Iduladha 1447 H, Pertamina Patra Niaga Bagikan Ribuan Paket Daging Kurban
- Istimewa
tvOnenews.com - PT Pertamina Patra Niaga menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Iduladha 1447 Hijriah dengan melibatkan berbagai anak perusahaan, serikat pekerja, serta pemangku kepentingan. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wisma Tugu, Jakarta, itu mencatat peningkatan jumlah hewan kurban dibandingkan tahun sebelumnya, yakni dari sembilan sapi menjadi 15 sapi dan tujuh kambing pada tahun ini.
Direktur Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan peningkatan jumlah hewan kurban menjadi cerminan semangat kebersamaan dan kepedulian insan perusahaan dalam berbagi kepada masyarakat.
“Tadi panitia menyampaikan tahun lalu sapinya ada sembilan. Tahun ini ada 15. Meningkat cukup signifikan. Mudah-mudahan tahun depan semangat ini terus kita jaga,” ujar Ega.
Semangat berkurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual, tetapi juga menjadi teladan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai insan Pertamina.
“Semangat kurban ini tentunya harus kita teladani dalam kita beraktualisasi diri selaku insan Pertamina untuk memberikan yang terbaik, dan memberikan apa yang kita miliki secara all out untuk hal-hal yang lebih besar,” katanya.
Ega menegaskan, dedikasi seluruh pekerja Pertamina Patra Niaga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan peran perusahaan sebagai salah satu penopang stabilitas kehidupan nasional.
“Semoga amal ibadah kurban ini memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat. Demikian juga apa yang kita lakukan di perusahaan ini dapat menjadi nilai ibadah yang dicatat pahala oleh Allah SWT,” tuturnya.
Aksi Kolaboratif Anak Usaha Pertamina
Ketua Badan Dakwah Islam (BDI) Pertamina Patra Niaga SHD, Giarto yang akrab disapa Egi, menjelaskan pelaksanaan kurban tahun ini dilakukan secara kolaboratif bersama enam anak perusahaan, serikat pekerja, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
“Kegiatan Iduladha tahun ini kita bersinergi dengan enam anak perusahaan, serikat pekerja, dan stakeholder. Hasil sinergi ini diharapkan meningkatkan manfaat dan mendatangkan keberkahan bagi perusahaan,” ujar Egi.
Daging kurban didistribusikan kepada pekerja TAD (Tenaga Alih Daya), TKJP (Tenaga Kerja Jasa Penunjang), masyarakat sekitar, pondok pesantren, yayasan, hingga aparat kepolisian setempat.
"Total paket daging kurban yang dibagikan mencapai sekitar 2.500 paket, ditambah sekitar 1.000 paket dari anak perusahaan yang turut berpartisipasi," ucap Egi.
Lebih lanjut ia menjelaskan melalui kegiatan kurban Iduladha ini diharapkan dapat memberikan manfaat tak hanya bagi Perusahaan, namun juga bagi masyarakat dan lingkungan sosial.
"Harapannya adalah meningkatkan ukhuwah, kebersamaan, dan sedekah kepada seluruh penerima manfaat. Mudah-mudahan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya dan membawa kebaikan kembali kepada perusahaan,” katanya.
Egi juga memastikan seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai standar kesehatan dan syariat Islam dengan melibatkan dokter hewan dari Jakarta Timur dan tim Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat.
“Ini tahun kedua kita bersinergi dengan Juleha karena mereka bersertifikat, sehingga proses penyembelihan dilakukan secara syar’i dan baik,” ujarnya.
Kualitas dan Kesehatan Hewan Dipastikan Baik
Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) BDI Pertamina Patra Niaga, Arie Rahman, mengatakan proses pelaksanaan kurban diawali dengan pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter hewan sebelum dilakukan penyembelihan.
“Pelaksanaannya dimulai dari pengiriman hewan dan diperiksa terlebih dahulu oleh dokter hewan. Setelah penyembelihan nanti juga diperiksa kembali kualitas dagingnya,” kata Arie.
Ia menjelaskan distribusi daging kurban diprioritaskan untuk masyarakat di sekitar wilayah Setiabudi dan Menteng Atas, Jakarta Selatan, serta pekerja di lingkungan perusahaan.
“Pelaksanaan ibadah kurban ini merupakan bagian dari pengorbanan kita sebagai hamba Allah dan diharapkan dapat diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.
Arie menambahkan, antusiasme insan Pertamina Patra Niaga dalam program kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu.
“Tahun lalu jumlahnya sembilan sapi, saat ini menjadi 15 sapi. Beberapa direksi, Perwira, dan Pertiwi juga menyerahkan hewan kurbannya untuk diselenggarakan penyembelihannya di sini,” tuturnya.
Sementara itu Anggota Juleha, Nur Kholis, menjelaskan proses penyembelihan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari konsolidasi tim, pemeriksaan kondisi hewan, hingga memastikan hewan dalam keadaan sehat dan layak dikurbankan.
“Yang boleh dikurbankan itu adalah hewan yang hidup dan halal dikonsumsi. Oleh karena itu kami memastikan seluruh proses dilakukan sesuai syariat dan standar halal,” ujar Nur Kholis.
Tahun ini Juleha menangani penyembelihan 15 sapi dengan bobot antara 400 hingga 800 kilogram, serta tujuh kambing.
“Ini tahun kedua Pertamina Patra Niaga mempercayakan penyembelihan hewan kurban kepada kami. Mudah-mudahan ke depan kerja sama ini terus berlanjut,” katanya.
Nur Kholis juga menyoroti tantangan terbesar dalam proses penyembelihan, yakni menjinakkan hewan agar tidak membahayakan petugas.
“Tantangan pertama adalah menjinakkan hewan. Ketika hewan stres atau mengamuk, risikonya bisa mencederai para eksekutor. Karena itu kami harus memahami kondisi hewan dengan baik,” ujarnya.
Makna Kurban sebagai Bentuk Keikhlasan
Di sisi lain, Direktur SDM Pertamina Patra Niaga, Dewi Kurnia Salwa, mengajak seluruh insan Perusahaan untuk memaknai kurban sebagai bentuk keikhlasan dan pengorbanan diri.
“Kurban ini bukan tentang sapi yang terlihat, tetapi tentang penghapusan dosa-dosa yang tidak terlihat. Semoga ibadah kita hari ini membawa keberkahan bagi Pertamina Patra Niaga menjadi perusahaan yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” kata Dewi.
Pelaksanaan kurban di lingkungan Pertamina Patra Niaga tahun ini diharapkan tidak hanya memperkuat nilai spiritual dan solidaritas antarkaryawan, tetapi juga memperluas manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.(chm)
Load more