News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Injak Bendera Zionis, Poros Al Quds Hadirkan Rohaniawan Kristen dan Akademisi, Kecam Israel Bela Palestina

Aksi bela Palestina dari Poros Al Quds Makassar kali ini menghadirkan Rohaniawan Kristen dan Akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Makassar berorasi.
Jumat, 10 November 2023 - 20:13 WIB
Aksi Solidaritas Bela Palestina di Monumen Mandala Makassar, Jumat (10/11/2023)
Sumber :
  • Andri Rezky

Makassar, tvOnenews.com - Ratusan massa kembali turun jalan menyuarakan solidaritas bela Palestina dengan menginjak bendera Zionis Israel di depan Monumen Mandala, jalan Jenderal Sudirman, kota Makassar. Massa yang mengatasnamakan diri Poros Al Quds (Jerussalem) melakukan orasi sekaligus mengumpulkan donasi untuk dikirimkan ke Palestina.

"Penjajahan dan Kolonialisme di era sekarang ini tidak lagi relevan dan harus dihapuskan terutama Penjajahan yang dilakukan Israel kepada Palestina," tantang Pendeta Diks Pasande, salah satu orator yang hadir mengisi orasi pembelaan kepada Palestina, Jumat (10/11/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendeta Diks, yang pernah bertemu Walikota Betlehem, Eva Baboun, ini pernah menyampaikan ke Eva bahwa dirinya berhak berseberangan dengan kelompok yang pro Israel demi membela rakyat tertindas Palestina.

"Ini bukan masalah agama tetapi ini adalah masalah kemanusiaan dan ketertindasan dan saya berdiri bersama Palestina," lanjut Diks Pasande mengutarakan pengalaman bertemu walikota Betelehem beberapa waktu lampau.

Aksi solidaritas dukung Palestina kali ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat termasuk dari kalangan Rohaniawan Kristen dan akademisi berbagai perguruan tinggi di Makassar.

Setiap peserta aksi dipersilahkan menginjak bendera Israel sebagai wujud kegeraman massa aksi terhadap genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina di Gaza.

Selain dihadiri massa dari berbagai elemen masyarakat, aksi ini juga dihadiri akademisi dari beberapa perguruan tinggi di Makassar.

"Kita telah disuguhkan aksi kekejian yang dilakukan oleh Israel berupa Genosida terhadap bangsa Palestina di Gaza, ini adalah kejahatan Perang, ini melanggar berbagai Konvensi, ini melanggar aturan perang dan hukum Internasional dan ini harus kita hentikan, " geram Dr. Lisa Mery, Pengajar Hukum Internasional di salah satu perguruan tinggi di Makassar.

Prof. Khusnul Yakin pun melontarkan kecaman yang serupa terhadap Israel atas kekejian yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina.

"Dalam hal ini hanya ada 2 golongan, yakni Kaum Mustakbirin (kaum Penindas) dan Kaum Mustadhaafin (Kaum Tertindas). Israel mewakili kaum Penindas dan Palestina adalah kaum yang tertindas, Genosida yang dilakukan Israel adalah kejahatan yang tidak bisa ditolelir, kejahatan kaum penindas dan jangan takut melawan Zionisme," lantang diorasikan Prof. Khusnul Yakin, secara berapi-api.

"Saya harus membatalkan mengajar hanya untuk Palestina dan Palestina butuh pembelaan karena yang kita bela adalah Kemanusiaan bukan egoisme kelompok atau institusi," ujar Dr. Syamsunar Nurdin, Pengajar Filsafat di beberapa institut di Makassar.

Secara bergantian, orator dari akademisi berbagai perguruan tinggi di Makassar ini melontarkan kecaman terhadap Israel. Di sisi berbeda massa aksi mendengarkan orasi sambil menginjak bendera Zionis Israel sebagai kecaman dan kegeraman massa terhadap Zionisme Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi solidaritas bela Palestina ini digelar setiap Jumat Sore dan dikoordinir Poros Al Quds dan menempati Monumen Mandala sebagai titik aksi rutin Bela Palestina.

Monumen Mandala sendiri dipilih karena selain merupakan tugu yang mengingatkan sejarah pembebasan Irian Barat, lokasi inipun memiliki lebar ruas jalan yang cukup luas tanpa harus menggangu arus lalu lintas di jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar. (ary/mtr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT