GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Modus Baru Pemerasan, Korban Dihipnotis dan Vidio Call Seks Disebar Jika Tak Serahkan Uang 

Korban pertama adalah seorang pria berinisial AH. Ia mendapat pesan WA dari wanita yang tak dikenal. Karena penasaran, ia merespon intens menjalin komunikasi. 
Senin, 29 Januari 2024 - 20:07 WIB
Salah satu warga yang mendapat kiriman video VCS di Kendari, Sulawesi Tenggara (29/1/2024).
Sumber :
  • Erdika

Kendari, tvOnenews.com - Dua warga di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) jadi korban pemerasan oleh orang tak dikenal (OTK). Jika tak mengikuti permintaan pelaku dan menyerahkan sejumlah uang, pelaku mengancam akan mengebarkan Video Call Seks (VCS) ke jagad maya. 

Korban pertama adalah seorang pria berinisial AH. Awalnya, ia mendapat pesan WhatsApp (WA) dari nomor seorang wanita yang tak dikenal. Karna penasaran, ia merespon si wanita dan keduanya intes menjalin komunikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa hari kemudian atau sekitar Desember 2023 lalu, si wanita ingin video call dengan AH. Karna penasaran dengan wajah si korban, AH pun mengikutinya sehingga keduanya melalukan video call.

Di tengah-tengah video call itu dilakukan, si wanita meminta AH agar mendekatkan matanya ke area kamera HP. Usai mengikuti permintaan si wanita, video call dimatikan. 

Namun hanya beberapa menit saja, wanita tersebut kembali melakukan VCS dengan AH. Selanjutnya, AH diminta oleh si wanita untuk membuka semua pakaian selanjutnya ia diarahkan untuk mengikuti semua permitaan wanita tersebut.

"Waktu dia VCS lagi tapi posisinya saya seperti tidak sadar, kaya orang habis dihipnotis. Saya hanya ikut-ikut apa yang dia suruhkan, sampai saya buka baju semua," katanya kepada awak media, Senin (29/1/2024). 

Beberapa hari kemudian, AH kaget karna videonya tanpa pakaian saat melakukan VCS dengan si wanita dikirim ke nomor WA teman-temannya. Bahkan, ia diminta mengirimkan uang jika tak mau video tersebut disebar lebih luas ke jagad maya.

"Ternyata waktu VCS itu direkam layar. Kemudian disebar sama teman-teman ku, saya tidak tahu di mana dia dapat nomornya itu teman-teman ku. Dia minta uang sama saya, kalau tidak dia mau sebar terus," tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban lainnya adalah seorang wanita berinisial R. Awalnya, pada November 2023 lalu, ia di DM di akun TikTok oleh seorang pria tak dikenal. Keduanya juga saling tukaran nomor WA sehingga rutin menjalin komunikasi.

Beberapa hari kemudian, pria tersebut ingin melakukan video call dengan R. Di tengah-tengah video call berlangsung, pria tersebut meminta R agar mendekatkan matanya ke HP. Selanjutnya, video call dimatikan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengenakan gelang detektor elektronik di pergelangan kaki saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah turis Malaysia yang berkunjung ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT