News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Propam Polres Luwu Wanti-wanti Anggotanya Soal Mafia Solar dan Judi Online

AKP Mirwan Herlambang mengatakan pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas jika terbukti ada anggota polisi yang terlibat dalam bisnis ilegal solar subsidi.
Kamis, 7 November 2024 - 15:37 WIB
AKP Mirwan Herlambang, Kasi Propam Polres Luw
Sumber :
  • Haswadi
Luwu, tvOnenews.com - Propam Polres Luwu, Sulawesi Selatan bereaksi terkait dugaan keterlibatan anggota Polisi dalam bisnis solar subsidi.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Seksi Propam Polres Luwu, AKP Mirwan Herlambang mengatakan pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas jika terbukti ada anggota polisi yang terlibat dalam bisnis ilegal solar subsidi.
 
"Termasuk judi online, narkotika dan mafia solar. Jika kami temukan dan ada bukti, kami pasti tindak tegas," kata AKP Mirwan Herlambang, Kamis (7/10/2024).
 
Mirwan menambahkan pihaknya bersama Paminal Polres sudah melakukan serangkaian penyelidikan dan hasilnya tidak ditemukan adanya keterlibatan anggota Polres Luwu dalam bisnis solar tersebut.
 
"Polres sudah keluarkan imbaun kepada seluruh pengelola SPBU di wilayah hukum Polres Luwu agar melakukan penjualan solar dan pertalite subsidi sesuai aturan yang berlaku," ucapnya.
 
Propam Polres Luwu juga membuka ruang dan mempersilakan masyarakat untuk mengadu jika mendapati anggota Polisi yang membekingi mafia solar.
 
"Silakan sampaikan ke kami, pasti ditindak," ujarnya.
 
Adapun Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jodi Dharma mengatakan dugaan mafia solar saat ini menjadi atensi pihak Kepolisian.
 
"Tapi sejauh ini yang kami temukan di lapangan, semua penjualan solar maupun pertalite subsidi berjalan normal. Belum kami temukan adanya indikasi penimbunan," kata AKP Jody Dharma.
 
Meski demikian, Jody mengaku tetap melakukan pemantauan dan mewarning jika ada oknum yang coba mengambil keuntungan dengan menimbun solar subsidi.
 
Sebelumnya Forum Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Luwu, Ismail Ishak menyoroti dugaan penimbunan solar subsidi.
Ismail kemudian meminta Kapolri dan Komisi III DPR-RI untuk menindaklanjuti dugaan keterlibatan Aparat Penegak Hukum dalam bisnis solar subsidi.
 
"Karena sejauh ini belum ada mafia solar yang ditangkap," ujarnya.
 
Pekan lalu, Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, masyarakat bisa melaporkan jika menemukan adanya penimbunan solar subsidi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Silakan laporkan ke Polres terdekat jika mendapati penimbunan solar subsidi. Kami pasti tindaklanjuti," kata Kombes Pol Didik Supranoto. (has/frd)
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT