News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Lauk Daging Ayam Busuk, Puluhan Siswa di Baubau Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan siswa SMA dan Sekolah Dasar di Baubau, Sulawesi Tenggara, terpaksa dirawat diduga keracunan usai mengkonsumi Makanan Bergizi Gratis (MBG) disekolahnya.
Rabu, 17 September 2025 - 23:36 WIB
Siswa salah satu SMA di Baubau terpaksa dirawat usai alami gejala keracunan setelah santap makanan MBG
Sumber :
  • jamil azali

Baubau, tvOnenews.com - Puluhan siswa SMA dan Sekolah Dasar di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, diduga keracunan usai mengkonsumi Makanan Bergizi Gratis (MBG) disekolahnya. Daging ayam yang disajikan dalam menu MBG diduga telah busuk lantaran mengeluarkan aroma tak sedap.

Sebanyak 33 siswa SMA  Negeri 7 Baubau terpaksa dilarikan ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit lantaran diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi makanan bergizi gratis yang dibagikan di sekolahnya pada Selasa (16/9/2025). Para siswa yang mengalami gejala keracunan langsung mendapatkan penanganan medis untuk memulihkan kondisi mereka. Para korban rata-rata mengalami pusing, sakit perut dan muntah-muntah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa dugaan keracunan ini berawal saat ratusan paket makanan yang berasal dari dapur MBG Kokalukuna mulai dibagikan ke ratusan siswa siswi SMA Negeri 7 Baubau. Sejumlah guru dan para siswa mulai curiga lantaran tercium aroma tidak sedap dari lauk daging ayam berkuah yang diduga sudah busuk.

Kepala Sekolah SMAN 7 Baubau, Sartati, yang mendapat laporan guru langsung melakukan tindakan pencegahan dengan melarang para siswanya untuk menyantap makanan tersebut. Namun puluhan siswa yang sudah terlanjur mencicipi langsung mengalami gejala keracunan beberapa saat kemudian.

"Setelah makanan itu dibagikan di kelas, tiba-tiba ada siswa yang melapor bahwa ayamnya itu sudah bau, saya langsung perintahkan para guru untuk hentikan itu jangan makan lagi, nah setelah 1 jam ada mi siswa yang mengeluh dengan gejala keracunan, "terang Sartati, ditemui saat mendampingi siswanya menjalani perawatan di rumah sakit Palagimata.

Berdasarkan laporan yang masuk ke Dinas Kesehatan Kota Baubau, rupanya korban dugaan keracunan MBG juga dialami sejumlah siswa SD Hidayatullah usai menyantap makanan yang berasal dari dapur yang sama. Beruntung pihak sekolah dapat mencegah ratusan siswa lainnya untuk menyantap makanan yang sudah dibagikan tersebut hingga terhindar dari gejala keracunan. Data Dinas Kesehatan Kota Baubau, dari 37 siswa yang mengalami gejala keracunan, sebanyak 33 siswa dari SMAN 7 Baubau dan 4 siswa dari SD Hidayatullah.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Fanti Fridayanti, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab para siswa mengalami gejala keracunan. Pihaknya juga telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium.

"Alhamdulillah teman-teman dari Puskesmas dan Rumah sakit langsung mendatangi sekolah untuk melakukan tindakan pertolongan, kami juga sudah mengumpulkan sampel epidomologi keamanan pangan istilahnya untuk kemudian dilakukan tindakan uji lab," ucap Fanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini kondisi seluruh korban yang diduga mengalami keracunan sudah membaik dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Sementara Dinas Kesehatan Kota baubau akan melalukan penelurusan terkait kejadian tersebut.

(jai/asm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT