News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kantor Hukum Hotman Paris Digeruduk Massa, Bentangkan Spanduk "Basmi Advokat Pembela Koruptor"

Kantor hukum Hotman Paris & Partner di kompleks Ruko Kensington, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara digeruduk massa pada Senin (20/7/2026).
Senin, 20 Juli 2026 - 21:53 WIB
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok massa yang mengatasnamakan Aktivis Connection di depan kantor firma hukum Hotman Paris & Partner, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (20/7/2026).
Sumber :
  • ANTARA/HO-Polsek Kelapa Gading

Jakarta, tvOnenews.com - Pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan profesi wartawan berbuntut panjang.

Kantor Hukum Hotman Paris & Partner di kompleks Ruko Kensington, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara digeruduk massa pada Senin (20/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa yang mengatasnamakan diri Aktivis Connection ini menyampaikan sejumlah tuntutannya di depan kantor sang pengacara.

Puluhan massa mendesak Hotman Paris untuk segera menyampaikan klarifikasi, salah satunya terkait pernyataannya terkait profesi wartawan.

Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah)
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah)
Sumber :
  • ANTARA

Massa datang dengan membawa 1 mobil komando, 6 unit Mikrolet, lengkap dengan bendera dan spanduk.

Massa juga mengingatkan Hotman Paris untuk menegakkan hukum, bukan malah membela koruptor. Hal itu terkait putusan Hotman membela eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI, Febrie Adriansyah dalam dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tata Kelola PT Asabri.

"Tegakkan hukum, basmi advokat pembela koruptor perusak NKRI," demikian bunyi spanduk yang dibawa massa.

Pengamanan

Polsek Kelapa Gading mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa oleh kelompok massa yang mengatasnamakan Aktivis Connection di depan kantor firma hukum Hotman Paris & Partner, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tersebut.

​Kanit Intelijen dan Keamanan (Kanit Intelkam) Polsek Kelapa Gading AKP Sugiyono   memastikan aksi berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

​"Kami menerjunkan sebanyak 17 personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa ini. Fokus kami adalah memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi," kata Sugiyono.

Ia menyebutkan ​aksi yang dimulai sekitar pukul 14.50 WIB tersebut melibatkan sekitar 100 orang massa di bawah pimpinan koordinator lapangan Maemun.

"Massa datang dengan menggunakan satu unit mobil komando, enam unit mikrolet, serta sepuluh kendaraan roda dua, dengan membawa atribut berupa bendera dan spanduk berisi sejumlah tuntutan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Dalam pengamanan tersebut, pihak kepolisian tetap siaga mengawasi jalannya orasi yang menyuarakan penolakan terhadap narasi publik tertentu serta desakan terkait penegakan hukum yang objektif.

​Berkat kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik antara petugas pengamanan dan peserta aksi, kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di Komplek Ruko Kensington Blok A12, Jalan Boulevard Raya, tersebut dapat berjalan dengan tertib.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Cristian Volpato diduga menggunakan narkotika sampai negara asalnya, Australia memberikan sanksi denda padanya. 
Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Koordinator Aksi JMI, Imam Hanafi Abdullah, menegaskan bahwa penanganan perkara ini tidak boleh menguap begitu saja di tengah jalan.
Debu Vulkanik Gunung Dukono dan Ibu Menyebar 2,1 Km, BMKG Soroti Bahaya untuk Penerbangan dan Kesehatan

Debu Vulkanik Gunung Dukono dan Ibu Menyebar 2,1 Km, BMKG Soroti Bahaya untuk Penerbangan dan Kesehatan

BMKG memantau debu vulkanik Gunung Dukono dan Ibu hingga 2,1 km pada 10 September 2026 yang berisiko bagi penerbangan dan kesehatan.
Astra Bakal Pertahankan Dividend Payout Ratio 45-50 Persen

Astra Bakal Pertahankan Dividend Payout Ratio 45-50 Persen

Rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) untuk 2026 dipertahankan di kisaran 45-50 persen
Resmi! Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Resmi! Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Jadwal resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 telah dirilis. Garuda menghadapi Singapura, Malaysia dan Bangladesh sebelum membidik tiket final.
Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu kembali mencuri perhatian usai menyampaikan kekesalannya melalui media sosial. Mantan suami Sarwendah itu naik pitam usai lihat putrinya ikut jualan.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Selengkapnya

Viral