pelaku melakukan perbuatan tersebut, karena pelaku merasa penasaran dengan korban, yang mana pelaku melakukannya pada bulan Januari di ruang Perpustakaan sekolah sebelum kegiatan drumband di mulai," kata Aipda Wijaya, Selasa (27/4). 

Lebih lanjut wijaya mengatakan. Perbuatan ini terungkap, yang mana seorang wali kelas siswi tersebut melihat adanya perubahan sikap dari korban. 

"Jadi wali kelasnya bertanya kepada korban, ada apa? Kemudian korban pun bercerita mengenai apa yang dialaminya. Kemudian, wali kelas tersebut menyampaikan hal itu kepada orangtua korban, yang mana hal itu juga sudah disampaikan di Kantor Lurah," ujarnya. 

Dari pihak Lurah juga sudah menjelaskan kepada orangtua korban, jika anaknya mengalami perbuatan cabul oleh seorang satpam di sekolah anaknya. Hingga sampailah adanya laporan dari orangtua korban ke Mapolres Singkawang. 

Setelah di tindaklanjuti laporan tersebut, yang mana perbuatan cabul itu tergambar dari pengakuan anak korban, ditambah hasil dari Screnshoot dari Handphone korban maka adanya dugaan perbuatan cabul tersebut. 

Perbuatan cabul itu selain terjadi pada fisik atau sentuhan, ada pula perbuatan yang melalui media sosial. 

"Yang mana pelaku minta kirim foto korban tanpa busana ," ungkapnya. 

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, maka dilakukanlah penangkapan kepada pelaku, yang mana pelaku merupakan satpam di sekolah tersebut. 

"Pelaku juga memiliki profesi tambahan di sekolah-sekolah lain yaitu sebagai pelatih drumband," jelasnya. 

Kemudian, selain adanya rayuan, juga terdapat ancaman dari pelaku kepada korban. Yang mana pelaku akan melaporkan foto-foto yang di kirim oleh korban ke grup sekolah, dengan begitu korban bisa dikeluarkan dari sekolah. Selain itu pula, penolakan dari korban nantinya dapat mengurangi nilai dari kegiatan drumbandnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ancaman itulah yang membuat korban mau melakukan apa yang diminta dari pelaku," jelasnya. 

Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 415 huruf d dan atau Pasal 417 dan atau Pasal 418 ayat 2 huruf b UU Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman 9 tahun penjara.(chm/twh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! KOVO Cup 2026 Gunakan Aturan Baru, Ini Penjelasannya

Resmi! KOVO Cup 2026 Gunakan Aturan Baru, Ini Penjelasannya

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) resmi mengumumkan sejumlah regulasi baru yang akan mulai diberlakukan di turnamen pramusim KOVO Cup 2026. Sejumlah aturan pun berubah, termasuk soal pelanggaran dalam pertandingan.
Bursa Transfer AC Milan: Tambal Lini Belakang, Rossoneri Bersaing dengan Aston Villa dan Tottenham untuk Kim Min-Jae

Bursa Transfer AC Milan: Tambal Lini Belakang, Rossoneri Bersaing dengan Aston Villa dan Tottenham untuk Kim Min-Jae

AC Milan terus mencari bek tengah baru untuk memperkuat lini pertahanan. Kim Min-Jae menjadi salah satu nama yang kini masuk radar Rossoneri.
BREAKING
NEWS
Ini Alasan Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka, Pengereman Darurat Dinilai Terlambat

Ini Alasan Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka, Pengereman Darurat Dinilai Terlambat

Masinis Argo Bromo AN jadi tersangka karena pengereman darurat dinilai seharusnya dilakukan lebih jauh dari 263 meter titik tumburan.
Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak Filipina, Komnas HAM Soroti Perlindungan Korban TPPO

Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak Filipina, Komnas HAM Soroti Perlindungan Korban TPPO

Komnas HAM apresiasi pengampunan mutlak Filipina untuk Mary Jane Veloso dan mendorong penguatan perlindungan korban TPPO serta HAM.
13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

Penantian panjang keluarga Surono (37), korban KM Virgo yang merupakan warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, akhirnya berujung kepastian.
Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali pada gelaran Asian games 2026 ini lewat cabang olahraga bulu tangkis nomor perorangan di sektor ganda campuran.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT