News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disulut Api Cemburu, Remaja Putri di Makassar Tega Aniaya Temannya

Cemburu kekasihnya dekat dengan korban, viral video yang memperlihatkan remaja putri yang aniaya temannya kini ketujuh terduga pelaku telah diamankan kepolisian
Sabtu, 30 September 2023 - 12:18 WIB
Viral di media sosial video yang memperlihatkan dua remaja putri di Makassar yang terlibat perkelahian hingga berguling di tanah
Sumber :
  • idul abdullah

Makassar, tvOnenews.com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan dua remaja putri di Makassar yang terlibat perkelahian hingga berguling di tanah dan disaksikan oleh beberapa temannya yang lain sambil mendokumentasikan kejadian tersebut hingga viral.

Dalam video berdurasi 15 detik itu terlihat dua remaja putri yang sedang berkelahi, namun nampak remaja putri yang berada di tanah mendapatkan pukulan berkali-kali, setelahnya seorang pria datang untuk melerai namun teman dari remaja putri tersebut menghalangi hingga akhirnya keduanya dipisahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu terjadi pada 27 September 2023, sekitar Pukul 17.30 Wita di Waduk Pampang Tunggu Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Riny Astuti, orang tua dari remaja putri yang menjadi korban tindak kekerasan itupun melaporkannya ke Polrestabes Makassar r dengan LP/2013/IX/2023/POLDA SULSEL/ RESTABES MKS, Tanggal 27 September 2023.

Menurut orang tua korban sesuai keterangan anaknya yaitu SF (16) mengatakan bahwa awal mula penganiayaan akibat rasa cemburu oleh temannya sendiri yaitu HN.

“Dipicu rasa cemburu oleh pelaku yang anggap pacarnya dekat dengan korban yaitu anak saya,  sehingga pelaku menelepon anak saya untuk ketemuan di waduk, dan sebelum anak saya tiba di waduk ternyata sudah ada pelaku bersama temannya yang sudah menunggu anak saya,"

"Sesaat setelah anak saya sampai di waduk tiba-tiba pelaku langsung melakukan tindakan kekerasan dengan menganiaya anak saya," jelas Riny.

Lebih lanjut Riny merincikan kekerasan apa saja yang dilakukan pelaku kepada anaknya.

"Anak saya dijambak, dipukul, serta juga memakai batu sehingga mengalami luka pada bagian kepala, leher, serta muntah," terangnya saat diwawancarai awak media pada Kamis, 28/09/2023.

Sementara itu Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan telah mengamankan tujuh orang gadis, lima diantaranya dibawah umur, serta dua lainnya orang dewasa.

"Motif perundungan tersebut dilatar belakangi akibat kecemburuann dari pelaku utama terhdapa korban yang tengah dekat dengan pacar pelaku," jelasnya.

 Tujuh orang terduga pelaku telah diamankan pihak Polrestabes Makassar, Jumat (29/9/2023). 
 

Kepolisian belum menetapkan tersangka, lantaran masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku yang berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini korban tengah mendapat pendampingan dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar, "

Akibat perundungan tersebut, pelaku utama terancam dijerat Pasal 80 ayat 1,pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan atau denda Rp 72 juta, sementara rekan pelaku yang melakukan pembiaran dan memprovokasi pelaku terancam dijerat pasa 76c dengan ancaman hukuman serupa. (ads/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT