GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Polisi di Luwu Diduga Aniaya Tahanan Hingga Alami Luka Lebam

RN diduga dianiaya di dalam sel menggunakan sendal dan tongkat hingga mengalami luka lebam di bagian kepala.
Sabtu, 8 November 2025 - 16:46 WIB
SM (48) ayah korban saat memperlihatkan tanda bukti lapor Propam Polres Luwu
Sumber :
  • Haswadi

Luwu, tvOnenews.com - Dugaan penganiayaan terhadap tahanan kasus asusila berinisial RN (23) oleh oknum Polisi berinisial SF di Polres Luwu, Sulawesi Selatan, RN diduga dianiaya di dalam sel menggunakan sendal dan tongkat hingga mengalami luka lebam di bagian kepala.

Ayah korban, SM (48), mengatakan, peristiwa itu terungkap setelah istrinya menjenguk RN di sel tahanan dan melihat kondisi anaknya yang tampak murung dan kesakitan.

“Ibunya memaksa RN untuk jujur. Akhirnya anak kami mengaku kalau dia sering dipukuli oleh oknum Polisi berinisial SF. Katanya dipukul pakai sendal dan tongkat,” ujar SM, Sabtu (8/11/2025).

SM kemudian melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Propam Polres Luwu pada Kamis (6/11/2025). Dalam laporan itu, SM mengaku anaknya tidak hanya dipukul, tetapi juga melihat tahanan lain mengalami perlakuan serupa.

“Dia dipukul di kepala pakai benda tumpul. Bukan cuma anak kami yang jadi korban, tapi tahanan lain juga, hanya mereka takut bersuara,” tambah SM.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan lebam dan memar di bagian kepala RN, yang memperkuat dugaan penganiayaan. Kepala Seksi Propam Polres Luwu, AKP Mirwan Herlambang, membenarkan dugaan penganiayaan itu. Mirwan menjelaskab, pihaknya sedang menangani laporan korban.

"Kita lihat unsur perbuatannya dulu, kita gelar perkara dengan melibatkan pihak terkait di internal Polres," kata Mirwan.

Namun, kasus ini menambah daftar panjang peristiwa pidana yang melibatkan anggota Polres Luwu. Sebelumnya, seorang anggota polisi di unit Reskrim juga dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap tahanan di Polsek Bua. Bahkan, ada pula anggota yang terancam dipecat karena diduga melecehkan seorang tahanan perempuan.

Rangkaian kasus tersebut menimbulkan keprihatinan publik dan desakan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran kepolisian di Luwu.

Ketua Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL), Ismail Ishak, meminta Satgas Reformasi Polri yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto untuk turun langsung melakukan pembenahan di wilayah hukum Polres Luwu.

“Kami mendesak agar tim Satgas Reformasi Polri segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polres Luwu, termasuk Kapolres AKBP Adnan Pandibu,” tegas Ismail.

Ismail menambahkan, berbagai kasus yang menyeret oknum Polres Luwu menunjukkan lemahnya pengawasan internal dan perlu adanya langkah tegas agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dapat dipulihkan.

Pakar Hukum Desak Evaluasi Menyeluruh, Usai Oknum Polisi Polres Luwu Aniaya Tahanan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus dugaan penganiayaan terhadap tahanan oleh oknum anggota Polres Luwu kembali mencoreng citra kepolisian. Pakar hukum yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, Dr. Abdul Rahman Nur, menilai peristiwa itu menjadi bukti bahwa monitoring dan evaluasi menyeluruh di tubuh Polres Luwu perlu segera dilakukan.
Pakar hukum yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, Dr. Abdul Rahman Nur.
 
Abdul Rahman menyebut, maraknya kasus pelanggaran hukum yang melibatkan anggota kepolisian, khususnya di wilayah Luwu, menandakan adanya kelemahan sistem pengawasan internal yang harus segera dibenahi.
 
“Harus ada evaluasi dan monitoring mulai dari Kapolsek, Kasat, Kapolres hingga Polda. Penegakan hukum itu sistem yang berjenjang,” tegas Dr. Abdul Rahman Nur, Jumat (8/11/2025).
 
 
Ia menambahkan, proses monitoring harus segera dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polres Luwu, agar masyarakat kembali yakin bahwa aparat penegak hukum bekerja dengan profesional dan berintegritas.
 
Lebih lanjut, Dr. Abdul Rahman Nur menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah membentuk Satgas Reformasi Polri, dan menilai momen ini seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat integritas internal serta memperbaiki pola kepemimpinan di jajaran kepolisian.
 
“Tim Satgas Reformasi Polri yang telah dilantik Presiden adalah langkah tepat dalam membenahi institusi agar lebih profesional dan berintegritas,” ujarnya.
 
Sebelumnya, publik dikejutkan dengan kabar penganiayaan terhadap seorang tahanan di Ruang Tahanan Polres Luwu yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian. Kasus tersebut kini tengah dalam penyelidikan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan.
 
Peristiwa ini menambah daftar panjang pelanggaran yang melibatkan aparat Polres Luwu. Sebelumnya, seorang anggota polisi juga dilaporkan melakukan pelecehan terhadap tahanan perempuan, serta kasus penganiayaan lain di Polsek Bua yang juga menyeret personel Reskrim.
 
Dr. Abdul Rahman Nur menegaskan bahwa reformasi di tubuh Polri tidak akan berjalan tanpa ketegasan pimpinan daerah kepolisian, terutama Kapolda Sulsel, dalam menindak bawahannya yang melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
“Kapolda Sulsel harus segera melakukan evaluasi secara berjenjang, agar ke depan tidak ada lagi kejadian serupa yang mencoreng marwah Polri,” tutupnya.(has/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komentar Erick Thohir Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Pelatih Baru, Jersey Baru, Tinggal Hokinya!

Komentar Erick Thohir Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Pelatih Baru, Jersey Baru, Tinggal Hokinya!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru Timnas Indonesia. Seragam anyar tersebut resmi diperkenalkan kepada publik.
Komentar Erick Thohir Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Pelatih Baru, Jersey Baru, Tinggal Hokinya!

Komentar Erick Thohir Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Pelatih Baru, Jersey Baru, Tinggal Hokinya!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru Timnas Indonesia. Seragam anyar tersebut resmi diperkenalkan kepada publik.
Rekap Hasil 16 Besar Swiss Open 2026: 6 Wakil Indonesia Tembus Babak Perempatfinal

Rekap Hasil 16 Besar Swiss Open 2026: 6 Wakil Indonesia Tembus Babak Perempatfinal

Indonesia menempatkan sebanyak enam wakil di babak perempatfinal Swiss Open 2026.
Dedi Mulyadi Berkali-kali Tak Merespons Komite SMK IDN Bogor, Kecewa Para Orang Tua Siswa Ngadu ke KPAI

Dedi Mulyadi Berkali-kali Tak Merespons Komite SMK IDN Bogor, Kecewa Para Orang Tua Siswa Ngadu ke KPAI

Komite SMK IDN Boarding School Bogor akui telah beberapa kali bersurat ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) terkait pencabutan izin operasional sekolah.
Fix! John Herdman Dapat Kabar Buruk Jelang Debut di Timnas Indonesia, PSSI Konfirmasi Miliano Jonathans Absen karena Cedera ACL

Fix! John Herdman Dapat Kabar Buruk Jelang Debut di Timnas Indonesia, PSSI Konfirmasi Miliano Jonathans Absen karena Cedera ACL

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengonfirmasi bahwa Miliano Jonathans tidak dapat tampil membela Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.
PSSI Konfirmasi Jadwal Gabung Pemain Diaspora Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Habis Lebaran, Terbang Lewat Singapura

PSSI Konfirmasi Jadwal Gabung Pemain Diaspora Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Habis Lebaran, Terbang Lewat Singapura

Timnas Indonesia dijadwalkan baru memulai agenda berkumpul setelah perayaan Idulfitri 2026. PSSI sengaja mengatur waktu tersebut,

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Siapakah dr Riky Febriansyah? Suami Mantan Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela yang Diisukan Selingkuh dengan Cindy Rizap

Siapakah dr Riky Febriansyah? Suami Mantan Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela yang Diisukan Selingkuh dengan Cindy Rizap

Mantan penyanyi cilik, Maissy Pramaisshela tengah jadi perbincangan publik setelah mencuatnya isu perselingkuhan suaminya, Riky Febriansyah dengan Cindy Rizap.
Tak Berkutik Lagi, Momen Cindy Rizap Kepergok Jalan Bareng Mantan Viral Kembali Usai Isu Perselingkuhan Suami Maissy

Tak Berkutik Lagi, Momen Cindy Rizap Kepergok Jalan Bareng Mantan Viral Kembali Usai Isu Perselingkuhan Suami Maissy

Seorang selebgram sekaligus dokter koas, Cindy Rizap kini diisukan berselingkuh dengan suami dari mantan penyanyi cilik Maissy Pramaisshela, Riky Febriansyah.
Foto Suami Hilang dari Media Sosial Maissy Pramaisshela, Isu Perselingkuhan Riky Febriansyah Menguat

Foto Suami Hilang dari Media Sosial Maissy Pramaisshela, Isu Perselingkuhan Riky Febriansyah Menguat

Mantan penyanyi cilik, Maissy Pramaisshela menjadi sorotan publik setelah munculnya isu perselingkuhan suaminya, Riky Febriansyah dengan dokter koas Cindy Rizap
Maarten Paes Didesak Tinggalkan Ajax, Legenda Belanda Semprot Keras Kiper Timnas Indonesia itu

Maarten Paes Didesak Tinggalkan Ajax, Legenda Belanda Semprot Keras Kiper Timnas Indonesia itu

Maarten Paes mendapat kritik pedas dari legenda Belanda Rafael van der Vaart setelah tiga laga awalnya bersama Ajax. Kiper Timnas Indonesia itu didesak kembali ke Amerika.
Setelah 7 Tahun Bersama Hariyo Ardhito, Cindy Rizap Diduga Selingkuh dengan Suami Eks Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela

Setelah 7 Tahun Bersama Hariyo Ardhito, Cindy Rizap Diduga Selingkuh dengan Suami Eks Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela

Publik sedang diramaikan dengan isu perselingkuhan yang dilakukan suami mantan penyanyi cilik Maissy Pramaisshela, Riky Febriansyah dan Selebgram, Cindy Rizap
Buat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kagum, Diaspora di AS Hibahkan Tanah 80 Hektare di Bandung untuk Penghijauan

Buat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kagum, Diaspora di AS Hibahkan Tanah 80 Hektare di Bandung untuk Penghijauan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkesan wanita diaspora di AS, Ci Wendy Ratnasari, kasih tanah 80 hektare di Cimenyan, Bandung demi mewujudkan hilirisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT