Pekan Gawai Dayak Kabupaten Melawi ke XVIII Resmi Dibuka, Momentum Penting Memperkuat Persatuan
- tvOnenews/Tut Wuri Handayani
Ia bahkan meminta motivasi dari tokoh-tokoh Dayak nasional yang hadir, salah satunya Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, agar generasi muda Dayak mampu meningkatkan kualitas sumber dayak manusia sehingga lahir tokoh-tokoh Dayak baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Selain itu, Saleh Tapa turut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, para tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda lintas generasi, serta Pemerintah Kabupaten Melawi atas dukungan terhadap pelaksanaan Gawai Dayak tahun ini.
Namun di balik semangat pelestarian budaya tersebut, panitia ternyata menghadapi tantangan besar dalam hal pendanaan. Saleh Tapa mengungkapkan kebutuhan anggaran penyelenggaraan Gawai Dayak Kabupaten Melawi XVIII mencapai Rp347.118.000. Sementara dana yang berhasil dihimpun hingga saat ini baru mencapai Rp248.365.000, sehingga masih terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp98.753.000.
“Puji Tuhan, ada bantuan dari pak Lasarus sebesar Rp 50 juta,” bebernya.
Keterbatasan anggaran ungkap Saleh tidak menyurutkan semangat panitia. Spirit bebiris atau gotong royong menjadi kekuatan utama kami dalam menyukseskan Gawai Dayak tahun ini.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Dayak dan pihak terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung suksesnya pelaksanaan Gawai Dayak selama empat hari kegiatan berlangsung.
Saleh Tapa juga meminta dukungan penuh aparat keamanan, khususnya jajaran kepolisian, agar bersinergi menjaga kondusivitas selama rangkaian acara berlangsung.
“Melalui Gawai Dayak, kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Dayak mampu bersatu, menjaga budaya, dan terus maju agar kemajuan suku bangsa Dayak tercermin di mata Indonesia bahkan dunia,” tutupnya.(twh/chm)
Load more