GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Tutup Gerbang Sempat Viral, Ternyata Gaji Istri Rp350 Per Bulan Sudah 2 Bulan Belum Dibayar Dinas PU Jeneponto

Aksi Daeng Sira yang menutup pintu gerbang Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jeneponto viral di Media Sosial. Nampak dalam video viral sejumlah ASN geram
Kamis, 3 Agustus 2023 - 21:06 WIB
Daeng Sira (86) mengakui jika perbuatannya menutup gerbang sengaja ia lakukan pada Kamis, (03/08/2023) pagi hingga menjelang siang.
Sumber :
  • Andi Wahyudi

Jeneponto, tvOnenews.com - Petugas Juru kunci Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jeneponto, Daeng Sira (86) mengakui jika perbuatannya menutup gerbang sengaja ia lakukan pada Kamis, (3/8/2023) pagi hingga menjelang siang.

Hal tersebut dilakukannya sebagai bentuk kekecewaan gajinya selama dua bulan belum dibayarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gajiku ji kutuntut dua bulan," jelasnya saat ditemui di Kantor PU Jeneponto, Jalan Pelita, Kecamatan Binamu.

Ia mengaku jika aksi yang sempat membuat ASN di kantor tersebut geram lantaran telat mengisi daftar hadir, sudah dua hari ia lakukan.

"Kemarin juga begitu (menutup gerbang) jadi sudah dua hari mi ini," katanya sambil tertawa.

Lanjut Daeng Sira, sebelumnya gaji yang diterima setiap bulannya melalui rekening lancar saja dan hampir tidak menemui kendala.

Hanya saja, sejak Dinas PU Jeneponto dipimpin oleh Kepala Dinas (Kadis) Jafar Abbas, pada (22/6/2023) lalu, ia belum mendapatkan haknya, dirinya mengaku hanya terus mendapat janji dan janji.

"Ini tonji inne begitu, sebelumnya tidak pernahji, dia bilang tunggu-tunggumi dulu, tapi sampai sekarang belum dibayar," katanya dengan logat daerah setempat.

Diketahui, Daeng Sira bersama istrinya, Batia (75) telah bekerja selama 30 tahun di Kantor Dinas PU Jeneponto sebagai petugas kebersihan.

Daeng Sira mendapat upah Rp1,2 juta per bulan, sedangkan istrinya Rp350 ribu setiap bulan.

Sebelumnya, aksi Daeng Sira yang menutup pintu gerbang Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jeneponto viral di Media Sosial. Nampak dalam video yang beredar sejumlah pegawai nampak geram di depan pintu gerbang lantaran tak bisa masuk untuk berkantor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Dinas PU Jeneponto, Fajar Abbas yang dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp belum memberikan keterangannya.

Informasi yang dihimpun jika mantan Kadis Dukcapil Jeneponto yang sempat viral beberapa bulan yang lalu lantaran diduga telah menganiaya seorang Jurnalis di kantornya, diketahui tengah berada di luar kota mendampingi Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar. (awi/mtr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Gerakan gotong royong di era modern mulai bergeser maknanya. Namun, sebuah inisiatif unik muncul dari sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Gotong Royong Indonesia.
Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT