GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prihatin Melihat Warga Luar Makassar Terlantar Saat Berobat, Anggota Brimob Dirikan Rumah Singgah

Untuk menampung masyarakat luar Makassar yang ingin berobat ke Kota Daeng ini, anggota Brimob Polda Sulsel, Bripka Nurmansyah membangun rumah singgah.
Sabtu, 16 September 2023 - 12:03 WIB
Rumah singgah untuk masyarakat luar Makassar yang ingin menginap pada saat sedang berobat
Sumber :
  • idris tajannang

Makassar, tvOnenews.com - Sosok polisi berpangkat Bripka Bernama Nurmansyah (35) dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial. Bripka Nurmansyah yang bertugas di satuan Brimob Polda Sulsel ini diam-diam mendirikan rumah singgah untuk masyarakat Sulawesi Selatan yang membutuhkan tempat tinggal di Kota Makassar saat berobat di rumah sakit.

Saat dikonfirmasi, Bripka Nurmansyah mengungkap jika ia telah mendirikan rumah singgah di 2 tempat di kota Makassar untuk masyarakat yang butuh tempat tinggal sementara selama berobat di Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rumah singgah pertama yaitu di BTP Blok B Jalan Kesejahteraan Timur II RT 001 RW 008, No. 256 Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea dan rumah singgah kedua berada Komplek Bung Permai blok Anno. 17 Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar," ungkap Bripka Nurmansyah. Jum'at (15/9/23).

Pria kelahiran Pekka pao, Desa Lipukasi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru ini sudah 3 tahun lebih mendirikan rumah singgah bersama rekan relawannya.

 Sosok Bripka Nurmansyah, anggota Brimob Polda Sulsel, Pendiri Rumah Singgah di Makassar.

Mereka menyiapkan tempat tinggal untuk para pasien dan keluarga pasien dari luar Kota Makassar selama menjalankan perawatan dirumah sakit.

Nurmansyah membeberkan jika ia dan teman-teman relawannya mendirikan rumah singgah tersebut berawal dari ke prihatinannya terhadap masyarakat (pasien) dari daerah yang kesulitan tempat tinggal saat berobat di kota Makassar.

"Melihat banyaknya pasien yang terlantar di rumah sakit tidak memiliki dana untuk menyewa penginapan dan banyaknya masyarakat yang juga tidak mau dirujuk dari daerah karena alasan tempat tinggal dan biaya hidup selama berobat jalan di Makassar. disinilah kita hadir bersama untuk menyiapkan rumah singgah," kata Nurman.

Selain rumah singgah, Bripka Nurmansyah bersama rekan relawannya juga menyiapkan fasilitas mobil ambulance yg siap siaga 1x24 jam untuk antar jemput pasien.

"Kami juga menyiapkan makanan untuk pasien selama di rumah singgah. bahkan kami mendampingi pasien dirumah sakit bagi pasien yang belum mengetahui alur pengobatan dirumah sakit," jelasnya.

Untuk waktu tinggal selama di rumah singgah, Nurmansyah mengaku tidak membatasi pasien dan keluarga pasien tinggal di rumah singgah tersebut. 

"Kami tidak membatasinya. Intinya mereka bisa tinggal sampai dokter yang menangani pasien tersebut memberikan rujukan balik," ungkapnya.

Nurman mengungkap jika sudah banyak pasien yang merasakan manfaat dari rumah singgah tersebut, salah satunya pasien dari Kabupaten Papua.

"Pasien kami yang paling jauh dari Kabupaten Asmat Papua. Dan pasien yang paling dekat dari Gowa," terangnya.

"Alhamdulillah banyak suka dukanya yang kami hadapi, yang paling sedih kalau kami sudah berusaha tapi Allah SWT berkehendak lain, seperti menjemput pasien untuk membawanya ke rumah sakit, namun dalam perjalanan justru meninggal dunia" imbuhnya.

Nurman mengaku, selain menyisikan gajinya setiap bulan, biaya yang digunakan untuk menyediakan rumah singgah, ambulance dan biaya makan dan minum pasien juga bersumber dari bantuan tema relawannya dan bantuan dari orang-orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menjalankan dan mengurus semua keperluan di rumah singgah, Bripka Nurmansyah dan teman relawannya membuat komunitas yang bernama NTS yang artinya Niat Tetap Satu.

"Komunikasi NTS ini berdiri sejak tahun 2017 lalu. Alhamdulillah, di komunitas ini kami juga punya program Jum'at berkah, selain bagi sembako ke anak yatim dan orang yang membutuhkan, kami juga sering membagikan Al-Qur'an yang nama programnya tebar Al-Qur'an," tutup Nurman. (Itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Marc Marquez menyampaikan kabar terbarunya setelah menjalani sukses operasi akibat crash yang ia alami di MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, akhir pekan lalu.
Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana asing kabur Rp1,1 triliun usai pengumuman MSCI 2026. IHSG anjlok lebih dari 1 persen setelah sejumlah saham besar RI didepak dari indeks global.
KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK menggeledah rumah pengusaha Heri Black terkait kasus suap Bea Cukai dan mendalami dugaan perintangan penyidikan.
Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut viralnya  Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat dan menuai kegaduhan. Kini, MPR RI bakal menggelar ulang final Lomba Cerdas Cermat
Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam menjaga aspek keselamatan operasional dengan menggelar Apel Safety
Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngerjain tukang sol di Bandung sampai tertawa ngakak. Momen ini terjadi saat Dedi Mulyadi tertibkan pedagang liar di Bandung.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT