News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Semua Jenis Cabai di Makassar Makin Pedas Kenaikannya.

Harga semua jenis cabai naik drastis sealam sepekan terakhir, bahkan harga sayuran juga turun mengalami kenaikan harga yang membuat pedagan mengeluhkan hal tersebut.
Selasa, 7 November 2023 - 11:56 WIB
Harga semua jenis cabai terus merangkak naik sejak sepekan terakhir
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, tvOnenews.com - Harga semua jenis cabai naik drastis dan makin pedas harganya sejak sepekan terakhir di sejumlah pasar tradisional, salah satunya di pasar pa'baeng-baeng Makassar, Selasa (7/11/2023).

"Harga semua jenis cabai naik kecil keriting dan rawit sudah naik sejak seminggu lalu, harga cabai rawit semula Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 60 ribu per kilogram, harga cabai keriting juga mengalami kenaikan semula Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 50 ribu per kilogram, dan cabe merah semula Rp 25 ribu per kilogram, menjadi Rp 40 ribu per kilogram," ujar Pedagang, Farida.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya cabai, pedagang juga mengeluhkan kenaikan harga jeruk nipis semula Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram, harga wortel semula Rp 5 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram, untuk harga serai juga naik dari semula Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu rupiah per kilogram.

Ida, sapaannya, terpaksa mengurangi stok cabai rawit merah ke pasar untuk dijual sejak harga melambung tinggi.

"Kenaikan ini terjadi untuk sembako sejak sepekan terakhir ini, di musim kemarau yang panjang ini, bahkan pedagang mengakui kenaikan pun dari distributor penjualan kepada para pedagang d pasar tradisional," ungkap Ida
 
Kami juga sebagai pedagang tidak tahu ini kenapa harga naik, karena kami dapat dan beli dari distributor saja sudah naik harga jadi kami pedagang kasih naik harganya, kalau sekarang semua apa-apa naik, banyak pembeli memilih sembako hanya setengah liter.

Selain kurang minat pembeli, di pasar ini juga sudah terlihat sepi penjualan di pasar lantaran kenaikan harga sembako yang terus meningkat sementara, pembeli hanya membeli dengan setengahnya saja.

Diperkirakan kenaikan harga sembako di pasar-pasar tradisional akan kembali terjadi kenaikan dan lonjakan harga yang tinggi menjelang masuknya perayaan natal di bulan Desember 2023 mendatang.(mnr/frd)

juga terjadi kenaikan sembako lainnya di musim kemarau panjang ini. Selasa (7/11/2023).

"Harga semua jenis cabai naik kecil keriting dan rawit sudah naik sejak seminggu lalu, harga cabai rawit semula Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 60 ribu per kilogram, harga cabai keriting juga mengalami kenaikan semula Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 50 ribu per kilogram, dan cabe merah semula Rp 25 ribu per kilogram, menjadi Rp 40 ribu per kilogram," ujar Pedagang, Farida.

Tidak hanya cabai, pedagang juga mengeluhkan kenaikan harga jeruk nipis semula Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram, harga wortel semula Rp 5 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram, untuk harga serai juga naik dari semula Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu rupiah per kilogram.

Ida, sapaannya, terpaksa mengurangi stok cabai rawit merah ke pasar untuk dijual sejak harga melambung tinggi.

"Kenaikan ini terjadi untuk sembako sejak sepekan terakhir ini, di musim kemarau yang panjang ini, bahkan pedagang mengakui kenaikan pun dari distributor penjualan kepada para pedagang d pasar tradisional," ungkap Ida
 
Kami juga sebagai pedagang tidak tahu ini kenapa harga naik, karena kami dapat dan beli dari distributor saja sudah naik harga jadi kami pedagang kasih naik harganya, kalau sekarang semua apa-apa naik, banyak pembeli memilih sembako hanya setengah liter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kurang minat pembeli, di pasar ini juga sudah terlihat sepi penjualan di pasar lantaran kenaikan harga sembako yang terus meningkat sementara, pembeli hanya membeli dengan setengahnya saja.

Diperkirakan kenaikan harga sembako di pasar-pasar tradisional akan kembali terjadi kenaikan dan lonjakan harga yang tinggi menjelang masuknya perayaan natal di bulan Desember 2023 mendatang.(mnr/frd)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.
Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Bagaimana ya hukumnya dalam Islam kalau naik Transportasi Umum (Transum) antara laki-laki dan perempuan berdesakan? simak penjelasannya
Reaksi Kiper Persib Adam Pryzbek saat Disinggung akan "Dikorbankan" Demi Masuknya Sergio Castel

Reaksi Kiper Persib Adam Pryzbek saat Disinggung akan "Dikorbankan" Demi Masuknya Sergio Castel

Dalam sebuah video yang direkam oleh Adam Alis di dalam kereta, terdengar candaan yang ditujukan kepada Adam Pryzbek, diduga kuat terkait masuknya Sergio Castel

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT