News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Eks Tekon Kotim Terbelah, Sebagian Menyatakan Siap Mengikuti Seleksi Tahap 2

Suara eks tenaga kontrak (tekon) yang tidak lulus seleksi evaluasi dan awalnya secara bulat menyatakan menolak diadakannya seleksi evaluasi tahap 2, bahkan meminta segera diterbitkan SK pengangkatan kembali, kini sudah mulai terpecah. Beberapa eks tekon, telah beralih menyatakan mendukung keputusan Pemeringah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang akan  melakukan seleksi tahap 2.
Rabu, 13 Juli 2022 - 12:57 WIB
Para eks tekon yang tidak lolos seleksi saat menggelar aksi unjuk rasa. Namun kini sikap mereka sudah terbelah antara mendukung dan menolak kebijakan Pemkab Kotim.
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Suara eks tenaga kontrak (tekon) yang tidak lulus seleksi evaluasi dan awalnya secara bulat menyatakan menolak diadakannya seleksi evaluasi tahap 2, bahkan meminta segera diterbitkan SK pengangkatan kembali, kini sudah mulai terpecah. Beberapa eks tekon, telah beralih menyatakan mendukung keputusan Pemeringah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang akan  melakukan seleksi tahap 2.

“Selaku eks tekon yang tidak lulus dalam tes kemarin, saya secara pribadi mewakili eks tekon di Kecamatan Cempaga mendukung keputusan bupati yang akan melakukan evaluasi,” kata, Koordinator Eks Tekon Cempaga, Yelni, Selasa (13/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut eks guru kontrak yang bertugas di SDN Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, ini menambahkan, para tekon guru di kecamatannya juga telah menyatakan dirinya siap menerima apapun hasil dari test seleksi nanti. Semuanya mereka serahkan kepada panitia seleksi selaku yang mewakili pemerintah daerah.

“Lulus atau tidaknya dalam mengikuti tes nanti kami sudah siap. Intinya apa yang menjadi keputusan pemerintah daerah akan diikuti,” tukasnya.

Yelni juga menyebutkan, apa yang dilakukan pihaknya dalam menggelar aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu, tidak lain hanya sekedar mempertanyakan nasib mereka sebagai tenaga kontrak yang tidak lulus seleksi. 

Tapi Karena ada kebijakan dari pemerintah daerah yang dalam hal ini bupati Kotim, dirinya dan kawan-kawan eks tekon lainnya yang tidak lulus seleksi tahap pertama, menyambut baik kebijakan tersebut. 

“Aksi sudah kami lakukan dan keputusan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi itu kami terima,” tandasnya.

Yelni berharap, pemerintah daerah dapat membijaki dalam tes ulang nanti sesuai dengan masa kerja dan kebutuhan tenaga kontrak yang dibutuhkan.

Sementara itu, eks tekon lainnya yang mengaku sebagai koordinator eks tekon Kecamatan Cempaga Hulu, Agus Sugianto, juga menyebutkan hal yang sama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya selaku pribadi dan mewakili eks tekon guru kontrak di Cempaga Hulu akan mengikuti apa yang menjadi keputusan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah yaitu melaksanakan evaluasi tahap 2 bagi tekon yang tidak lulus dalam seleksi kemarin.

“Apapun hasilnya nanti, saya dan kawan-kawan eks tekon di Kecamatan Cempaga Hulu siap menerimanya. Bagi kami solusi yang ditawarkan Pemkab ini cukup baik dan dapat dipahami. Apalagi ini dalam rangka penataan kinerja pegawai dilingkungan Pemkab Kotim,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Masih bingung bagaimana cara melakukan booking lapangan padel? Coba ikuti step by step di bawah ini!

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT