GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kraton Jogja Angkat Orkestra Nusantara di Jakarta, “Gregah Nusa” Gaungkan Kebangkitan Budaya

Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat membawa konser Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) ke Jakarta sebagai seruan kebangkitan budaya dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional.
Minggu, 17 Mei 2026 - 10:12 WIB
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat membawa konser Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) ke Jakarta.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat membawa konser Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) ke Jakarta sebagai seruan kebangkitan budaya dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional. Tajuk “Gregah Nusa” dipilih sebagai simbol ajakan bangkitnya kesadaran kolektif bangsa melalui musik.

Konser ini akan digelar pada Sabtu (16/5/2026) di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat mulai pukul 17.00 WIB. Yogyakarta Royal Orchestra akan menampilkan keberagaman musikal Nusantara dalam balutan orkestra modern dan instrumen tradisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Panitia, GKR Bendara menjelaskan bahwa “Gregah Nusa” bukan sekadar tema artistik. Istilah tersebut merepresentasikan semangat bangkit, bergerak dan terjaga untuk kembali meneguhkan identitas bangsa.

“Gregah dalam bahasa Jawa berarti bangkit dan Nusa merujuk pada tanah air sehingga konser ini menjadi seruan aksi untuk membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap identitas bangsa,” kata GKR Bendara, Sabtu (16/5/2026). Ia menegaskan bahwa konser ini menjadi medium pelestarian budaya yang relevan dengan konteks modern. 

Musik dipilih sebagai bahasa universal untuk menggugah rasa kepemilikan terhadap keberagaman Indonesia. “Melalui musik, kami ingin memantik semangat pemulihan dan kemajuan bangsa ditengah tantangan global,” katanya.

GKR Bendara juga menjelaskan alasan pemilihan Jakarta sebagai lokasi konser YRO. Menurutnya, ibu kota menjadi ruang strategis untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam.

“Jakarta adalah pusat pertemuan berbagai latar belakang sehingga nilai-nilai budaya Jawa dapat diakses secara lebih inklusif oleh masyarakat nasional,” ujarnya. Ia menekankan bahwa langkah ini bukan berarti meninggalkan Yogyakarta sebagai 
akar budaya. 

Justru, Keraton ingin membawa nilai-nilai luhur tersebut ke panggung yang lebih luas. “Ini adalah bentuk kontribusi aktif Keraton dalam merajut keberagaman nasional,” katanya. Dalam konsep pertunjukan, YRO menggabungkan orkestra Barat dengan instrumen tradisi Nusantara. 

Pendekatan yang digunakan bukan sekadar tempelan, melainkan penyelarasan sistem musikal yang berbeda. “Penggabungan ini melibatkan konversi titi laras antara instrumen diatonis dan pentatonis, sehingga tercipta harmoni yang utuh,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa konsep tersebut membuka ruang eksplorasi baru bagi musik tradisi. Hal ini sekaligus meningkatkan apresiasi publik terhadap alat musik lokal dalam skala pertunjukan besar.

“Ini membuktikan bahwa batas musikal dapat dilebur dan menghasilkan identitas baru yang khas Indonesia,” katanya. GKR Bendara menilai Yogyakarta Royal Orchestra juga berperan sebagai agen diplomasi budaya.

Orkestra ini tidak hanya melestarikan, tetapi juga memperkenalkan budaya Jawa ke tingkat global. “YRO menjadi wajah modern tradisi Yogyakarta yang dapat diterima oleh publik internasional melalui format orkestra,” ujarnya.

Sementara itu, Project Manager konser, Bagus Pradipta menyebut tajuk “Gregah Nusa” sebagai metafora kebangkitan nasionalisme Indonesia. Ia mengaitkan semangat tersebut dengan momentum sejarah berdirinya Boedi Oetomo.

“Gregah Nusa bermakna bangkitnya bangsa dari keterpurukan, yang menjadi simbol awal pergerakan modern melawan kolonialisme,” ujarnya. Keraton berharap konser ini memberi dampak nyata terutama bagi generasi muda. 

Tidak hanya mengenal budaya, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan dan dorongan untuk melestarikannya.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tanggapi Keresahan Siswa Terkait Sekolah Maung, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Akan Merubah Nama Sekolah

KDM Tanggapi Keresahan Siswa Terkait Sekolah Maung, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Akan Merubah Nama Sekolah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menanggapi keresahan sejumlah siswa terkait program Sekolah Maung yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bukan Liverpool, Xabi Alonso Justru Kembali ke Liga Inggris untuk Tangani Chelsea

Bukan Liverpool, Xabi Alonso Justru Kembali ke Liga Inggris untuk Tangani Chelsea

Xabi Alonso sudah lama dikaitkan dengan Liverpool, yang merupakan mantan klubnya sebagai pemain. Namun, sang pelatih asal Spanyol justru dilaporkan sepakat gabung Chelsea.
Efek Kirab Mahkota Binokasih di Bandung Tak Main-Main, Dedi Mulyadi Sampai Ucapkan Permintaan Maaf

Efek Kirab Mahkota Binokasih di Bandung Tak Main-Main, Dedi Mulyadi Sampai Ucapkan Permintaan Maaf

Dedi Mulyadi sampai minta maaf usai Kirab Mahkota Binokasih di Bandung dipadati warga. Jalanan macet, hotel dan restoran penuh total. Simak berita lengkapnya!
Megawati Hangestri Terancam Obrak-abrik Rekor Milik Red Sparks di Liga Voli Korea, Gara-gara Hal Ini

Megawati Hangestri Terancam Obrak-abrik Rekor Milik Red Sparks di Liga Voli Korea, Gara-gara Hal Ini

Megawati Hangestri terancam merusak rekor milik Red Sparks usai dirinya resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea.
Pimpinan MPR Turun Tangan Tangani Dugaan Teror ke Josepha Usai Polemik Lomba Cerdas Cermat, Kondisi Ocha Disebut Memprihatinkan

Pimpinan MPR Turun Tangan Tangani Dugaan Teror ke Josepha Usai Polemik Lomba Cerdas Cermat, Kondisi Ocha Disebut Memprihatinkan

Politikus PAN tersebut mengatakan polemik yang terjadi harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan LCC Empat Pilar dan metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI ke depan.
Komisi XI DPR Setuju Pernyataan Prabowo Soal Pelemahan Rupiah: yang Terdampak Orang Kaya, Bukan Orang Desa

Komisi XI DPR Setuju Pernyataan Prabowo Soal Pelemahan Rupiah: yang Terdampak Orang Kaya, Bukan Orang Desa

Menurut Misbakhun, pesan yang disampaikan Prabowo bertujuan menjaga ketenangan masyarakat agar tidak terpancing kepanikan di tengah menguatnya mata uang AS.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT