News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Bayi Alami Keracunan Massal Setelah Konsumsi Bubur Peluncuran PMT, Kadis PPKB Majenne Angkat Bicara

Bahan bubur dan yang membuat bubur dari kadet TPK Kecamatan Pamboang. Selama program ini dijalankan yang memasak kader adalah kader TPK sendiri.
Rabu, 8 Mei 2024 - 18:43 WIB
puluhan bayi dilarikan ke Puskesmas karena muntah setelah peluncuran program PMT
Sumber :
  • Gusni Kardi

Mamuju, tvOnenews.com - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Majenne, Hasna Wati angkat bicara terkait keracunan massal yang dialami puluhan bayi pada peluncuran program Pemberian Makan Tambahan (PMT) di Kabupaten Majenne, Sulawesi Barat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebelum PMT digelar di Kecamatan Pamboang pihak Dinas PPKB sudah melakukan beberapa kali program PMT di tempat lain. Dari sekian kali program ini dijalankan, baru kali ini anak bayi dan balita menderita mual dan muntah," jelas Kadis PPKB, Hasna Wati, Selasa (7/5/2024).

 

Hasna Wati,  yang dikonfirmasi,  mengaku,  pihaknya tidak bisa memastikan kalau bubur yang dikonsumsi pukuhan balita tersebut yang mengakibatkan korbam muntah muntah. 

 

Menyinggung soal bubur yang dikonsumsi bayi dan balita yang mengalami mual dan muntah tersebut menurut Hasna Wati dari kader TPK Kecamatan 

 

"Bahan bubur dan yang membuat bubur dari kadet TPK Kecamatan Pamboang. Selama program ini dijalankan yang memasak kader adalah kader TPK sendiri," tuturnya

 

Sebelumnya diduga gegara konsumsi bubur untuk bayi dan balita terindikasi stunting konsumsi bubur di Kantor Camat Pamboang,  Kabupaten Majene,  Sulawesi Barat (Sulbar) diduga keracunan makanan massal.  

 

"Keracunan massal yang dialami puluhan bayi dan balita tersebut usai mengkonsumsi bubur dalam lounching Pemberian Makan Tambahan (PMT) untuk bayi dan balita dari Dinas PPKB Kabupaten Majene," ungkap Hasnur salah seorang ibu korban, Selasa (7/5/2024).

 

Hasnur,  menambahkan,  sebelum anaknya mengkonsumsi bubur dari dinas PPKB kondisinya normal. Sama seperti puluhan bayi dan balita lainnya kondisinya juga normanl. 

 

"Setelah pulang dari lounching PMT Dinas PPKB Kabupaten Majene,  tiba tiba anak saya mengalami mual mual dan akhirnya muntah muntah. Karena saya panik akhirnya saya bawa anak saya ke Puskesmas Pamboang," ujarnya. 

 

Puluhan bayi dan balita yang mengalami mual dan muntah tersebut semakin banyak.  Total bayi dan balita yang mengalami diduga keracunan makanan tersebut mencapai 42 orang. 

 

Semua korban di rawat di Puskesmas Pamboang.  Karena jumlah pasien yang sangat banyak akobatnya ruangan perawatan di Puskesmas Pamboang penuh. 

 

Untuk merawat puluhan balita yang mengalami muntah dan mual tersebut pihak Puskesmas Pamboang terpaksa menyulap semua ruangan yang ada menjadi ruangan perawatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Total bayi dan balita yang mengalami mual dan muntah tersebut mencapai 42 orang.  2 orang diantaran mengalami kritis, terpaksa di rujuk di Rumah Sakit Daerah Majene. Dua lainnya mulai membaik dan akhirnya dipulangkan ke rumahnya," kata,  Kepala UPTD Puskesmas Pamboang, Muh Taslim Mannan. (gki/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT