News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Gowa Serahkan 11 Tersangka Sindikat Uang Palsu ke Kejaksaan

Sebanyak 11 dari 18 tersangka sindikat produksi dan peredaran uang palsu yang beroperasi di Kampus UIN Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, resmi P21.
Rabu, 19 Maret 2025 - 20:44 WIB
Sebanyak 11 dari 18 tersangka sindikat produksi dan peredaran uang palsu yang beroperasi di Kampus UIN Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, resmi memasuki tahap dua atau P21 di kejaksaan.
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com – Sebanyak 11 dari 18 tersangka sindikat produksi dan peredaran uang palsu yang beroperasi di Kampus UIN Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, resmi memasuki tahap dua atau P21.  

Polres Gowa menyerahkan para tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Gowa pada Rabu (19/3/2025).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam proses pelimpahan ini, para tersangka dikawal ketat oleh petugas dan langsung digiring dari mobil menuju ruang pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Gowa untuk menjalani proses lebih lanjut.  

Selain para tersangka, barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp100 ribu juga turut diserahkan untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.  

Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Muh Ihsan, mengungkapkan bahwa dari 11 tersangka yang diserahkan, Polres Gowa mengajukan delapan berkas perkara dari total 15 berkas kasus sindikat uang palsu ini.  

"Tahap dua ini merupakan penyerahan tersangka dan barang bukti. Penyidik dan jaksa penuntut umum (JPU) telah berkoordinasi terkait proses ini," ujar Kajari Gowa.  

"Dari total 18 tersangka, Polres Gowa telah melimpahkan 11 tersangka yang terbagi dalam delapan berkas perkara. Ada berkas yang berisi satu tersangka, ada juga yang mencakup tiga tersangka,"tambahnya.  

Lebih lanjut, Ihsan menjelaskan bahwa dari 15 berkas perkara yang ada, delapan telah dinyatakan lengkap atau P21.  

"Sementara itu, tujuh berkas lainnya masih dalam proses pelengkapan oleh penyidik Satreskrim Polres Gowa," jelasnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Delapan berkas ini telah dinyatakan lengkap, sementara tujuh tersangka lainnya masih dalam tahap koordinasi," sambungnya.  

Sebanyak 11 tersangka yang telah menjadi tahanan Kejari Gowa diantaranya, Mubin Nasir alias Mubin (satu berkas perkara), Amarang Dg Ngati dan Irfandy (satu berkas perkara), Sukmawaty dan Sattariah (satu berkas perkara), Andi Haeruddin (satu berkas perkara), Satriyady alias Iwan dan Ilham (satu berkas perkara), Muh Manggabarani alias Angga (satu berkas perkara), Sri Wahdyudi (satu berkas perkara), dan Eks Kepala Perpustakaan Andi Ibrahim (satu berkas perkara).  
 
Menurut Ihsan, tujuh tersangka lainnya masih menunggu kelengkapan berkas sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. Dari tujuh berkas tersebut, tiga berkas masih dalam tahap P19, yang berarti masih perlu perbaikan karena belum memenuhi syarat formil dan materiil.  

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: John Stones Ditawarkan Gratis, tetapi Nerazzurri Tetap Prioritaskan Bek Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: John Stones Ditawarkan Gratis, tetapi Nerazzurri Tetap Prioritaskan Bek Chelsea

Inter Milan bergerak aktif meski bursa transfer musim panas belum memasuki fase paling sibuk. Manajemen Nerazzurri mulai mematangkan sejumlah negosiasi penting.
Warga Sekitar Bisa Beraktivitas tapi Tetap Waspada Erupsi Anak Krakatau

Warga Sekitar Bisa Beraktivitas tapi Tetap Waspada Erupsi Anak Krakatau

Hasil pemantauan, situasi pesisir pantai Pandeglang relatif aman. Sementara itu masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh peningkatan erupsi Anak Krakatau
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kabar Buruk Hampiri Maarten Paes saat Bela Ajax, Dean James Malah Bersinar

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kabar Buruk Hampiri Maarten Paes saat Bela Ajax, Dean James Malah Bersinar

Kabar berbeda menghampiri dua pemain Timnas Indonesia di liga Eropa. Maarten Paes menelan hasil kurang memuaskan, sedangkan Dean James justru tampil impresif.
DPR Sebut Kasus Penyerangan Pilot AMA hingga Tewas di Papua Masuk Pelanggaran HAM Berat

DPR Sebut Kasus Penyerangan Pilot AMA hingga Tewas di Papua Masuk Pelanggaran HAM Berat

Pilot maskapai Associated Mission Aviation (AMA), Nicholas F. Goselin, tewas akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Penutupan Jalan Jakarta Sore Ini Imbas Kunjungan PM Singapura, Ini Daftarnya

Penutupan Jalan Jakarta Sore Ini Imbas Kunjungan PM Singapura, Ini Daftarnya

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melalui akun resmi Traffic Management Center (TMC) menyebutkan, rombongan tamu negara dari Singapura dijadwalkan menjalani rangkaian agenda kenegaraan mulai Minggu petang.
Baru Juga Diperkenalkan, Pemain Anyar Persib Malah Sampaikan Permintaan Maaf kepada Bintang Senior Maung Bandung

Baru Juga Diperkenalkan, Pemain Anyar Persib Malah Sampaikan Permintaan Maaf kepada Bintang Senior Maung Bandung

Persib resmi memperkenalkan Gabriel Mutombo sebagai rekrutan anyar untuk musim 2026-2027. Namun, bek Prancis itu mencuri perhatian lewat permintaan maafnya.

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
5 Provinsi Ini Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

5 Provinsi Ini Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Daftar pemerintah provinsi di Indonesia yang memberlakukan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sepanjang Juli 2026. Catat waktu dan persyaratannya..
Terseret Dugaan Gratifikasi, Raja Juli Bakal Dipanggil Komisi IV DPR RI

Terseret Dugaan Gratifikasi, Raja Juli Bakal Dipanggil Komisi IV DPR RI

Selain itu, Komisi IV DPR juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan semuanya berjalan sesuai koridor hukum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT