GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Oknum TNI di Gowa Ngamuk Rusak Papan Bicara Milik Warga, Ini Klarifikasinya

"Di sana saya tidak mengatas namakan diri saya sebagai Anggota TNI, karena saya adalah pemilik. Hak saya ada di lokasi yang dipasangi papan bicara," jelasn Oknum TNI, HSN
Kamis, 14 Desember 2023 - 12:18 WIB
Oknum anggota TNI berinisial HSN angkat bicara soal videonya yang viral
Sumber :
  • idris tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Oknum TNI Berinisial HSN yang sempat viral lantaran aksinya melakukan pencabutan papan bicara yang dipasang oleh kuasa hukum warga Desa Mataallo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada hari Minggu, 26 November 2023 lalu diatah lahan seluas kurang lebih 14 hektar are, angkat bicara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oknum TNI tersebut menceritakan jika kehadirannya di sana berawal saat salah satu keluarganya menelponnya jika terjadi pemasangan papan bicara di desanya di Desa Sokkolia, Dusun Borong Rappo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

"Saya kemudian bergegas ke lokasi pemasangan papan bicara yang disampaikan oleh keluarga saya," ungkap HSN, Oknum TNI yang meminta klarifikasi atas viralnya berita tentang pengrusakan papan bicara yang dilakukannya, Senin (11/12/23).

HSN mengaku jika kedatangannya di lokasi tidak mengatas namakan diri dan institusinya sebagai Anggota TNI.

"Disana saya tidak mengatas namakan diri saya sebagai Anggota TNI, karena saya adalah pemilik. Hak saya ada di lokasi yang dipasangi papan bicara," jelasnya.

Lebih jauh HSN, menceritakan, jika saat tiba di lokasi, ia melihat banyak orang yang bukan dari Desa Sokkolia. Sementara ia juga melihat keluarganya sedang menangis merengek karena dihalangi dan didorong saat keluarganya berusaha melarang orang-orang yang sedang melakukan pematokan di atas tanah milik warga Sokkolia.

"Keluarga mengadu ke saya saat tiba di lokasi, mereka mengaku di dorong dan dihalangi saat berusaha mempertahankan tanahnya dari orang-orang yang memasangi papan bicara," terangnya.

"Saya kemudian memohon, karena tidak ada komunikasi dari pemerintah setempat dengan pihak kepolisian atau Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat kepada kami pemilik lahan. Saya tidak membawa nama saya sebagai anggota TNI,  saya di sana sebgai pemilik lahan yang punya hak untuk melarang ataupun menghalangi bahkan melawan apabila ada yang mau berbuat kerusakan, membuat permasalahan atau penyerobotan lahan, sedangkan ini tidak sesuai prosedur yang ada," sambungnya.

HSN menyatakan, jika aksi pemasangan papan bicara yang dilakukan kuasa hukum warga Desa Mataallo tersebut dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan dari pihak pemerintah dan warga dari Desa Sokkolia sebagai selaku pemilik lahan.

"Saya dan beberapa warga, termasuk keluarga saya sendiri, memiliki bukti kepemilikan lahan berupa sertifikat tanah. Sementara yang mengklaim tanah kami, dengan memasangi papan bicara, tidak memiliki nama, apalagi kami tidak tahu dari mana mereka mengakui tanah kami ini," terangnya.

Oknum Anggota TNI tersebut mengaku, jika tindakan yang dilakukannya saat itu dengan mecabut papan bicara yang dipasang oleh warga Desa Mataallo bersama kuasa hukumnya, lantaran tidak terima jika tanahnya diklaim secara sepihak.

"Sementara tanah yang warga Desa Mataallo klaim juga memiliki surat berupa sertifikat yang dipegang oleh warga Desa Sokkolia termasuk saya," paparnya.

HSN juga mengaku, jika kehadirannya di lokasi saat itu, bertepatan dengan hari Minggu, yaitu hari libur.

"Saat itu hari Minggu, dimana saya sedang libur atau lepas tugas. Jadi saya ke lokasi pasca di telepon keluarga perihan pemasangan papan bicara itu," sebutnya.

"Kalau lahan saya ada sekitar kurang lebih 1 hektar are," sambungnya.

Sebelumnya, pada tanggal 26 November 2023 lalu, warga Desa Mataallo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melakukan pemasangan papan bicara di atas lahan seluas kurang lebih 14 hektar are.

Pemasangan papan bicara tersebut dilakukan oleh warga Desa Mataallo melalui kuasa hukumnya bernama Muhammad Bakri.

Dalam pemasangan papan bicara itu, terjadi adu mulut antara warga Desa Mataallo dengan warga Desa Sokkolia.

Bahkan kuasa hukum warga Desa Mataallo mengungkap, jika ada oknum anggota TNI yang mengamuk dengan merusak dan mencabut papan bicara yang dipasang oleh warga Desa Mataallo bersama kuasa hukumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung, Pihak kepolisian Polres Gowa bersama pemerintah Kecamatan Bontomarannu turun di lokasi hingga perebutan lahan antara kedua warga desa tersebut bisa di lerai.

Pemerintah Kecamatan juga berjanji akan memediasi keduanya agar perselisihan tanah dan batas wilayah desa bisa segera terselesaikan.(itg/frd).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani mengungkap besar peran Shin Tae-yong dalam membentuk skuad Timnas Indonesia saat ini, termasuk dalam proses pemilihan pemain.
Jorge Martin Bicara Blak-blakan soal Kepindahannya ke Yamaha untuk MotoGP 2027: Saya Yakin Ini Keputusan Terbaik

Jorge Martin Bicara Blak-blakan soal Kepindahannya ke Yamaha untuk MotoGP 2027: Saya Yakin Ini Keputusan Terbaik

Rider asal Spanyol, Jorge Martin kembali menegaskan keyakinannya memilih Yamaha untuk MotoGP 2027, meski keputusan tersebut menuai keraguan dari berbagai pihak.
Merespons Gempa Dahsyat yang Guncang NTT, BP Taskin Beberkan Berbagai Langkah Cepat Pemerintah

Merespons Gempa Dahsyat yang Guncang NTT, BP Taskin Beberkan Berbagai Langkah Cepat Pemerintah

Gempa dahsyat yang mengguncang NTT sementara diketahui menewaskan 38 orang. Pemerintah mengerahkan 281 personel SAR, bantuan Rp4,5 miliar, serta puluhan ribu paket bantuan.
6 Pemain Persija Baru Pulang dari Piala AFF 2026 usai Bela Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Beri Perlakuan Khusus

6 Pemain Persija Baru Pulang dari Piala AFF 2026 usai Bela Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Beri Perlakuan Khusus

Shin Tae-yong menyiapkan program khusus untuk enam pemain Persija yang baru kembali dari Timnas Indonesia usai Piala AFF 2026 demi memulihkan fisik dan mental.
Tuai Pengakuan Global, Transformasi BRI Raih Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards 2026

Tuai Pengakuan Global, Transformasi BRI Raih Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards 2026

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dinobatkan sebagai Domestic Liquidity Management Bank of the Year dan Domestic Retail Bank of the Year di ajang Asian Banking & Finance Awards 2026.
Ibu dan Anak Tewas Berpelukan Tertimpa Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa di Manggarai Timur NTT

Ibu dan Anak Tewas Berpelukan Tertimpa Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa di Manggarai Timur NTT

Sebuah video tim gabungan mengevakuasi seorang ibu & dua anak tewas berpelukan usai tertimbun reruntuhan rumah akibat gempa bumi di Manggarai Timur, NTT viral.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT