News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beroperasi Sejak Lama, Sindikat Beras Oplosan yang Dijual ke Morowali Berhasil Diungkap

Kedua pelaku mengakui jika pengoplosan beras itu telah mereka lakukan sejak lama dan telah mendistribusikannya ke wilayah Kabupaten Morowali, Sulteng.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:40 WIB
Direktur Reskrimsus Polda Sultra Kombes Pol Dody Ruyatman (kanan) saat menakar beras oplosan yang disita di Kendari, Sulawesi Tenggara
Sumber :
  • Antara

Kendari, tvOnenews.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditr Reskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap sindikat beras oplosan yang dijual ke Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Direktur Reskrimsus Polda Sultra Kombes Pol Dody Ruyatman di Kendari, Selasa, mengatakan dalam pengungkapan tersebut pihaknya menetapkan dua orang tersangka, yakni LJN dan LJ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyampaikan dalam pengungkapan tersebut ada dua laporan polisi yang ditangani, satu di Polres Buton dan satu ditangani oleh Subdit Indagsi Dit Reskrimsus Polda Sultra.

"Barang bukti yang dapat kami sita untuk di Polres Buton sebanyak 129 sak beras kemasan lima kilogram, dan yang di Polda Sultra ada 100 sak kemasan lima kilogram, alat timbangan, dan mesin jahit karung beras," kata Dody Ruyatman.

Dody Ruyatman mengungkapkan berdasarkan hasil interogasi terhadap kedua pelaku, mereka mengakui jika pengoplosan beras itu telah mereka lakukan sejak lama dan telah mendistribusikannya ke wilayah Kabupaten Morowali, Sulteng.

"Hasil keterangan dari pelaku bahwa sudah sembilan kali melakukan pengiriman ke wilayah Sulawesi Tengah dengan masing-masing setiap pengiriman 100 sak karung beras kemasan lima kilogram," ujarnya.

Ia menjelaskan dalam menjalankan aksinya, para pelaku memperdagangkan beras produksi lokal yang kemudian mereka masukkan ke karung-karung beras SPHP milik pemerintah yang mereka beli di pasar atau agen Bulog Sultra, yang kemudian dijahit kembali.

"Bukan hanya itu, beras lokal yang di bawah kualitas beras medium itu mereka kurangi untuk takarannya. Jadi, yang mereka isi itu hanya empat kilogram, kurang satu kilogram," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dody Ruyatman menuturkan beras-beras hasil oplosan itu mereka juga menjualnya di atas harga rata-rata yang telah ditentukan oleh pemerintah, yaitu Rp16 ribu per kilogram atau sekitar Rp65 ribu per kemasan lima kilogram.

Ia menambahkan kedua pelaku itu akan dikenakan Pasal 62 Ayat 1 Junto Pasal 8 Ayat 1 huruf (a), (b), dan (e) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Junto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama lima tahun dan denda paling tinggi Rp2 miliar. (ant/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berangkat dari Keterbatasan, Biru Tsabita Kembangkan Usaha Tas dan Dompet Wanita Bersama Pemberdayaan BRI

Berangkat dari Keterbatasan, Biru Tsabita Kembangkan Usaha Tas dan Dompet Wanita Bersama Pemberdayaan BRI

Berangkat dari kebutuhan untuk menambah penghasilan keluarga, lahirlah Biru Tsabita, usaha tas dan dompet wanita dari Pemalang, Jawa Tengah, yang terus berkembang hingga kini.
Cari Hotel Murah di Bandung? Ini 3 Pilihan Dekat Braga City Walk

Cari Hotel Murah di Bandung? Ini 3 Pilihan Dekat Braga City Walk

Kawasan Braga adalah salah satu daya tarik utama di Bandung. Salah satu alasannya adalah Braga City Walk yang menjadi pusat perbelanjaan dan hiburan yang ramai dikunjungi wisatawan.
Bali Disiapkan Jadi Pusat Keuangan Global

Bali Disiapkan Jadi Pusat Keuangan Global

Bali disiapkan sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), sehingga mampu memperkuat daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan global.
Benjamin Netanyahu Masuk Daftar Buronan Interpol

Benjamin Netanyahu Masuk Daftar Buronan Interpol

Pengadilan di Istanbul, Turki, menerbitkan surat perintah penahanan internasional melalui Interpol untuk pemimpin rezim zionis Israel Benjamin Netanyahu yang mereka nilai sebagai seorang penjahat berbahaya.
Israel bangun 12.000 Rumah di Tepi Barat, Hamas Mengecam

Israel bangun 12.000 Rumah di Tepi Barat, Hamas Mengecam

Israel membangun 12.000 unit rumah baru di permukiman Yahudi di Tepi Barat. Hamas langsung mengecam dengan menyebutnya sebagai langkah berbahaya yang memperburuk pendudukan atas wilayah Palestina.
Ruben Onsu Kembali Tegur Pacar Sarwendah di Medsos, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Ruben Onsu Kembali Tegur Pacar Sarwendah di Medsos, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Ruben Onsu kembali tegur pacar Sarwendah di media sosial terkait hak asuh anak, kuasa hukum langsung buka suara soal alasan di balik unggahan tersebut.

Trending

Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia membebaskan visa kunjungan untuk warga Kazakhstan mulai 9 Juli 2026.
Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Prancis yang berhasil dimenangkan oleh La Furia Roja di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat Rabu (16/7).
QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Perkembangan sistem pembayaran digital terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri.
Reaksi Didier Deschamps Usai Prancis Gagal Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Pertanyakan Kualitas Wasit Hingga Akui Tampil Buruk

Reaksi Didier Deschamps Usai Prancis Gagal Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Pertanyakan Kualitas Wasit Hingga Akui Tampil Buruk

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps buka suara usai Les Bleus gagal lolos ke final Piala Dunia 2026 karna kalah dari Spanyol di semifinal, Rabu (15/7/2026).
3 Shio yang Tiba-tiba Cuan pada 16 Juli 2026, Anjing Paling Tak Terduga

3 Shio yang Tiba-tiba Cuan pada 16 Juli 2026, Anjing Paling Tak Terduga

3 shio yang tiba-tiba cuan pada 16 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling tak terduga, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Kamis besok sekarang juga!
Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Pihak kepolisian tengah mendalami alasan di balik aksi nekat seorang pelajar berinisial R (17) yang meledakkan bom rakitan di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (14/7).
Ramalan Zodiak 16 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Sagitarius Tahan Jajan Dulu

Ramalan Zodiak 16 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Sagitarius Tahan Jajan Dulu

Ramalan zodiak keuangan 16 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio paling hoki hari ini sementara Sagitarius disarankan tahan jajan dulu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT