GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Pertama Prediksi Gempa Besar Frank Hoogerbeets Meleset, BBMKG Makassar : "Masyarakat Jangan Mudah Percaya Prediksi"

Koordinator Observasi BBMKG Makassar R. Jamroni meminta masyarakat Makassar maupun Sulawesi jangan percaya isu gempa besar seperti Prediksi Frank Hoogerbeets.
Jumat, 3 Maret 2023 - 14:16 WIB
Presentasi Teori Gempa Besar Frank Hoogerbeets di Sulawesi, dan R. Jamroni, Koordinator Bidang Observasi BBMKG Wilayah IV Makassar
Sumber :
  • Abdullah Daeng Sirua

Makassar, tvonenews.com - Hari pertama prediksi Gempa Besar di Sulawesi dan Laut Banda sekitar tanggal 3 atau 4 Maret 2023 tidak terbukti, situasi dan kondisi di Makassar dan sekitarnya berjalan normal bahkan tidak ada laporan gempa atau goncangan keras di pulau Sulawesi dan sekitarnya yang masuk dalam observasi Balai Besar Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar. Gempa hanya tercatat di Bengkulu dengan kekuatan 5,1 Magnitudo.

"Untuk prediksi kami menyarankan untuk tidak mempercayai meskipun sepertinya kemarin berhasil memprediksi, kemudian kalau melihat titik wilayahnya Laut Banda, Filipina dan Laut Sulawesi adalah titik yang panjang sekali sedangkan di wilayah kita sendiri di Sulawesi Selatan memiliki 10 patahan, 6 patahan disekitaran Luwu Timur kemudian di patahan Walanae, dan yang terbaru kemarin ada di kalaotoa, Kepulauan Selayar yang terbesar saat gempa yang ada di Sulawesi Selatan yang terjadi di Kalaotoa pada tahun 2021 lalu dengan maximum magnitudo 7,4 SR, Kemudian yang kedua yang cukup merusak adalah gempa yang terjadi di Palu pada tahun 2018 lalu andai pun terjadi perulangan saya rasa cukup lama karena baru terjadi beberapa tahun lalu", tegas  R. Jamroni, Koordinator Bidang Observasi BBMKG Wilayah IV Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga sore ini Jumat (3/3/2023) di Makassar, Sulawesi Selatan maupun di sekitar Laut Banda maupun Halmahera belum ada laporan terkait gempa besar seperti yang diprediksi Frank Hoogerbeets.

Sebelumnya Frank Hoogerbeets menyebarkan prediksinya melalui akun youtube dan tiktok terkait gempa besar yang akan melanda Sulawesi, Halmahera hingga laut Banda, Indonesia.

"Fluktuasi yang jauh lebih jelas menandai Pasifik Barat lagi. Dari Kamchatka, Kepulauan Kuril, dan Jepang di Utara... di atas Filipina dan juga menandai Sulawesi, Halmahera, bahkan mungkin Laut Banda, Indonesia," kata Frank Hoogerbeets yang beredar di media sosial TikTok. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Frank Hoogerbeets juga katakan, ini bisa menjadi signifikan untuk tanggal 3 atau 4 Maret 2023.

"Kita menghitung 6 hari tanggal 25, kita akan berakhir sekitar itu. Ini adalah sebuah kemungkinan. Mungkin akan ada fluktuasi tambahan dalam beberapa hari ke depannya. Jika demikian, kami akan terus mengabari anda," ucapnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT