News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Dari 3 Kapal Feri di Selat Selayar Rusak, Penumpang Numpuk di Pelabuhan

Kapal feri yang rusak adalah KMP Balibo dan KMP Bontoharu kini tersandar di Pelabuhan Bira. 
Minggu, 30 Januari 2022 - 11:13 WIB
Dua dari tiga kapal feri di Selat Selayar rusak menunggu perbaikan.
Sumber :
  • tim tvOne - Arsil Ihsan

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan – Dua dari tiga armada kapal feri yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Feri di lintas penyeberangan Selat Selayar Sulawesi Selatan yang menghubungkan Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba dan Pelabuhan Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar rusak. Kapal feri yang rusak adalah KMP Balibo dan KMP Bontoharu kini tersandar di Pelabuhan Bira. 

Manager Usaha dan Tehnik PT ASDP Indonesia Feri Kabupaten Bulukumnba dan Selayar, Fuad Bahrudin, pada Minggu (30/1/2022) membenarkan rusaknya dua armada kapal feri yang melayani penyebarangan Selat Selayar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya KMP Balibo menjalani perbaikan mesin sementara KMP Bontoharu rusak pada pintu keluar-masuk kapal (rampdoor).

“Ada dua armada tidak operasi, yang satu perbaikan yakni kapal Balibo, trus yang satu kapal Bontoharu patah rampdoor-nya, tapi hari ini rencana selesai, tapi kalau Balibo sementara alatnya dikirim untuk diperbaiki di Makassar” tutur Fuad Bahrudin.

Saat ini penyeberangan Selat Selayar hanya dilayani satu armada kapal feri, yakni KMP Kormomolin dan dipersiapkan 4 trip per hari untuk melayani penumpang. "Mudah-mudahan KMP Bontoharu cepat selesai dan bisa beroperasi," tutup Fuad Bahrudin.

Rusaknya dua kapal feri yang melayani warga Selayar di pelabuhan Bira, jalur penyebarangan Selat Selayar yang merupakan jalur masuk utama ke Kabupaten Kepulauan Selayar terganggu. Ratusan penumpang dan kendaraan terlihat di dua terminal pelabuhan pada  Minggu pagi. Yakni, di terminal kendaraan dan penumpang pelabuhan Bira dan terminal pelabuhan Pamatata.

Sebagian dari kendaraan dan penumpang yang ada telah tiba di terminal tersebut sejak sehari sebelumnya, namun karena armada tidak mencukupi untuk menyeberangkan kendaraan ke dan dari Kepulauan Selayar, terpaksa harus antre untuk diseberangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang penumpang yang membawa kendaraan pribadi tujuan Selayar, Syamsil mengaku telah tiba diterminal pelabuhan Bira sejak Sabtu malam, namun sampai Minggu pagi ini belum mendapat giliran diseberangkan. “Bagaimana bisa Pak, kapal Kormomolin itu kecil, sementara disini kita sudah banyak yang tiba duluan, ujar Syamsil.

Menurut Syamsil, seharusnya pihak pelabuhan atau pihak pengelola kapal menerapkan managemen waktu, agar keberangkatan dapat terakomodir sesuai jadwal dan meminimalisir antrian. "Jangan seenaknya saja mengatur jadwal bongkar muat. Kita ini capek menunggu, banyak ongkos menunggu dan kesal dengan pelayanan disini, mohon diperhatikan Pak," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Biringbulu hidup dalam rasa takut selama berbulan-bulan usai diancam menggunakan senapan angin namun terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menggelar VKTR Day, sebuah kegiatan stakeholder gathering yang mempertemukan mitra strategis, pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

Skema Public Service Obligation (PSO) untuk transportasi udara dinilai semakin mendesak diterapkan guna menjamin keterjangkauan harga tiket dan menjaga konektivitas nasional, khususnya bagi wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan.
Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Beredar cerita di tengah masyarakat, jika menjahit dan menyapu bisa membuat rezeki seret. Ternyata dalam Islam begini.
Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Tingginya permintaan masyarakat akan tiket kereta pada periode lebaran membuat calon pemudik harus berlomba-lomba membeli tiket mudik lebaran di setiap tahun
Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak bumi dan langit, intip perbandingan gaji Maarten Paes saat membela FC Dallas dan setelah resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT