News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Massa Kampanye Ganjar di Makassar Ngamuk Cuma Dapat Rp 10 Ribu, Jubir TPD Sulsel Buka Suara

Beredar video massa kampanye Ganjar Pranowo di Makassar memprotes uang yang diterima untuk datang ke kampanye Capres no 3 tersebut. Tidak tinggal diam Jubir TPD Sulsel Ganjar-Mahfud juga angkat suara
Kamis, 1 Februari 2024 - 10:07 WIB
warga protes uang yang diberikan saat kampanye Ganjar di Makassar
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, tvOnenews.com - Beredar video massa kampanye Ganjar Pranowo di Makassar memprotes uang yang diterima untuk datang ke kampanye Capres no 3 tersebut. Tidak tinggal diam Jubir TPD Sulsel Ganjar-Mahfud juga angkat suara.

"Kita tidak memakai namanya pendukung bayaran, yang datang kita tidak bayar. Jadi yang datang ini kita bisa tarik garis lurusnya, ini siapa ini? Itulah tadi saya bilang ini susupan pribadi atau susupan oleh apa hingga beredarnya video viral tersebut di media sosial, kita tidak mengerti, kita juga tidak mau menuduh dalam hal ini," ujar Juru Bicara TPD Ganjar-Mahfud Sulsel, Iqbal Arifin saat konferensi pers, Rabu (31/1/2024),

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politisi PDIP Sulsel juga ini menyebut kampanye Ganjar sejak awal tidak pernah mengiming-imingi bayaran untuk peserta yang hadir. Apalagi, kampanye kemarin tersebut sekadar edukasi untuk pemilih tata cara mencoblos di Pemilu.

Pihaknya juga menegaskan pembagian uang tunai tersebut semata pengganti transportasi BBM kepada relawan dan kader partai pengusung yang hadir. Panitia menyepakati voucher kupon 2 liter BBM dikonversi dengan uang Rp 20 ribu.

"Jadi intinya ketika Ganjar kampanye, itu tidak mengiming-imingi pembayaran. Kampanye kemarin adalah kampanye edukatif menjelaskan kepada pemilih bahwa cara menusuk seperti ini. Sehingga yang kita hadirkan adalah relawan dan kader-kader partai pengusung," ungkap Iqbal

Kemudian yang kita lakukan adalah pengganti transportasi bbm khusus relawan dan kader-kader partai pengusung dengan ketentuan 2 liter bensin untuk kendaraan motor, hanya karena tidak dapat di-cover oleh SPBU, makanya kita konversi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin saja, ini orang datang dikasih lah, kita nggak ngerti juga, tiba-tiba dia angkat (di medsos) kenapa ini cuma Rp 10 ribu di kampanye Ganjar pranowo, sementara sebelumnya mereka juga massa datang di kampanye di Prabowo di kasih Rp 50 ribu, ada apa membandingkan itu?," imbuhya Iqbal.

Adapun yang terjadi di berita itu tidak benar mau menuduh ini susupan dari siapa, kami menganggap yang hadir ini mungkin saja susupan secara pribadi karena kami di tim Ganjar baik pemenangan daerah maupun partai pengusung itu tidak pernah menjanjikan sesuatu

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT