GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah The Economist, Ekonom: Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik

Belakangan ini, The Economist (media berbasis di Inggris) gencar melancarkan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.
Senin, 25 Mei 2026 - 13:40 WIB
Iustrasi Saham
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Belakangan ini, The Economist (media berbasis di Inggris) gencar melancarkan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo. Menurut pakar ekonomi, Dr. Surya Vandiantara, kritik tersebut berkaitan dengan perbedaan ideologi yang tajam antara cara pandang media tersebut dengan kebijakan pemerintah. 

Menurutnya, kebijakan ekonomi yang dilaksanakan oleh Presiden Prabowo saat ini berorientasi pada kemandirian dan pemerataan. Oleh karena itu, banyak program pemerintah yang sifatnya kerakyatan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis, Kopdes Merah Putih, Ketahanan Pangan, dan Danantara, sejatinya merupakan kebijakan yang ditujukan agar bangsa Indonesia bisa berdikari, tanpa bergantung kepada negara manapun," kata Surya. 

Sementara, The Economist menilai pemerintah terlalu intervensi pada ekonomi karena program-program kerakyatan tersebut. Bagi mereka efisiensi ekonomi akan tercapai bila semua cabang hidup masyarakat diserahkan pada mekanisme pasar. 

"Aliran ekonomi pasar bebas yang diamini oleh The Economist, sebenarnya menginkan agar setiap kegiatan ekonomi diserahkan kepada mekanisme pasar tanpa ada intervensi ataupun campur tangan pemerintah." ujar pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu ini. 

Oleh karena itu, menurut Surya, The Economist sangat gencar memberikan kritik terhadap berbagai program yang tidak sejalan dengan paradigma ekonomi tersebut. Surya menyebut aliran pasar bebas itu bertentangan dengan paham ekonomi yang dianut pendiri Republik Indonesia. 

"Aliran ekonomi yang diterapkan Founding Fathers negara kita menyatakan bahwa, berbagai faktor produksi yang berpengaruh atas hajat hidup orang banyak merupakan bagian dari tanggung jawab negara. Sebaliknya, The Economist menganggap tanggung jawab negara tersebut merupakan bagian dari intervensi," kata Surya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, kata Surya, bila sistem pasar bebas itu diterapkan di Indonesia, maka menjurus pada terbukanya penjajahan ekonomi gaya baru yang akan dilakukan oleh negeri-negeri imperialis. Menurutnya, tanpa proteksi negara, UMKM dan petani kita akan tergilas oleh modal besar.

"Negeri imperialis dengan kepemilikan modal besar tentunya akan dengan mudah menguasai pasar di Indonesia apabila aliran ekonomi pasar bebas seperti yang diinginkan oleh The Economist diterapkan. Para pengusaha UMKM, seperti pedagang pasar dan petani kecil, tidak akan mampu bersaing dengan perusahaan raksasa dari negeri imperialis," terangnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rating Jeblok Emil Audero hingga Cremonese Degradasi

Rating Jeblok Emil Audero hingga Cremonese Degradasi

Nasib kontras harus dialami oleh kiper Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas Serie A Liga Italia. Emil gagal membawa Cremonese bertahan di -
Miris, Komplotan Maling Motor di Kalideres Jakbar Gunakan Uang Hasil Curian untuk Pesta Sabu

Miris, Komplotan Maling Motor di Kalideres Jakbar Gunakan Uang Hasil Curian untuk Pesta Sabu

Praktik penyalahgunaan narkotika jenis sabu ternyata menjadi motif di balik aksi nekat lima anggota komplotan pencuri sepeda motor yang beroperasi di wilayah Kalideres, Jakarta Barat. 
Bukan Cuma Calvin Verdonk, 3 Penggawa Timnas Indonesia Ini Resmi Tembus Kompetisi Eropa Musim Depan, Dua ke Liga Champions

Bukan Cuma Calvin Verdonk, 3 Penggawa Timnas Indonesia Ini Resmi Tembus Kompetisi Eropa Musim Depan, Dua ke Liga Champions

Panggung sepak bola Eropa musim depan dipastikan akan terasa sangat spesial bagi publik sepak bola tanah air. Tiga penggawa diaspora Timnas Indonesia, yaitu...
Modus Sembunyikan Ganja dalam Drum Pakan Ikan Terbongkar, Dua Pengedar Diciduk di Tangerang

Modus Sembunyikan Ganja dalam Drum Pakan Ikan Terbongkar, Dua Pengedar Diciduk di Tangerang

Sebuah modus baru peredaran narkotika jenis ganja yang disembunyikan di dalam drum pakan ikan berhasil dibongkar oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. 
Berikut Doa Puasa Arafah Lengkap dengan Artinya

Berikut Doa Puasa Arafah Lengkap dengan Artinya

Ada baiknya sebagai umat muslim menjalankan ibadah puasa Arafah. Amalan sunnah yang dianjurkan dalam Agama Islam
KPK Lakukan Pemeriksaan terhadap Belasan Saksi Kasus Dana Hibah Jatim di Polres Probolinggo Kota

KPK Lakukan Pemeriksaan terhadap Belasan Saksi Kasus Dana Hibah Jatim di Polres Probolinggo Kota

KPK periksa 15 orang saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengurusan dana hibah Pokmas yang bersumber dari APBD Provinsi Jatim tahun anggaran 2021-2022

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT