News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Horor Antrian Pasar Murah Minyak Goreng di Pinrang Dibubarkan Polisi

Pasar murah minyak goreng yang diadakakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI Kabupaten Pinrang berlangsung ricuh. Ribuan warga memadati pasar murah dan berdesak desakan hendak menerobos antrian sehingga pasar murah tersebut urung dilakukan dan dibubarkan polisi.
Selasa, 8 Maret 2022 - 10:45 WIB
Polisi berusaha membubarkan antrian warga yang berebut minyak goreng di Pinrang, Sulsel
Sumber :
  • Tim Tvone-Rusli Djaafar

Pinrang, Sulawesi Selatan - Pasar murah minyak goreng yang diadakakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI Kabupaten Pinrang berlangsung ricuh. Ribuan warga memadati pasar murah dan berdesak desakan hendak menerobos antrian sehingga pasar murah tersebut urung dilakukan dan dibubarkan polisi.

"Kami kecewa karena sudah menunggu sejak jam 6 pagi namun pasar murah batal dilaksanakan padahal kami sudah kesulitan mencari minyak goreng sejak satu bulan terakhir," ujar Rahmawati warga Pinrang yang terlihat membawa anak kecil di lokasi pasar murah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menyiapkan 250 kupon tapi apa daya kami dengan kondisi ini sehingga kami membatalkan pasar murah ini," ujar Rahmat, panitia dari HIPMI Pinrang.

Pasar murah yang dilangsungkan di pelataran dan aula masjid Al Munawir tersebut berlangsung ricuh karena banyaknya warga yang datang dan diluar prediksi panitia yang hanya menyiapkan 250 kupon dengan masing masing kupon hanya diperbolehkan membeli dua liter minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter.

Sejumlah petugas polisi dari Polres Pinrang dipimpin Waka Polres Pinrang bersama Kapolsek Sawitto mencoba menenangkan warga dan membubarkan kerumunan. 

"Kami terpaksa membubarkan warga dan mengamankan pihak panitia karena warga yang sudah tidak sabar. Pinrang ini PPKM level 3 sehingga kerumunan seperti tadi sangat rawan," ujar kapolsek Sawitto AKP yusuf Bado.

Pihak HIPMI rencananya akan kembali melakukan pasar murah namun dengan persiapan yang lebih matang dan melibatkan pihak Polres Pinrang agar kericuhan serupa tidak terulang lagi. Pihak HIPMI setidaknya menyiapkan seribu kupon untuk dibagikan kepada warga di empat titik berbeda.(Rusli Djafaar/Ask)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini KPK menjaring pejabat pajak di wilayah Kalimantan Selatan.
IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD.
Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan usulan supaya almarhumah istri Jenderal Hoegeng, Meriyati Hoegeng diberi Bintang Bhayangkara karena jasanya.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Malang: Mulai Besok! Big Match LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Pembuka

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Malang: Mulai Besok! Big Match LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Pembuka

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 Seri Malang, yang akan langsung diramaikan oleh big match di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi. 
Prabowo Mau Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel: Upaya Lindungi Hutan dan Taman Nasional

Prabowo Mau Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel: Upaya Lindungi Hutan dan Taman Nasional

Hashim menyebut penambahan personel ini sebagai langkah kecil namun sangat signifikan dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup.
Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Ressa akhirnya buka suara soal tudingan tak nafkahi anak dan disamakan dengan Denada. Ia siap digugat dan menyinggung tindakan amoral sang mantan istri.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT