News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Tekon Pemkab Kotim Kembali Menggelar Aksi Demo

Sekitar seratusan eks tenaga kontrak (tekon) Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim), yang tidak lolos seleksi evaluasi akhir Juni 2022 lalu, kembali menggelar aksi demo di depan kantor Bupati setempat. Para eks tekon ini menuntut Pemkab agar segera mengangkat mereka kembali menjadi ASN.
Senin, 11 Juli 2022 - 14:27 WIB
Aksi demo lanjutan para eks tekon di depan kantor Bupati Kotim, Senin (11/7/2022)
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Sekitar seratusan eks tenaga kontrak (tekon) Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim), yang tidak lolos seleksi evaluasi akhir Juni 2022 lalu, kembali menggelar aksi demo di depan kantor Bupati setempat. Para eks tekon ini menuntut Pemkab agar segera mengangkat mereka kembali menjadi ASN.

"Kami meminta seluruh eks tekon yang tidak lolos seleksi kemarin agar segera diangkat kembali menjadi tekon. Kami menolak hasil seleksi kemaren karena prosesnya tidak transparan dan merugikan kami," teriak salah seorang eks tekon melalui alat pengeras suara yang mereka bawa, Senin (11/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para eks tekon ini juga meminta agar Bupati Kotim, Halikinnor, hadir menemui mereka, agar mereka bisa mendapatkan kepastian atas nasib mereka saat ini.

"Tolong pak Bupati, temui kami, beri kepastian kepada kami," teriak pendemo lainnya.

Aksi demo yang mereka gelar merupakan aksi lanjutan, sebab tanggal 11 Juli 2022 ini, adalah batas waktu Pemkab untuk menjawab rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Kotim saat aksi demo eks tekon yang pertama.

Namun keinginan para pengunjuk rasa tersebut tidak dipenuhi, sebab yang hadir mendapati para eks tekon tersebut hanya Assisten I, Diana Setiawan dan Assisten II, Alang Arianto. 

Hal ini membuat para eks tekon kecewa, apalagi saat mereka meminta surat jawaban rekomendasi DPRD Kotim tidak dipenuhi, sebab surat tersebut akan diserahkan kepada dewan.

"Kami sangat kecewa, kenapa pak Bupati tidak mau menemui kami, padahal kami sangat berharap beliau hadir disini memberikan kepastian. Ini menyangkut masalah nasib seribuan eks tekon," ucap kuasa hukum eks tekon, Nurahman Rahmadani.

Karena merasa tuntutan mereka tidak ada yang dipedulikan, Nurahman mengancam akan mengambil langkah hukum terhadap hasil seleksi evaluasi kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Assiten II Setda Kotim, Alang Arianto, secara tegas menyebutkan, pihak Pemkab tidak akan mengangkat langsung para eks tekon yang tidak lolos seleksi evaluasi, tanpa mengikuti seleksi tahap 2.

"Semua harus melalui proses. Kita tidak bisa ujuk-ujuk menerbitkan SK begitu saja. Apalagi saat ini kami tengah menghitung secara riil jumlah tekon yang diperlukan," terang Alang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Yeum Hye-seon mengaku ingin kembali bermain bersama Megawati Hangestri, meski kesempatan itu tertunda karena fokus pemulihan cedera lutut sang pemain. (2/4).
5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

Paspoortgate di Liga Belanda berdampak serius untuk Timnas Indonesia. Mulai pemain dibekukan, naturalisasi bisa terhambat, hingga reputasi PSSI ikut tercoreng.
Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) murka saat Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang ogah dinasihati soal menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Berita Foto: Penampakan SPBE Cimuning Bekasi Usai Terbakar, 17 Korban Alami Luka Bakar Serius

Berita Foto: Penampakan SPBE Cimuning Bekasi Usai Terbakar, 17 Korban Alami Luka Bakar Serius

ebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026). Begini penampakannya.
Sanksi untuk Persib Selesai? AFC Malah Beri Hukuman Larangan Aktivitas Sepak Bola pada Sosok Ini Karena Skandal Doping

Sanksi untuk Persib Selesai? AFC Malah Beri Hukuman Larangan Aktivitas Sepak Bola pada Sosok Ini Karena Skandal Doping

AFC hanya memberikan sanksi pada pemain Persib, Uilliam Barros yang mendapatkan kartu merah langsung di pertandingan melawan Ratchaburi FC, Februari 2026 lalu. 
Bung Harpa Mulai Curiga, kok John Herdman Tak Pilih Dony Tri Pamungkas Jadi Starter Timnas Indonesia Lawan Bulgaria

Bung Harpa Mulai Curiga, kok John Herdman Tak Pilih Dony Tri Pamungkas Jadi Starter Timnas Indonesia Lawan Bulgaria

Bung Harpa mencoba menebak apa yang membuat John Herdman tidak memilih Dony Tri Pamungkas sebagai starter saat Timnas Indonesia melawan Bulgaria di FIFA Series.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT